google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

6 Geopark Indonesia yang Diakui UNESCO, Wajib Traveler Kunjungi

geopark indonesia
Ada 6 geopark Indonesia yang diakui UNESCO (foto: pixabay/id/users/12019-12019/)

Traveler tentunya sadar kalau Indonesia memiliki kekayaan alam dan pesona yang luar biasa indah. Tak ada alasan untuk tidak mencintai Tanah Air kita. Dan juga tak ada habisnya tempat wisata yang bisa dikunjungi, termasuk geopark. Dengan keindahan panorama alam yang sering menjadi pusat perhatian dunia, ada 6 geopark Indonesia yang diakui oleh UNESCO.

UNESCO memberikan penghargaan khusus bagi beberapa kawasan geopark terbaik di seluruh dunia dengan gelar UNESCO Global Geoparks (UGG) . Geopark merupakan kawasan yang memiliki unsur geologi terkemuka dan lokasi strategis untuk pariwisata. Geopark menjadi tempat wisata yang bisa memberikan banyak manfaat, mulai dari wisata alam, edukasi, hingga budaya dalam satu destinasi.

Berikut 6 geopark Indonesia yang diakui UNESCO, cocok untuk destinasi wisata yang traveler bisa kunjungi.

1. Batur

Pemandangan matahari terbit di Gunung Batur (foto: https://www.water-sport-bali.com/)

Kawasan Gunung Batur menjadi geopark pertama di Indonesia yang ditetapkan sebagai UNESCO Global Geoparks pada 2015. Berada di ketinggian 920 hingga 2152 mdpl, Geopark Batur merupakan destinasi wisata yang populer di daerah Bangli, Bali.

Dengan luas 370,5 kilometer persegi, setidaknya ada 15 desa di kawasan ini. Kawasan Geopark Batur memiliki lanskap danau berbentuk bulan sabit, dinding kaldera, puncak dan juga kawah Gunung Batur, serta geotermal yang jadi fenomena.

Di kawasan ini terdapat 21 situs warisan alam, salah satunya Desa Trunyan. Tempat ini merupakan desa wisata dengan tradisi pemakaman yang unik. Kalau umumnya mayat dikubur, di Desa Trunyan mayat hanya diletakkan begitu saja di atas tanah. Terdapat juga Museum Geopark Batur, tempat kamu bisa melihat peninggalan bersejarah letusan Gunung Batur yang hebat.

Baca juga: Ini Dia, 6 Alternatif Tempat Wisata di Bali Selain Pantai Yang Tak Kalah Indah!

2. Gunung Sewu

Geopark Gunung Sewu dengan hamparan karst (foto: dlium.com)

Gunung Sewu yang terletak di deretan pegunungan yang membentang di sepanjang Pantai Selatan ini ditetapkan sebagai Global Geopark Network oleh UNESCO pada 19 September 2015. Kawasan Geopark Gunung Sewu berada di tiga provinsi, yaitu DIY Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Di kawassan Geopark Gunung Sewu tersimpan kekayaan arkeologis dengan warisan budaya manusia masa lalu. Di kawasan ini terdapat 33 situs warisan alam yang tersebar di Gunung Kidul (13 geosite), Wonogiri (7 geosite), dan Pacitan (13 geosite).

Buat para pecinta fotografi dan kegiatan luar ruang, Geopark Gunung Sewu harus masuk dalam daftar destinasi wisata yang perlu dikunjungi. Kawasan ini menawarkan panorama keindahan alam dari gugusan bebatuan nan indah. Terdapat setidaknya 40 ribu karst yang menjadikan Geopark Gunung Sewu menjadi kawasan karst terpanjang di Jawa.

3. Ciletuh-Palabuhan Ratu

Teluk Ciletuh dari Puncak Darma (foto: Dedi Suhendra)

Geopark Indonesia yang diakui UNESCO berikutnya adalah Ciletuh-Palabuhan Ratu yang terletak di Jawa Barat. Ciletuh-Palabuhan Ratu ditetapkan masuk ke dalam UNESCO Global Geopark Network pada 2018. Berada di delapan kecamatan di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu memiliki luas 128 ribu hektar.

Kawasan yang merupakan taman bumi mengusung konsep pengelolaan kawasan yang menyelaraskan geologi, keragaman hayati, dan budaya. Terdapat berbagai potensi wisata yang ada di Ciletuh, seperti lanskap gunung, sawah, air terjun, dan ladang.

Kamu bisa mengunjungi beberapa tempat wisata eksotis yang ada di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu. Diantaranya adalah Taman Purba, Air Terjun Awang, dan Bukit Panenjoan. Tak hanya menawarkan keindahan pemandangan indah hamparan aluvial dengan bebatuan unik, geopark ini juga memiliki pantai dengan ombak yang menjadi favorit para peselancar dunia.

Baca juga: Tempat Wisata Sukabumi, Alternatif Destinasi Wisata Dekat Jakarta

4. Rinjani

Danau Segara Anak di Gunung Rinjani (foto: rinjaninationalpark.com)

Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 mdpl ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark Network pada 12 April 2018. Rinjani yang terletak di Nusa Tenggara Barat merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia. Gunung Rinjani menjadi salah satu tujuan pendakian populer di antara para pendaki dan pecinta alam.

Masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, geopark ini memiliki luas 41.330 hektar. Masuk dalam Geopark Gunung Rinjani membentang dari Pantai Semeti hingga ke timur Tanjugn Ringgit.

Dengan kombinasi keragaman hayati, budaya, dan adat istiadatnya, Geopark Rinjani bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang traveler bisa kunjungi. Traveler bisa mengunjungi Danau Segara Anak atau berwisata ke desa-desa di kaki Gunung Sembalun.

Baca juga: 7 Pantai di Lombok yang Indah dan Populer Dikunjungi

5. Danau Toba

Panorama Danau Toba yang mempesona (foto: medantrip.com)

Kawasan Danau Toba menyusul empat wilayah di Indonesia yang masuk ke dalam UNESCO Global Geopark Network. Danau Toba yang terletak di Sumatera Utara terbentuk dari letusan mega-vulkanik 74.000 tahun yang lalu dan merupakan danau terbesar di Indonesia.

Bentang alam Danau Toba memiliki keragaman budaya dan hayati. Danau Toba terbentuk dari hasil dari letusan gunung berapi eksplosif masif yang membentuk kaldera. Di tengah danau sedalam 505 meter terdapat sebuah pulau yang bernama Pulau Samosir.

Traveler bisa eksplor pesona alam indah Kawasan Danau Toba. Juga eksplor budaya, sejarah, serta adat istiadat suku lokal, seperti Batak Toba, Karo, Simalungun, dan Pakpak. Di sini, masyarakat masih mempertahankan rumah adat Batak dengan kearifan lokal. Rumah adat Batak terbuat dari kayu, dengan bentuk dinding samping seperti lambung kapal dan tiang-tiang yang ditopang oleh tiang-tiang yang kuat, diikat satu sama lain dan diletakkan di atas pondasi batu tanpa semen.

6. Belitong

Belitong Geopark di Kepulauan Bangka Belitung (foto: kemlu.go.id)

Geopark Indonesia yang terakhir masuk dalam daftar UNESO adalah Pulau Belitong, Kepulauan Bangka Belitung. Pulau Belitong ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark Network pada April 2021 tahun ini.

Geopark Belitong memiliki luas total sekitar 4.800 kilometer persegi daratan dan 13.000 kilometer persegi laut. Kawasan geopark dikelilingi oleh 241 pulau kecil, termasuk pulau Mendanau, Kalimambang, Gresik, dan Selu.

UNESCO menyatakan setidaknya ada 17 objek wisata di situs Geopark Belitong. Diantaranya adalah Tanjung Kelayang, Batu Bedil, Pantai Punai, dan Hutan Cendil. Kamu traveler bisa berenang, snorkeling, dan bersantai di pantai-pantai indah Pulau Belitong. Tak ketinggalan, berkunjung ke Pulau Lengkuas dan menikmati pemandangan dari atas mercu suar.

Baca juga: Liburan ke Belitung, Wajib Ke 7 Tempat Wisata Ini!

Geopark di Indonesia yang diakui UNESCO

Nah, itu tadi 6 geopark Indonesia yang diakui UNESCO. Keenam geopark tersebut menawarkan keindahan panorama alam, sejarah, budaya, dan adat istiadat. Traveler bisa memasukkan kawasan geopark sebagai salah satu tujuan wisata untuk berlibur. Dari keenam tempat di atas, yang mana sudah traveler kunjungi? (ds3)