Aleix Espargaro Kritik Pihak Moto GP Soal Aksi Bahayanya, Bastianini dan Morbidelli Beri Respon

Argumen saling dilontarkan antara Aleix Espargaro, Enea Bastianini, dan Franco Morbidelli pasca balapan di GP Prancis akhir pekan lalu, membahas keputusan pihak Moto GP yang tak memberi sanksi pada aksi berbahaya Bastianini dan Morbidelli. Kejadian ini diawali aksi dua rider, yaitu Eneas Bastianini dan Franco Morbidelli yang menyalip Espargaro dengan cara yang berbahaya. Seusai balapan, ia lantas mempertanyakan otoritas Moto GP yang tak memberi sanksi pada dua rider tersebut. Akan tetapi dalam kesempatan lain, baik Bastianini maupun Morbidelli mengatakan bahwa tak ada senggolan apapun pada insiden tersebut, dan mereka meminta Espargaro menerimanya saja.

Moto GP 2024 seri kelima digelar di Sirkuit Le Mans yang ada di Prancis, pada hari Minggu (12/5/2024) yang lalu. Pada balapan tersebut aksi menarik tak hanya terjadi di posisi terdepan antara Jorge Martin dan Pecco Bagnaia. Akan tetapi pertarungan sengit juga terjadi untuk memperebutkan posisi 6 yang melibatkan hingga tiga rider sekaligus, yaitu Enea Bastianini, Franco Morbidelli, dan juga Aleix Espargaro. Pertama insiden antara Bastianini dan Espargaro di lap ke-12, saat itu Bastianini menyalip Espargaro, yang kemudian pihak FIM Stewards menjatuhi Bastianini hukuman long lap penalty.

Akan tetapi setelah diusut, hukuman tersebut didapat Bastianini bukan karena senggolan dengan Espargaro melainkan karena ia memotong jalur pada tikungan 9 yang dinilai illegal. Selain itu kejadian yang lain terjadi di lap terakhir, Espargaro disalip Morbidelli dengan cara yang juga cukup liar, meski demikian tak ada senggolan. Namun hal ini membuat Espargaro terkejut kemudian melebar dan ia juga tersalip oleh Brad Binder di belakangnya. Mengenai overtake ini, Morbidelli pun sama sekali tak dijatuhi hukuman apapun.

Kritik Keputusan

Sesudah balapan, Aleix Espargaro pun mengungkapkan kritikannya kepada otoritas Moto GP di balapan tadi mengenai aksi yang dilakukan Bastianini maupun Morbidelli. Espargaro mengatakan bahwa ia memang mengaku tak tampil baik, akan tetapi jika tak alami insiden tersebut hingga dua kali, ia meyakini dirinya bisa finish di posisi 5 besar. Sampai saat ini ia sendiri heran kenapa tak ada hukuman yang diberikan kepada keduanya atas aksi-aksi tersebut.

“Saya akui saya tidak tampil cukup baik hari ini, walaupun mestinya saya sendiri masih mampu selesaikan balapan di posisi lima besar. Sayang sekali Bastianini malah menyenggol saya dalam posisi ia berkecepatan tinggi. Namun untungnya sirkuit ini memiliki jalur untuk melebar. Saya heran kenapa dia tak mendapat hukuman atas insiden itu, sama halnya juga dengan aksi Franco.” ucap Espargaro dilansir dari laman GPOne.

“Pada dua kasus tersebut sama, saya terpaksa menegakkan motor saya untuk menyelamatkan diri. Sementara petugas di trek hanya akan membantu saat ada kecelakaan. Bagi saya, aksi seperti itu mestinya memang diadili, bukan sekedar melihat konsekuensinya. Terkhusus untuk aksi Enea, bila saja saya bersikeras tetap di jalur, kemungkinan kami berdua akan terbang dalam posisi kecepatan tinggi.” tambahnya.

Respon Bastianini dan Morbidelli

Terkait hal tersebut, Enea Bastinini juga memberikan responnya. Di mana menurutnya saat itu posisi Espargaro memang sudah drop, jadi senormal apapun cara ia menyalip, Espargaro tak akan bisa mengejarnya lagi. Sementara di kesempatan berbeda Morbidelli mengatakan bahwa aksinya saat menyalip Espargaro adalah hal yang wajar, dan menurutnya keputusan FIM Stewards tak menjatuhkan hukuman kepadanya adalah keputusan yang tepat.