google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Apa Bahaya Bila Tidak Memeroleh Suntikan Dosis Vaksin Covid-19?

Sekarang ini, salah satu dari langkah untuk menekan laju kasus positif Covid-19 adalah pemerintah Indonesia hingga saat ini masih terus menggalakkan pemberian suntikan dosis vaksin Covid-19 di hampir seluruh daerah.

Meskipun informasi mengenai vaksin virus corona sekarang ini sudah sangat banyak, namun masih ada saja sebagian orang yang enggan menerima suntikan dosis vaksin Covid-19.

Berdasarkan pada hasil studi menyatakan bahwa seseorang yang tidak mendapatkan vaksin Covid-19 akan berpotensi untuk menimbulkan risiko yang bisa merugikan diri sendiri hingga orang lain di sekitarnya. Lantas, apa saja risiko dan bahaya bila tidak divaksin Covid-19?

Inilah Risiko yang Akan Dihadapi Bila Tidak Divaksin Covid-19

Vaksin ini merupakan sebuah produk yang dibuat hampir menyerupai guna membantu pembentukan kekebalan atau pun imunitas tubuh pada suatu jenis penyakit. Sementara itu untuk Covid-19 ini termasuk ke dalam wabah penyakit yang disebabkan oleh virus corona atau SARS – CoV – 2 dan juga mampu menyerang berbagai sistem organ penting dalam tubuh.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk bisa mengurangi tingkat keparahan gejala penyakit hingga risiko kematian yang disebabkan oleh infeksi virus corona ini adalah dengan pemberian vaksinasi.

Namun, tetap saja ada sebagian dari masyarakat yang masih belum atau pun memilih untuk tidak mendapatkan vaksin dengan alasan tertentu. Ternyata, fenomena seperti ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja, melainkan telah terjadi di berbagai belahan dunia.

Berdasarkan pada data Lembaga Survei Indonesia, salah satu alasan ialah ada sebanyak 26,5 persen dari warga Indonesia yang masih belum yakin mengenai keamanan dari vaksin Covid-19.

Pada kenyataannya, tiap jenis vaksin yang sudah beredar dan digunakan sekarang ini sudah melalui uji klinis tahapan kedua dan juga ketiga serta mendapatkan persetujuan langsung dari BPOM RI dan WHO.

Khusus di Indonesia telah ada sebanyak 6 jenis vaksin Covid-19 yang tengah digunakan. Siapa saja dapat memeroleh vaksinasi Covid-19 secara gratis.

Belum atau pun memilih untuk tidak memeroleh vaksin Covid-19 ini meskipun telah memenuhi persyaratan vaksinasi sama saja dengan menempatkan diri ke dalam risiko yang cukup tinggi. Lantas, apa saja bahaya bila tidak disuntik vaksin Covid-19?

Dapat Mengalami Gejala Berat Akibat Infeksi Virus Corona

Memeroleh vaksinasin Covid-19 ini memang tidak bisa membuat tubuh Anda sepenuhnya kebal terhadap penularan virus corona. Akan tetapi, pemberian vaksinasi ini sudah terbukti mampu mengurangi tingkat keparahan dari gejala sehingga risiko kematian pun bisa terhindari.

Sebuah penelitian dari CDC Amerika Serikat pun menjelaskan bahwa mereka yang masih belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 mempunyai risiko 10 kali lebih besar untuk dirawat inap di rumah sakit akibat infeksi virus corona dan juga meningkatkan risiko kematian 11 kali lebih tinggi jika sudah terinfeksi SARS – CoV – 2.

Penelitian ini juga menjelaskan bahwa sistem imunitas tubuh seseorang yang belum memeroleh vaksinasi pun dapat merespons dan bekerja untuk melawan infeksi pada saat terpapar virus corona.

Namun, proses tersebut membutuhkan waktu yang jauh lebih lama bahkan bisa berminggu – minggu bila dibandingkan dengan mereka yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Dalam rentang waktu tersebut, virus corona ini biasanya sudah telanjur menyebabkan berbagai macam kerusakan pada organ penting dalam tubuh serta bisa pula menimbulkan beragam gejala infeksi berat bahkan meningkatkan risiko kematian.

Dengan memeroleh vaksinasi Covid-19, Anda pun tidak perlu lagi khawatir dengan risiko di atas. Vaksin virus corona ini bisa membantu sistem imunitas tubuh Anda membangun antibodi yang jauh lebih cepat dan juga kuat untuk membunuh virus dengan maksimal.

Berisiko Tinggi Terkena Long Covid

Bukan hanya terancam risiko gejala yang berat dan kematian, seseorang yang tidak memeroleh vaksinasi Covid-19 pun akan lebih rentan mengalami kondisi yang dikenal dengan sebutan long Covid.

Long Covid atau pun yang dikenal dengan istilah post acute sesuelae syndrome of SARS – CoV – 2, merupakan gejala sisa yang masih bertahan di dalam tubuh pasien setelah dinyatakan sembuh dan negatif dari infeksi virus corona.

Gejala sisa ini pun kadang bakalan muncul selama berminggu – minggu bahkan bisa pula berbulan – bulan lamanya sesudah pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Adapun gejala dari Long Covid ini sangatlah beragam, mulai dari rasa lelah berkepanjangan, sesak napas sampai penurunan kemampuan berpikir atau pun brain fog. Jikalau seseorang sudah memeroleh vaksinasi Covid-19, risiko untuk terpapar long Covid pun bisa menurun sekitar 49 persen.

Hal ini juga didukung oleh hasil studi dari The Lancet Infectious Diseases. Vaksinasi Covid-19 ini bukan hanya menurukan risiko munculnya gejala infeksi berat, namun bisa juga mengurangi peluang terpapar efek jangka panjang sesudah sembuh dari Covid-19.

Proses Pembentukan Herd Immunity Jadi Terhambat

Selain dapat membahayakan diri sendiri, memutuskan untuk tidak memeroleh vaksinasi Covid-19 pun bisa juga mengancam kesehatan masyarakat. Lantas, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Bila Anda tidak segera mendapatkan vaksinasi Covid-19, hal tersebut pula bisa menimbulkan risiko terhambatnya pembentukan kekebalan kelompok atau pun herd immunity. Herd immunity ini merupakan situasi yang mana persebaran dan juga penularan virus jadi melambat dikarenakan telah cuku banyak orang yang mempunyai kekebalan atau imunitas pada virus corona.

Nah, idealnya untuk tercapainya kekebalan kelompok dalam suatu wilayah, diharuskan sebanyak 70 hingga 80 persen dari penduduk sudah menciptakan kekebalan di dalam tubuhnya, baik melalui pemberian vaksinasi maupun yang sudah terinfeksi penyakit tersebut secara alamiah.

Namun, untuk bisa mencapai kekebalan kelompok secara alamiah tanpa adanya bantuan dari vaksinasi ini tentu bakalan memerlukan waktu yang relatif lebih lama serta korban jiwanya pun lebih banyak lagi.

Hal yang sama pula berlaku pada proses penularan virus corona. Bila masih banyak warga di dalam suatu wilayah ini masih belum memeroleh vaksin, tentu saja bakalan memperlambat proses pembentukan kekebalan kelompok terhadap virus corona.

Inilah Yang Harus Diketahui Tentang Vaksin Covid-19

Rasa khawatir dari sebagian orang yang merasa belum yakin dengan tingkat keamanan vaksin Covid-19 ini bisa jadi salah satu alasan kuat mengapa masih banyak yang belum memeroleh satu pun dari dosis vaksin virus corona.

Padahal vaksin virus corona ini telah didistribusikan secara massal dan menyeluruh, sudah juga melewatu proses yang cukup panjang untuk disebarkan kepada masyarakat Indonesia. Proses inilah yang meliputi berbagai tahapan dari uji klinis yang didasari pada ilmu pengetahuan dan juga standard kesehatan dunia.

Meskipun proses pemgembangan vaksin Covid-19 ini tergolong relatif cepat jika dibandingakn dengan pembuatan jenis vaksin lainnya, seluruh vaksin tersebut tetap saja melewati seluruh tahapan uji klinis sebelum ditentukan keamanannya.

Selain itu juga, efek samping yang muncul sesudah memeroleh vaksin Covid-19 menjadi hal yang sangat wajar dan normal. Umumnya, efek samping ini hanya akan berlangsung sementara saja dan bisa hilang dengan sendirinya.

Bahkan, tidak sedikit yang tidak mengalami efek samping sama sekali. Kemunculan dari efek samping ini pun bergantung dari kondisi tubuh setiap orang.

Risiko dari efek samping vaksinasi Covid-19 ini pun akan lebih rendah bila dibandingkan dengan tidak mendapatkan vaksin sama sekali. Yang artinya bahwa manfaat bisa Anda dapatkan jauh lebih besar dibandingkan dengan efek sampingnya.

Perlu untuk Anda ketahui bahwa vaksin ini memang tidak bisa melindungi Anda secara menyeluruh dari penularan virus corona. Meskipun sudah divaksin, Anda juga harus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.