Damian Lillard Ungkap Perasaannya Usai Gagal Bawa Bucks Juara NBA 2024

Pemain bintang milik tim Milwaukee Bucks, yaitu Damian Lillard mengungkapkan perasaannya saat ini usai tak mampu membantu timnya meraih gelar NBA musim 2023-2024 ini. Sebelumnya Damian Lillard memang membuat langkah cukup mengejutkan dengan tinggalkan Portland Trail Blazers sebagai tim yang sudah cukup lama ia bela untuk pindah ke Bucks. Salah satu motivasinya adalah bisa antarkan Bucks kembali juarai NBA setelah musim 2021 lalu. Sayangnya angan-angan tersebut tak mampu direalisasikan karena pada akhirnya Bucks sendiri hanya sanggup mencapai babak pertama playoff ajang NBA musim 2023-2024 ini usai kandas atas Indiana Pacers.

Musim ini Damian Lillard mengambil langkah besar dalam karirnya usai meninggalkan Portland Trail Blazers sebagai tim yang sudah membesarkan namanya. Lillard yang merupakan salah satu shooter elit NBA saat ini memilih menyeberang ke Milwaukee Bucks bergabung dengan Giannis Antetokounmpo dan kawan kawan. Target besar pun dicanangkan oleh manajemen Bucks melihat susunan roster yang mereka miliki. Tak tanggung-tanggung Bucks ingin mengulang masa kejayaan mereka di tahun 2021 lalu sebagai juara NBA usai di final menaklukan Phoenix Suns.

Perjalanan Bucks sendiri di NBA musim 2023-2024 ini terbilang cukup mulus terutama di regular season. Bersama Celtics, Bucks masih menjadi tim yang sangat digdaya. Meski sempat lakukan pergantian pelatih di pertengahan musim dan performa Bucks sedikit goyah, mereka sanggup menyelesaikan regular season dengan menduduki posisi unggulan kedua regular season dan lolos ke babak playoff. Sayang sekali di babak playoff Bucks tak mampu berbuat banyak usai perjalanannya dikandaskan oleh Indiana Pacers dengan skor akhir series 4-2 sehingga asa Bucks untuk menjuarai NBA musim ini pun sirna seketika.

Sulit Lihat Tim Lain Berjaya

Sesudah dirinya dan Bucks tersingkir dari ajang NBA musim ini, Damian Lillard dalam sebuah kesempatan mengaku menjadi sangat berat untuk tetap mengikuti NBA. Pasalnya tim yang tersisa hanya sedikit dan tak ada tim yang ia bela. Menurut Lillard di babak pertama playoff situasinya akan selalu riuh karena masih banyak tim. Tetapi mendekati akhir akan terus berkurang seiring tim yang tersisa juga semakin sedikit.

Lillard juga turut mengomentari situasi NBA saat ini yang sudah memasuki babak final wilayah masing masing. Menurut Lillard akan sangat sulit menebak siapa pemenang di babak final masing masing wilayah karena semua tim yang tersisa saat ini statusnya tak ada yang menjadi defending champion, sehingga di musim 2024 ini dipastikan akan ada juara baru yang lahir usai Denver Nuggets sebagai juara bertahan sudah tersingkir.

Saat ini NBA babak final wilayah barat dan timur tengah berlangsung. Di barat ada Minnesota Timberwolves yang berhadapan dengan Dallas Mavericks, sedangkan di timur ada Boston Celtics yang bertemu dengan Indiana Pacers. Keempat tim ini juga sama sama dimotori sosok pemain muda. Ada Anthony Edwards di Timberwolves, Jayson Tatum dan Jaylen Brown di Celtics, Luka Doncic di Mavericks, dan tentu saja Tyrese Haliburton di Pacers.

Curhatan Damian Lillard

“Akan sulit rasanya untuk terus berusaha menyaksikan NBA di sisa musim ini ketika kalian bisa mencapai babak playoff tetapi langsung tersingkir di ronde pertama. Pasalnya di ronde pertama itu situasinya akan sangat ramai dan semua akan bersemangat. Tetapi seiring waktu berjalan, akan semakin sedikit tim yang tersisa di kompetisi ini.” ungkap Lillard dilansir dari laman Main Basket.

“Lihat saja saat ini, tinggal ada empat tim yang bertahan. Seseorang akan segera meraih gelar perdana mereka untuk timnya masing-masing di ujung musim nanti. Jadi akan sulit menebak pemain mana yang akan gagal, karena persaingan begitu ketat untuk musim ini.” jelasnya.