google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Cari Tahu Perbedaan dari Penyakit Hepatitis A Sampai Hepatitis E

Racun bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui berbagai jenis makanan dan ketika hal tersebut terjadi, maka organ hati akan segera melakukan fungsinya dengan cara menetralisir adanya gangguan tersebut.

Organ hati pun mempunyai fungsi untuk dapat mencerna lemak melalui produksi empedu. Hal ini dikarenakan kesehatan organ hati memang wajib dijaga supaya tetap bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Meskipun demikian, bukannya tidak mungkin bila organ hati ini bisa saja mengalami gangguan. Salah satu gangguan yang kerap kali menyerang adalah hepatitis.

Penyakit satu ini terbagi menjadi beberapa jenis dan setiap gangguannya pun memiliki perbedaan yang signifikan. Maka dari itulah, sangat penting untuk mengetahui perbedaan dari masing – masing penyakit hepatitis yang mudah menyerang siapa saja.

Inilah Perbedaan Dari Penyakit Hepatitis A Sampai Dengan E

Penyakit hepatitis ini adalah gangguan dari peradangan yang bisa saja terjadi pada organ hati dan dapat pula berkembang menjadi fibrosis hingga sirosis atau kanker hati. Penyakit satu ini disebabkan oleh infeksi virus, tetapi bisa juga disebabkan oleh infeksi dari zat beracun dan juga penyakit autoimun pada manusia.

Penyakit hepatitis ini dibagi menjadi 5 jenis, yakni hepatitis a, b, c, d, hingga e. Masing – masing dari jenis penyakit hepatitis ini disebabkan oleh virus sejenis yang berbeda dan juga bisa menimbulkan dampak yang justru berbeda pula.

Dengan itulah, Anda memang harus mengetahui beberapa penyakit dari hepatitis dari setiap jenisnya. Berikut ini sudah kami ringkas masing – masing dari jenis penyakit hepatitis.

Virus Hepatitis A (HAV)

Jenis penyakit yang dapat menyerang hati pertama ini adalah hepatitis A atau disebut dengan HAV. Virus yang dapat menyebabkan gangguan ini pun terdapat di dalam kotoran manusia yang sudah terinfeksi dan paling sering kali ditularkan melalui konsumsi air atau pun makanan yang sudah terkontaminasi.

Hepatitis A masuk ke dalam jenis hepatitis akut dikarenakan  sebagian besar dari para penderitanya bisa sembuh dengan sendirinya dan tidak akan berkembang menjadi hepatitis kronis.

Selain itu juga, berhubungan intim pun bisa menjadi salah satu hal yang dapat menularkan HAV. Bila seseorang yang sudah menderita hepatitis A, penderitanya bisa sembuh dan kebal dengan serangan HAV.

Infeksi yang paling umum terjadi dari ringan dan cepat sembuh, tetapi juga bisa berkembang menjadi lebih parah hingga berujung pada kematian.

Umumnya, penyakit hepatitis A ini terjadi di daerah dengan kondisi sanitasi yang sangat buruk. Untuk sekarang ini sudah ada vaksin yang aman dan juga ektif dalam mencegah penularan virus hepatitis A.

Virus Hepatitis B (HBV)

Penyakit yang kedua ini mampu menyerang organ hati adalah hepatitis B. Perbedaan dari hepatitis ini dengan jenis lainnya adalah melalui penularannya dari paparan darah, air mani, sampai dengan cairan tubuh yang lainnya.

Selain itu juga, HBV ini pun bisa ditularkan ke bayi melalui air susu ibu. Dapat pula dari transfuse darah, serta berbagai suntikan narkoba yang bisa menjadi salah satu dari penyebab penularan penyakit hepatitis B.

HBV pun bisa menular kepada bayi karena sang ibu yang mengidap penyakit tersebut selama proses persalinan. Hepatitis B pun termasuk ke dalam jenis hepatitis paling berbahaya karena bisa berujung pada kematian. Diperkirakan sekitar jutaan orang yang ada di dunia ini yang sedang menderita penyakit hepatitis B.

Gangguan satu ini bisa menjadi lebih parah dibandingkan dengan HBA, dikarenakan bisa menyebabkan kanker hati yang lebih parah. Penting juga untuk segera mendapatkan vaksin hepatitis B supaya tubuh menjadi lebih kebal sehingga tidak mudah terserang penyakit tersebut.

Virus Hepatitis C (HCV)

Perbedaan dari penularan hepatitis C dengan jenis lainnya adalah dari paparan darah yang sudah terinfeksi, seperti halnya injeksi, transufi darah, dan juga penggunaan narkoba jenis suntikan.

Penularan dari HCV ini pada dasarnya hampir sama dengan HBV. Selain itu juga, penularan melalui kegiatan seksual pun bisa terjadi meskipun jarang ditemukan kasus serupa.

Sejauh ini pun masih belum ada vaksin yang digunakan untuk menangkal hepatitis C dan masih dalam penelitian lebih lanjut lagi.

Virus Hepatitis D (HCD)

Gangguan satu ini hanya akan terjadi pada seseorang yang sedang terjangkit infeksi dari hepatitis B. Infeksi ganda pun yang disebabkan oleh hepatitis D dan B ini pun bisa menimbulkan sejumlah penyakit serius, bahkan terbilang cukup parah.

Namun, Anda hanya diperbolehkan untuk mendapatkan vaksin hepatitis B yang sangat efektif untuk memberikan perlindungan dari infeksi hepatitis D.

Virus Hepatitis E (HVE)

Penyebaran dari virus hepatitis E ini sebenarnya hampir sama dengan hepatitis A, yakni dari konsumsi air atau pun makanan yang sudah terkontaminasi. HEV ini adalah penyebab yang sangat umum terjadi di beberapa Negara berkembang.

Maka dari itulah, memang sangat disarankan untuk segera memeroleh vaksin guna mencegah penyakit tersebut.

Inilah Jenis Penyakit Hepatitis yang Sangat Berbahaya

Hepatitis merupakan suatu penyakit yang dapat menyebabkan peradangan pada organ hati. Hepatitis ini dibagi menjadi dua kategori, yakni hepatitis kronis dan juga hepatitis akut.

Penyakit hepatitis yang terjadi kurang dari 6 bulan maka disebut dengan hepatitis akut. Sedangkan untuk yang lebih dari 6 bulan disebut dengan nama hepatitis kronis.

Peradangan pada organ hati dikarenakan penyakit hepatitis ini memiliki kemungkinan menjadi fibrosis atau pun jaringan parut, sirosis, sampai bisa kanker hati. Penyebab yang paling umum terjadi dari penyakit hepatitis adalah infeksi virus.

Akan tetapi, infeksi hati atau pun liber ini bisa terjadi dikarenakan zat beracun dan juga penyakit autoimun. Penyebab lainnya dari penyakit hepatitis ini adlaah mononucleosis infeksiosa, demam kuning, serta infeksi sitomegalovirus.

Virus yang dapat menyebabkan penyakit hepatitis ini terbagi menjadi lima, yakni hepatitis a, b, c, d, dan juga e. Kelima jenis hepatitis ini pun menjadi perhatian khusus, karena beban dari penyakit yang dibawanya serya potensi yang menyebabkan wabah dan juga epidemic serta bisa pula berujung pada kematian.

Selain itu juga, penyakit hepatitis dengan jenis B dan C pun bisa menyebabkan penyakit kronis pada jutaan orang dan yang bisa menjadi penyebab umum dari sirosis atau pun pengerasan dan juga kanker hati.

Infeksi dari virus hepatitis ini mungkin saja tidak akan menunjukkan gejala apapun dan gejala yang kerap kali terjadi adalah penyakit kuning, lebih mudah merasakan lelah, mual dan muntah, urine berubah warna jadi hitam, dan juga sakit perut. Selain itu juga, penyakit hepatitis B pun bisa ditambah dengan sakit pada area persendian.

Untuk penyakit hepatitis yang memang paling berbahaya adalah jenis hepatitis yang tidak segera diobati dan juga mendapatkan kontrol yang baik, sehingga dapat berkembang dan berubah menjadi hepatitis kronis.

Penyakit hepatitis yang sangat sering kali berkembang dan menjadi kronis adalah penyakit hepatitis B dan juga penyakit hepatitis C. Hal tersebut bisa menjadi kronis, hepatitis pun bisa pula berakhir menjadi kanker hati atau pun sirosis hati. Bila merasakan gejala dari penyakit hepatitis ini, segeralah untuk langsung berkonsultasi dengan dokter.