google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

10 Fakta Unik Candi Borobudur, Kuil Buddha Terbesar di Dunia

Fakta unik Candi Borobudur
Ada beberapa fakta unik Candi Borobudur, candi Buddha terbesar di dunia (foto: Nomadicpixel)

Traveler tentunya tahu Candi Borobudur, kan? Nah, tahukah kamu apa saja fakta unik Candi Borobudur?

Umat Buddha di seluruh dunia baru saja merayakan Hari Raya Waisak. Buddhis (panggilan umat Buddha) memperingati Trisuci Waisak perjalanan hidup Sang Buddha Gautama.

Perayaan Hari Waisak di Indonesia sendiri biasanya dilakukan di Candi Borobudur. Namun, perayaan tahun ini kembali dibatalkan karena masih pandemi.

Selain sebagai tempat ibadah umat Buddha, candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, juga merupakan tempat wisata terkenal dan populer di Indonesia. Kemegahan dan arsitektur uniknya selalu membuat para wisatawan terpesona.

Baca juga: Liburan Ke Semarang, Ke Tempat Wisata Alam, Yuks!

Nah, berikut beberapa fakta unik Candi Borobudur yang kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Dibangun pada abad ke-8 dan ke-9

Menurut perkiraan, Candi Borobudur dibangun pada 824 masehi oleh Raja Samaratungga, raja dari Dinasti Syailendra yang menganut agama Buddha Mahayana.

Pembangunan candi membutuhkan waktu 75-100 tahun yang selesai pada 874 Masehi oleh putri Samaratungga, Ratu Prabudawardhani.

2. Ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO

Candi Borobudur dianggap sebagai candi umat Buddha terbesar di Indonesia, bahkan di dunia. Pada 1991, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atau Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan Candi Borobudur sebagai salah satu situs warisan dunia.

3. Tersusun dari dua juta balok vulkanik

Candi Borobudur memiliki tapak candi seluas 123 x 123 meter persegi dengan tinggi 35,40 meter. Uniknya, bangunan candi tersusun dari jutaan balok vulkanik dengan pahatan yang sangat baik. Dengan masing-masing balok yang saling mengunci, struktur bangunan candi tetap kokoh hingga kini.

4. Relief terlengkap di dunia

Fakta unik Candi Borobudur berikutnya adalah banyaknya ansambel relief yang dimiliki. Di dalam candi terdapat ribuan panel relief tentng kisah kehidupan Buddha, termasuk relief Jataka dan Awadana.

Candi Borobudur terdiri dari 1 stupa induk dan 72 stupa terawang. Ada juga dan 504 patung Buddha yang terletak dalam 432 relung. Selain itu ada 100 talang sebagai saluran air dengan bentuk patung ikan berkepala gajah.

5.  Ditemukan oleh Gubernur Jenderal Inggris

Arca Buddha di Candi Borobudur (

Sempat terkubur berabad-abad, Candi Borobudur ditemukan kembali pada 1814 oleh Gubernur Jenderal Inggris, Thomas Stamford Raffles, ketika berada di Pulalu Jawa.

Cerita penemuan tumpukan batu bergambar berukuran besar itu dia tuliskan pada buku The History of Java (Sejarah Pulau Jawa). Sejak itu, Candi Borobudur menjadi terkenal di dunia.

6. Mengalami dua kali pemugaran

Candi Borobudur kembali ditemukan pada 1885. Pemugaran pertama batu-batu struktur candi yang masih berserakan menjadi bentuk utuh seperti saat ini tak lepas dari peran Theodoor van Erp pada 1907-1911. Thedore van Erp adalah ahli pemugaran Belanda kelahiran Ambon, 26 Maret 1874.

Upaya penyelamatan dan pemugaran Candi Borobudur terus dilakukan hingga Indonesia merdeka. Pemerintah Indonesia meminta bantuan UNESCO dalam pemugaran kedua pada tahun 1973. Pemugaran tersebut menghabiskan biaya sebesar US$6,9 juta dan selesai pada 1983.

7. Pernah dibom

Pada Januari 1985, dua tahun setelah pemugaran kedua, terdapat 13 bom di sejumlah stupa kecil. Ada 9 bom yang meledak dan menghancurkan ratusan balok batu stupa. Aksi pemboman tersebut dilakukan pihak dengan pemahaman radikal.

8. Pencurian artefak

Pencurian artefak dalam kompleks Candi Borobudur marak terjadi oleh para pemburu artefak. Arca kepala Buddha menjadi bagian yang paling banyak dicuri untuk dijual. Karenanya, dari 504 arca yang ada saat ini, kebanyakan dalam kondisi tanpa kepala.

9. Pemerintah Hinda Belanda berikan artefak cuma-cuma

Selain pencurian artefak, bahkan Pemerintah Hinda Belanda memberikan artefak kepada Inggris secara cuma-cuma. Tak hanya Inggris, Pemerintah Hindia Belanda juga memberikan artefak candi dalam jumlah banyak kepada Raja Thailand Chulalongkorn II sebagai buah tangan.

Ada lima arca Buddha, 30 batu dengan batu relief, arca penjaga, batu bentuk tangga, dua patung singa, dan lainnya yang diberikan kepada Raja Thailand.

10. Kerusakan akibat letusan Gunung Merapi

Saat terjadi bencana alam letusan hebat Gunung Merapi pada Oktober dan November 2010, Candi Borobudur ditutupi debu vulkanik setebal 2,5 cm. Akibatnya, kompleks candi ditutup untuk dilakukan pembersihan dan rehabilitasi.

Upaya rehabilitasi mendapat bantuan dana dari UNESCO sebesar US$3 juga. Diperlukan waktu sekitar enam bulan untuk perbaikan sistem tata air dan penghijauan ulang di area kompleks candi.

Fakta unik Candi Borobudur, candi Buddha yang mendunia

Selain sebagai tempat ibadah dan wisata religi umat Buddha, Candi Borobudur juga menjadi tempat wisata populer yang terkenal hingga dunia. Kita patut bangga memiliki situs warisan budaya yang sangat megah ini. Jadi, kalau ke Magelang atau Jogja, jangan lupa mampir yah ke Candi Borobudur! (ds3)