google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Apa Saja Efek Kebanyakan Makan Saat Berbuka Puasa?

Efek dari kebanyakan makan waktu berbuka puasa ini di antaranya adalah perut terasa betah sehingga menimbulkan muntah – muntah. Untuk itulah, pencegahannya dengan konsumsi makanan bergizi saat sahur dan mulai makan ringan terlebih dahulu.

Efek kebanyakan makan pada saat berbuka puasa ini biasanya muncul dikarenakan Anda ingin balas dendam dengan memakan dan minum sebanyak mungkin saat berbuka puasa, mengingat diri sendiri telah berhasil menjalankan puasa kurang lebih 13 jam dalam sehari.

Akan tetapi, kebiasan makan secara berlebihan saat berbuka puasa ini ternyata dapat mendatangkan berbagai masalah kesehatan di dalam tubuh manusia.

Inilah Masalah Kesehatan Akibat Dari Makan Berlebihan Saat Berbuka Puasa

Beberapa jam menjelang berbuka puasa, banyak sekali makanan yang ingin Anda santap sebagai menu berbuka puasa. Mulai dari jajanan gorengan, kolak, lontong serta minuman dingin dan manis tentu bakalan menggugah selera dan ingin sekali mencicipinya.

Ada baiknya untuk Anda tidak selalu menuruti hawa nafsu terkait makanan tersebut. Hal ini disebabkan karena lambung Anda mungkin tidak algi sanggup untuk menampung seluruh makanan dalam waktu sekaligus.

Kemudian timbul pula bahaya dari efek kebanyakan makan saat berbuka puasa, di antaranya adalah :

Muncul Rasa Begah Atau Tidak Nyaman di Bagian Perut

Saat Anda mengonsumsi makanan dua kali lipat atau pun lebih dari yang biasanya, efek dari kebanyakan makan dan waktu berbuka puasa yang Anda rasakan adalah organ lambung akan lebih mengembang seperti halnya balon. Sebagai dari akibatnya perut ini bakal terasa begah pun tidak nyaman dikarenakan perut menjadi melar melebihi dari kapasitas normalnya dan berusaha menepuk – nepuk bagian perut dengan harapan dapat mengurangi begah.

Faktanya adalah lama atau tidaknya durasi tidak nyaman di bagian perut ini umumnya tergantung dari jenis makanan apa yang telah Anda konsumsi. Makanan berlemak serta kaya akan serat cenderung akan lebih sulit dicerna dibandingkan dengan jenis makanan yang lainnya. Hal ini bisa berakibat pada rasa tidak nyaman di perut menjadi lebih lama.

GERD Atau Gastroesophageal Reflux Disease

Pada saat lambung diisi terlalu banyak dengan makanan, tidak mustahil jika makanan tersebut dapat menekan diagfragma. Efek dari kebanyakan makan ketika berbuka puasa ini membuat Anda dapat mengalami sesak napas dan pula napas yang pendek.

Lambung yang kepenuhan juga dapat memicu makanan akan kembali naik ke esofagus atau pun kerongkongan. Inilah yang dikenal dengan sebutan GERD atau gastroesophageal reflux disease.

Salah satu GERD ini adalah heartburn atau pun lebih dikenal dengan istilah nyeri pada bagian ulu hati. Pada kondisi tersebut ditandai dengan rasa sakit atau pun panas seperti halnya terbakar yang muncul di bagian dada dan dapat menjalar hingga ke bagian leher.

Mengalami Muntah – Muntah

Pada saat lambung tidak sanggup lagi menampung banyaknya makanan yang masuk, bukan tidak mungkin jika akan menimbulkan efek kebanyakan makanan ketika berbuka puasa adalah mengalami muntah – muntah.

Hal ini disebabkan mekanisme dalam tubuh untuk mengosongkan bagian perut ini akan terlalu penuh. Ini disebabkan karena aktivitas lambung yang terlalu berat dalam mencerna makanan yang sudah masuk ke dalam perut.

Mudah Mengantuk

Jika mengonsumsi karbohidrat yang terlalu banyak maupun asupan gula berlebihan saat berbuka puasa, Anda akan lebih mudah mengalami ngantuk. Aktivitas ini bakalan bisa menggangu, misalnya Anda bisa saja malas ikut untuk shalat tarawih.

Mengalami Berat Badan Naik

Bila Anda berniat untuk menjadikan bulan puasa Ramadhan ini menurunkan berat badan, kuncinya adalah janganlah makan secara berlebihan ketika berbuka puasa.

Meskipun sangat lapar saat berbuka puasa tiba, jangan terlalu berlebihan dan tetap menjaga pola makan seperti biasanya.

Tips Untuk Mudah Tidak Makan Berlebihan Saat Berbuka Puasa

Supaya terhindar dari bahayanya berbuka puasa dengan makanan berlebihan, Anda dapat pula menerapkan beberapa langkah sederhana yang begitu mudah dilakukan, seperti di bawah ini :

Konsumsi Makanan Bergizi Saat Sahur

Dengan mengonsumsi makanan bergizi saat sahur, rasa lapar bisa saja datang secara lambat. Kombinasikan menu – menu dengan memastikan kecukupan karbodirat, protein, serat serta nutrisi yang baik untuk tubuh Anda.

Selalu konsumsi air putih dengan jumlah yang sesuai. Pastikan Anda cukup minum air putih pada saat sahur.

Mulai Dengan Konsumsi Makanan Ringan

Menu sederhana saat berbuka puasa ketika berpuasa dengan buah kurma dan juga dua gelas air putih saja mungkin sudah bisa mengembalikan cairan dalam tubuh serta energi yang hilang selama berpuasa seharian penuh.

Anda juga dapat membuat jadwal makan besar setelah menjalankan ibadah shalat magrib dan mengonsumsi buah – buahan atau pun cemilan sehat yang lainnya sebelum tidur.

Berbuka Puasa di Rumah

Saat berbuka puasa di rumah, Anda dapat menentukan sendiri menu apa saja untuk berbuka dengan porsi yang sesuai untuk kebutuhan sendiri. Dengan cara inilah, Anda tidak bakalan kekenyangan serta tidak ada efek kebanyakan makanan berbuka puasa.

Selain itu juga, kebersihan dan keamanan pengolahan bahan pangan juga bisa lebih dijaha bila Anda masak sendiri di rumah.