google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

5 Panduan Memilih Syal Wanita Terbaik

5 Panduan Memilih Syal Wanita Terbaik (Foto: pixabay.com)

Syal atau scarf adalah salah satu aksesori yang bisa dipilih untuk melengkapi gaya di musim apa saja. Biasa dikenakan sebagai hiasan kepala saat musim panas, saat musim gugur syal lebih banyak digunakan di leher untuk menghalau udara dingin. Menjadi aksesori yang sangat diperlukan di lemari pakaian wanita, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum berbelanja syal baru.

Tren saat ini, selera gaya Anda, serta cuaca adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan. Kualitas kain, pola, dan juga warna merupakan hal lain yang perlu dipertimbangkan dalam keputusan berbelanja. Pastikan model syal mampu menyanjung warna kulit dan rambut, serta cocok dengan pakaian Anda. Berikut adalah panduan yang akan membantu Anda memilih syal terbaik.

1. Pilih Kain yang Tepat

Pilih Kain yang Tepat (Foto: pixabay.com)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kain menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan saat membeli syal. Perlu dipahami bahwa bahan memiliki peran penting dalam menunjang kualitas, kenyamanan, dan juga tampilan aksesori. Misalnya saja syal dengan bahan wol hangat sangat cocok untuk musim dingin sambil memberikan tampilan klasik. Kemudian, syal berbahan kasmir cocok bagi wanita yang menyukai bahan lembut, nyaman, dan cantik.

Sementara itu, bagi yang menginginkan syal untuk menghadirkan kesan yang lembut dan anggun, bahan sutra adalah yang paling direkomendasikan. Terlepas dari kontribusinya untuk setiap pakaian, syal dengan bahan sutra bisa dikenakan dalam cuaca apa saja dan menjadi aksesori ideal untuk setiap kegiatan Anda. Bagi yang menginginkan syal untuk pergi berlibur, syal dengan kain bermodel kotak-kotak adalah salah satu pilihan yang sempurna.

2. Pilih Warna Terbaik

Pilih Warna Terbaik (Foto: editorialist.com)

Panduan berikutnya dalam memilih syal adalah pertimbangkan warnanya. Anda perlu memahami nada warna, antara nada hangat dan dingin. Selain menyesuaikannya dengan pakaian, Anda juga bisa memilih warna syal sesuai karakteristik atau emosi yang ingin ditampilkan. Warna-warna hangat seperti merah, kuning, dan oranye melambangkan karakteristik dan emosi yang berbeda.

Misalnya saja, warna merah merupakan simbol vitalitas, gairah, dan feminitas. Sementara, warna matahari melambangkan seseorang yang menerima tidak kurang dari kesempurnaan. Warna tersebut adalah warna yang menstimulasi dan ceria, serta mencerahkan ruangan. Kemudian, warna jingga menunjukkan bahwa Anda yang mengenakan syal membutuhkan ketenangan.

Di ujung spektrum yang berlawanan, ada tiga nada dingin utama, yaitu biru, hijau, dan ungu. Dalam dunia mode, warna biru adalah indikator temperamen, kreativitas, dan inspirasi. Sementara dengan mengenakan syal hijau, Anda mungkin terlihat sebagai orang yang positif dan optimis dengan temperamen yang fleksibel. Warna ini adalah simbol kedamaian dan keseimbangan. Kemudian, ungu melambangkan kebijaksanaan, spiritualitas, ketenangan, dan meditasi.

3. Pastikan Memiliki Scarf Bermotif

Pastikan Memiliki Scarf Bermotif (Foto: joom.com)

Apakah Anda sudah memiliki syal bermotif di dalam lemari pakaian? Jika belum, ada baiknya Anda melengkapi koleksi syal dengan model yang bermotif. Syal bermotif tidak boleh dihindari oleh wanita, sebab aksesori ini membuat pakaian polos tampak luar biasa. Berbeda dari tren sebelumnya yang didominasi warna netral, saat ini mode secara bertahap digantikan oleh warna-warna berani, mengingat semakin banyak wanita berani bereksperimen dengan mode.

Misalnya saja memadukan syal bermotif dengan kombinasi pakaian monokromatik. Tentu ini menjadi pilihan yang cukup berani. Selain memadukan model print dengan outfit polos, Anda juga boleh memadukannya dengan outfit bermotif. Sangat mungkin bagi syal bermotif untuk mencocokkan pakaian bermotif dengan warna-warna berani. Ada banyak sekali ide outfit yang bisa dicoba, meski mungkin Anda belum menganggapnya sesuai dengan selera gaya.

4. Pelajari Ragam Teknik Mengikatnya

Pelajari Ragam Teknik Mengikatnya (Foto: threadcurve.com)

Bukan rahasia lagi bahwa ada berbagai cara untuk mengikat syal yang perlu Anda ketahui ketika memiliki aksesori tersebut. Teknik yang paling dasar adalah mengalungkannya secara merata di leher dan membiarkannya menggantung untuk memberikan tampilan yang elegan. Anda juga bisa mengalungkan syal secara merata di sekitar leher, lalu melemparkan salah satu ujung kain di atas satu bahu dan ujung lainnya di atas bahu yang berlawanan.

Jika Anda tidak ingin meletakkan ujungnya di atas bahu, Anda dapat menyilangkan dan mengikatnya di tengah dengan menyesuaikannya berlapis-lapis. Selanjutnya, Anda dapat menggantungkan syal tidak merata di sekitar leher dengan membiarkan ujung pendeknya di area dada. Ujung yang lebih panjang dilingkarkan di leher dua kali sebelum dibiarkan menggantung. Teknik yang sama dapat diulang dengan mengikat kedua ujungnya ke samping pada akhirnya.

Anda juga bisa menggunakan teknik yang sama untuk mendapatkan tampilan lain dengan menyilangkan kedua ujungnya dan menyelipkannya di bawah lingkaran. Selain itu, Anda bisa melipat syal menjadi dua dan mengalungkannya di leher, lalu kedua ujungnya dimasukkan ke loop dan ditarik. Teknik lainnya, Anda dapat mengikat sudut kain yang berlawanan menjadi satu untuk membuat lingkaran, setelah itu Anda bisa mengalungkannya di leher.

5. Pilih Model yang Cocok dengan Wajah Anda

Pilih Model yang Cocok dengan Wajah Anda (Foto: monpetitfour.com)

Panduan terakhir dalam memilih syal adalah pilihlah produk yang menyanjung wajah Anda. Terlepas dari Anda mengenakannya di kepala atau di leher, model syal adalah satu hal yang patut dipertimbangkan. Warna aksesoris sudah sepatutnya melengkapi wajah Anda. Tak hanya itu, syal juga sudah sepatutnya mampu menciptakan kombinasi yang dinamis dengan warna kulit dan juga warna rambut Anda.

Dari sekian banyak pilihan syal, sebagian besar wanita memilih syal berwarna hitam untuk mendapatkan tampilan yang sempurna. Padahal, warna tersebut justru membuat waja terlihat lebih pucat. Sebaliknya, syal dengan warna yang lebih cerah justru mampu menyanjung warna kulit. Misalnya saja, ketika Anda mengenakan gaun dengan warna hitam, syal dengan warna kontras lebih direkomendasikan untuk menghidupkan penampilan.

Nah, demikianlah ulasan panduan untuk memilih syal terbaik. Pastikan untuk memilih syal dengan model yang nyaman, trendi, dan juga bergaya untuk menunjang penampilan Anda!