google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Cek Fakta Seputar Keamanan Vaksin Covid-19 AstraZeneca

vaksin astrazeneca

Program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah Indonesa menggunakan berbagai macam merek vaksin. Salah satunya adalah vaksin buatan AstraZeneca. Akan tetapi, baru – baru ini muncul isu bahwa vaksin tersebut mempunyai efek samping yang cukup berbahaya. Lalu, sebenarnya bagaimana fakta seputar keamanan dari vaksin Covid-19 AstraZeneca?

Vaksin Covid-19 AstraZeneca ini merupakan vaksin hasil dari kerja sama antara Universitas Oxford dan juga perusahaan farmasi asal Inggris, yakni AstraZeneca. Vaksin satu ini mengandung virus hasil dari rekayasa genetika atau viral vector dari virus flu biasa yang tidak berbahaya bagi manusia. Cara kerjanya yakni dengan cara merangsang tubuh untuk bisa membentuk antibodi yang bisa melawan infeksi dari virus corona.

Setelah melalui beberapa fase uji klinis yang telah dilakukan, ditarik kesimpulan bahwa efektivitas dari vaksin AstraZeneca untuk melawan penyakit dari infeksi virus corona ini mencapai 63 sampai 70 persen.

Fakta Keamanan Dari Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Vaksin Covid-19 AstraZeneca ini cukup efektif dalam hal memberikan perlindungan terhadap infeksi dari virus corona. Meskipun begitu, tidak sedikit orang yang ternyata menolak vaksin ini dikarenakan munculnya kabar bahwa vaksin tersebut bisa menimbulkan efek samping yang cukup berbahaya, seperti halnya pembekuan darah sampai penurunan jumlah trombosit atau pun keeping darah.

Faktanya, vaksin ini sudah lulus dari uji klinis dan dinyatakan aman untuk digunakan. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) sudah menerbitkan izin penggunaan darurat untuk vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin tersebut halal untuk digunakan.

Selain itu juga, Europen Medicines Agency atau EMA mengatakan bahwa indikasi adanya pembekuan darah dengan penurunan jumlah dari trombosit setelah disuntikkan vaksin Covid-19 AstraZeneca ini merupakan kasus yang sangat jarang sekali terjadi, yakni hanya sekitar 1 dari 100 ribu orang yang sudah mendapatkan vaksin.

Sebenarnya kondisi yang seperti ini lebih berisiko terjadi kepada orang yang sudah memiliki penyakit DVT atau penggumpalan darah. Penting untuk diingat juga bahwa pembekuan darah ini bisa terjadi dikarenakan banyak hal, seperti halnya kebiasaan merokok, kelainan pada darah atau pun efek samping dari obat – obatan, seperti pil KB, bukan serta merta dikarenakan vaksinasi Covid-19.

EMA dan juga WHO pun sudah menyebutkan bahwa manfaat dari vaksin Covid-19 AstraZeneca bisa mencegah Covid-19 masih lebih besar daripada efek samping dari vaksin tersebut. Jadi, meski tetap perlu waspada terhadap terjadinya efek samping atau pun KIPI, masyarakat diimbau untuk tidak menolak vaksin Covid-19, termasuk di dalamnya adalah vaksin AstraZeneca.

Bila Anda yang memiliki gangguan pembekuan darah, sebenarnya Anda juga masih dapat menggunakan vaksin Covid-19 AstraZeneca. Tidak ada penelitian yang menyatakan bahwa orang yang memiliki kelainan pembekuan darah akan mengalami efek samping penggumpalan darah setelah disuntikkan vaksin ini. Akan tetapi, bila Anda masih ragu, segera untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Risiko Efek Samping yang Ditimbulkan

Sama halnya dengan vaksin Covid-19 yang lainnya maupun vaksin untuk jenis penyakit tertentu, vaksin Covid-19 AstraZeneca bisa menimbulkan efek samping. Namun, umumnya efek samping ini hanya bersifat ringan sampai sedang dan akan segera hilang dengan sendirinya dalam kurun waktu beberapa hari.

Berikut ini adalah efek samping yang sering kali terjadi setelah disuntikkan vaksin Covid-19 AstraZeneca, di antaranya adalah :

  • Bengkak, nyeri atau pun memar pada bagian tubuh yang sudah disuntik
  • Demam dan menggigil
  • Rasa lelah
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Nyeri pada sendi dan juga otot.

Dalam kasus yang tergolong sangat jarang sekali terjadi, orang yang sudah disuntikkan vaksin Covid-19 AstraZeneca mengalami efek samping selain yang sudah disebutkan di atas, termasuk di dalamnya adalah diare, muntah dan juga penggumpalan darah.

Bila Anda mengalami gejala tertentu setelah memeroleh vaksin Covid-19 AstraZeneca, seperti halnya jantung berdebar, nyeri bagian dada, kaki atau tangan menjadi sulit digerakkan, pingsan, segera untuk ke dokter guna mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut lagi.