google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Billie Eilish Bintangi Sampul Majalah Vogue Inggris Edisi Juni 2021

Billie Eilish untuk Sampul ajalah Vogue Inggris (Foto: vogue.co.uk)

Vogue Inggris merilis foto-foto hasil pemotretan bersama bintang sampul majalahnya, Billie Eilish. Tak hanya menjalani pemotretan untuk sampul majalah Vogue Inggris edisi Juni, Billie juga berbagi sejumlah cerita yang pasti membuat para penggemarnya penasaran.

Billie adalah salah satu musisi Generasi Z yang juga dikenal sebagai musisi dan artis pelanggar batas yang telah endefinisikan ulang industrinya. Di usianya yang kini menginjak 19 tahun dan terbilang sangat muda, ia berhasil menunjukkan ciri khasnya sehingga berbeda dari yang lain. Selalu menjadi sorotan, pada bulan Maret Billie membuat geger dunia maya setelah muncul dengan warna rambut yang berubah. Ia meninggalkan rambut hijau ikoniknya dan memilih rambut pirang sebagai gaya terbarunya.

Billie Eilish Mengenakan Trench dan Korset dari Burberry (Foto: vogue.co.uk

Perubahan rambut Billie Eilish masih menjadi topik hangat di media sosial. Bahkan, postingan yang mengungkapkan rambut butterscotch barunya di Instagram telah menjadi postingan tercepat yang pernah mencapai satu juta like. Ia berhasil mengumpulkan satu juta like dalam enam menit dan 22,5 juta like dalam waktu kurang dari sebulan.

Menariknya, banyak penggemarnya yang meyakini bahwa Billie hanya mengenakan wig untuk menyamarkan transformasi yang sedang berlangsung. Penampilan baru dari Billie juga telah memunculkan banyak sekali tiruan dan memicu tren baru untuk warna rambut di musim panas yang disebut dengan rambut “reel blonde”.

Untuk menghapus warna hitam dan hijau pada rambutnya yang sudah melekat selama 18 bulan setidaknya dibutuhkan empat sesi pewarnaan. Melihat warna rambut barunya Billie merasa terkejut akan penampilannya yang “lebih seperti seorang wanita”.

Billie Eilish Tampil Berani dengan Busana Transparan (Foto: vogue.co.uk)

Berbicara mengenai tren rambut pirang tentu banyak oang yang langsung terpikirkan dengan Marilyn Monroe. Pendiri salon BENJAMIN sekaligus penata rambut Billie Eilish mengungkapkan bahwa tidak ada referensi langsung Monroe di papan mood. Ia hanya menguraikan sifat feminin dari sang penyanyi yang baru ditemukan dan melakukan transformasi penampilan. Meski demikian, rambut Billie sama-sama elegan dengan milik Monroe yang hadir dengan pinggiran pin-up dan gaya ikal.

“Ini tentang mengeksplorasi ide-ide kecantikan feminin barat dari tahun 1950-an dan 60-an,” ungkap Benjamin. “Kami ingin menggemakan emosi masa lalu, seperti melihat masa kini melalui masa lalu. Alih-alih mencoba menyalin sesuatu atau membuat ulang gambar-gambar lama, rambut ini lebih tentang menggunakan waktu sebagai lensa. Mudah-mudahan melalui lensa itu kita dapat melihat Billie sebagai seorang wanita,” tambahnya.

Billie Eilish Berkolaborasi dengan Direktur Gaya Dena Giannini (Foto: vogue.co.uk)

Menjadi bintang sampul Vogue Inggris edisi Juni, Billie mengungkapkan keinginannya untuk menunjukkan transformasi yang tidak sedikit. Ia mengungkapkan idenya mengenai mode dan ingin menunjukkan lebih banyak mengenai tubuhnya untuk petama kali. Billie ingin bermain dengan korset dan estetika pin-up pertengahan abad ke-20 untuk penampilannya.

Gadis 19 tahun ini mengungkapkan bahwa sudah waktunya untuk menunjukkan sesuatu yang baru. Setelah mempelajari ide-ide fashion dari sang penyanyi, tim mode majalah Vogue mulai menyusun rencana busana untuk pemotretan. Billie berkolaborasi dengan direktur gaya Dena Giannini dalam kesempatan ini. Sejumlah desainer, seperti Gucci, Alexander McQueen, Valentino, hingga Burberry juga ditugaskan untuk menghadirkan serangkaian tampilan khusus.

Setelah melalui eksekusi mode, Vogue berhasil memberikan penampilan yang belum pernah dilihat sebelumnya dari seorang Billie Eilish. Meski demikian, ada sesuatu yang lebih dalam dan menjadi kunci dalam cerita di balik transformasinya ini. Bukan rahasia lagi bahwa Billie sering dipuji sebagai antidota untuk toksisitas pada wanita dalam pop, ikon body positivity, serta satu pemimpin pemikiran feminis. Tentu penampilannya yang berani dalam sampul majalah ini menjadi topik menarik bagi para penggemarnya.