google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

8 Tips Merawat Sweater Agar Lebih Tahan Lama

8 Tips Merawat Sweater Agar Lebih Tahan Lama (Foto: pixabay.com)

Musim penghujan yang identik dengan udara dingin tentu membuat Anda lebih selektif dalam memilih pakaian. Alih-alih pakaian yang mewah atau bergaya, potongan yang hangat dan nyaman jauh lebih dibutuhkan. Salah satu pakaian yang menjadi andalan adalah sweater. Menjadi sahabat terbaik di musim dingin, sweater juga membutuhkan perawatan yang penuh perhatian agar dapat digunakan dalam waktu yang lama.

Meskipun memiliki karakter yang sangat halus, sweater dapat bertahan melalui banyak pemakaian dan banyak musim apabila Anda merawatnya dengan cara yang benar. Ingin koleksi sweater Anda lebih terawat dan tahan lama? Berikut adalah tips perawatan sweter untuk membantu merawat semua koleksi sweater Anda dengan benar, sehingga dapat bertahan lebih lama seperti yang Anda inginkan.

1. Perbaiki Jahitan yang Keluar dari Sweater

Perbaiki Jahitan yang Keluar dari Sweater (Foto: instructables.com)

Snags atau jahitan yang keluar dari sweater adalah salah satu masalah yang kerap dihadapi saat memiliki sweater rajut. Tentunya jahitan ini harus segera diperbaiki, sebab sweater dapat terurai apabila sobekan jahitan tersangkut pada sesuatu. Snags memang tidak dapat diperbaiki sepenuhnya, namun Anda dapat mengakalinya dengan menempatkannya ke dalam, sehingga meminimalisir risiko tersangkut.

Caranya pun terbilang mudah, cukup balikkan sweater bagian dalam ke luar. Kemudian masukkan kait rajutan ke dalam jahitan yang sama dengan jahitannya, lalu tarik dengan hati-hati melaluinya. Anda juga bisa menggunakan peniti dalam keadaan darurat. Dengan demikian, snags tidak akan terlihat dari luar, dan Anda tidak akan menanggung risiko snags tersangkut pada sesuatu.

2. Hilangkan Gimbal pada Sweater dengan Cara yang Benar

Hilangkan Gimbal pada Sweater dengan Cara yang Benar (Foto: petraalexandra.ca)

Sweater berbahan wol memang nyaman dan mampu mengunci kehangatan dengan maksimal. Namun, sweater yang halus dan cantik bisa tampak tak terawat setelah beberapa saat akibat adanya gimbal di beberapa bagian. Gimbal pada sweater ini biasanya disebabkan oleh gesekan saat dipakai. Bagian-bagian yang umumnya memiliki gimbal yang jelas, antara lain di sekitar siku, bawah ketiak, serta lengan. Gimbal juga mungkin ditemukan pada bagian-bagian lain yang, baik karena gesekan atau kesalahan dalam perawatan.

Lantas, bagaimana cara mengatasi gimbal pada sweater? Tentu saja Anda perlu menghilangkan gimbal agar sweater kembali tampak terawat dan cantik. Untuk mengeluarkan gimbal dengan mudah, caranya adalah dengan memegang sweater dan mengiris bagian gimbal satu per satu dengan bantuan pisau cukur. Jangan menarik gimbal, sebab hal tersebut justru akan membuat permukaan sweater semakin rusak.

3. Bersihkan Serat Sweater Secara Teratur

Bersihkan Serat Sweater Secara Teratur (Foto: thespruce.com)

Sweater umumnya terbuat dari bahan-bahan yang lembut, seperti wol, rajutan, atau kasmir yang nyaman. Sayangnya, semua bahan sweater tersebut memiliki karakter yang mudah menarik debu, ketombe, hingga helai rambut. Anda perlu membersihkan kotoran-kotoran tersebut agar sweater yang Anda miliki tidak menimbulkan rasa gatal saat dipakai, lebih nyaman, dan tidak mengalami perubahan warna akibat tumpukan kotoran.

Meski telah dicuci, tumpukan kotoran tersebut kerap kali terjebak dalam serat sweater, sehingga membutuhkan perhatian khusus untuk membersihkannya. Anda bisa menggunakan sikat rambut atau sikat gigi yang lembut untuk membersihkan sweater. Pastikan untuk menyikatnya dengan lembut dan hati-hati, sehingga Anda tidak menciptakan gimbal pada sweater yang tentunya akan menjadi masalah lain.

4. Jangan Menggantung Sweater

Jangan Menggantung Sweater (Foto: rd.com)

Salah satu kesalahan yang dilakukan banyak orang adalah menyimpan sweter di lemari dengan cara menggantungnya. Jangan pernah menggantung sweater, sebab pakaian ini umumnya terbuat dari bahan dengan serat yang mudah meregang. Menggantungnya akan menyebabkan sweater meregang dan membuat puncak di bahu. Simpan sweter dengan cara melipat atau menggulungnya untuk mempertahankan bentuk dan kualitasnya.

Lipat dengan benar, yaitu dengan meletakkannya dari depan ke bawah pada permukaan yang rata dan lipat setiap lengan dari jahitan lengan secara diagonal di belakang sweater. Lalu, lipatlah secara horizontal menjadi dua atau gulung dari ujung bawah ke kerah. Apabila Anda terpaksa harus menggantungnya, pastikan untuk melipat sweter di atas gantungan, di atas selembar kertas tisu untuk mencegahnya kusut.

5. Pahami Cara dan Kapan Harus Mencuci Sweater

Pahami Cara dan Kapan Harus Mencuci Sweater (Foto: reviewed.com)

Terbuat dari bahan yang mudah meregang membuat sebagian orang merasa kerepotan dalam mencuci sweater. Mayoritas sweater memang harus dicuci dengan tangan untuk menjaga kualitas bahannya. Meski demikian, cara mencuci sweater cukup sederhana. Pertama isi ember dengan air dingin, kemudian tambahkan deterjen lembut dan rendam sweater sekitar 30 menit. Kemudian, bilas sweater dan peras dengan lembut sebelum mengeringkannya.

Sweater dengan bahan kapas dan kasmir biasanya perlu dicuci setelah dua hingga tiga kali pemakaian. Sedangkan, sweater wol atau poliester dapat bertahan sekitar lima kali pemakaian. Pastikan untuk mengikuti petunjuk pada label, dan jangan mencuci terlalu sering, kecuali apabila sweater memiliki noda. Apabila terdapat arahan untuk melakukan dry clean seperti yang ada pada kebanyakan pakaian berbahan wol, maka pastikan untuk melakukan dry clean saja.

6. Kenakan Kaos di Dalamnya

Kenakan Kaos di Dalamnya (Foto: pixabay.com)

Seperti yang telah dijelaskan di atas, sweater sebaiknya tidak terlalu sering dicuci untuk menjaga kualitas bahannya. Sebab, mencuci tangan dengan lembut pun dapat menurunkan kualitas kain atau kelembutan sweter dari waktu ke waktu. Jika Anda sering memakai sweter, pertimbangkan untuk mengenakan kaos atau tank top di bawahnya untuk memperpanjang waktu di sela-sela pencucian.

Kaos bertindak sebagai penghalang antara sweater dan kulit, yang mampu membatasi jumlah kekuatan luar dan bau yang berinteraksi dengan kain. Keringat, bau badan, minyak pada kulit, dan deodoran dapat menyebabkan keausan pada sweater, jadi sebaiknya kenakan lapisan di bawahnya yang berfungsi sebagai penghalang kontak langsung kulit dengan sweater.

7. Atasi Sweater yang Gatal dengan Pelembut Pakaian

Atasi Sweater yang Gatal dengan Pelembut Pakaian (Foto: reviewed.com)

Ketika mengenakan sweater, Anda tentu mendambakan kehangatan dan kenyamanan, bukan? Sayangnya dalam beberapa kasus, sweater bisa menimbulkan rasa gatal ketika dipakai. Hal ini bisa disebabkan karena tumpukan kotora atau kualitas bahan yang menurun. Tak perlu khawatir, Anda bisa mengatasinya dengan mencuci sweater menggunakan tambahan cairan pelembut saat merendamnya.

Selain pelembut pakaian, Anda juga bisa mencoba menggunakan kondisioner rambut murni untuk kelembutan ekstra. Hindari menggunakan kondisioner yang telah dikombinasi, baik dengan sampo atau masker rambut. Sebab, kondisioner kombinasi umumnya dimaksudkan untuk menambah volume rambut dan bukan untuk menghidrasinya. Lakukan perawatan lebih dari sekali untuk mengembalikan sweater menjadi lembut dan nyaman seperti semula.

8. Simpan Sweater dengan Benar Apabila Sudah Tidak Digunakan

Simpan Sweater dengan Benar Apabila Sudah Tidak Digunakan (Foto: pixabay.com)

Ketika musim penghujan berakhir dan suhu lingkungan mulai hangat, tentu Anda sudah tidak terlalu sering atau bahkan tidak lagi menggunakan sweater. Meski beberapa sweater bisa dipakai pada segala musim, sebagian besar sweater memang dirancang untuk mengunci kehangatan yang relevan dengan penggunaan di musim dingin. Pastikan untuk menyimpan sweater dengan benar untuk mempertahankan kualitasnya selama di penyimpanan.

Luangkan waktu untuk membersihkannya dengan benar, melipatnya, dan memasukkannya ke dalam tas lemari pakaian atau kotak penyimpanan. Tambahkan kamper untuk mencegah serangga dan menjaga sweater tetap segar. Jangan masukkan sweater ke dalam tas penyimpanan atau kotak yang vakum. Meski dapat menghemat ruang, hal ini dapat mengunci kelembapan dapat menyebabkan sweater menguning atau berjamur.

Nah, demikianlah beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk merawat sweater. Pastikan untuk memberikan perhatian pada sweater seperti merawat pakaikan-pakaian favorit Anda yang lain. Merawat sweater dengan benar akan membuat masa pakai sweater menjadi lebih lama dan terus terpelihara kelembutan dan kenyamanannya ketika dikenakan. Simpan sweater dengan baik ketika musim hujan berakhir, sehingga Anda bisa mengenakannya kembali di musim penghujan tahun berikutnya.