google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Destinasi Wisata Thailand akan Dibuka Kembali untuk Turis Internasional Oktober 2021

Bangkok dan beberapa destinasi wisata Thailand akan dibuka untuk turis asing mulai Oktober 2021 (foto: unsplash.com/@evankrause_)

Ibukota Thailand bersiap untuk menyambut wisatawan sekali lagi. Bangkok, kota yang paling banyak dikunjungi di dunia sebelum pandemi global, menjadi salah satu destinasi wisata Thailand yang termasuk dalam rencana pembukaan kembali bagi para pelancong.

Di bawah rencana yang diusulkan, wisatawan internasional yang sudah divaksinasi penuh akan dapat melakukan perjalanan ke Bangkok mulai 1 Oktober 2021. Selain itu, Chiang Mai, Pattaya, dan Hua Hin juga bersiap menyambut wisatawan yang divaksinasi pada tanggal yang sama.

Pembukaan kembali Thailand

Thailand akan membuka kembali lebih banyak tujuan wisata populer mulai bulan depan, yang dapat membantu menarik lebih banyak pengunjung asing dan menghidupkan kembali ekonomi yang terpukul oleh pandemi.

Chiang Mai di Thailand Utara, yang terkenal dengan kuil dan pegunungannya, serta resor pantai Pattaya, Cha-Am dan Hua Hin, juga bersiap untuk dibuka kembali untuk wisatawan

Rencana pembukaan destinasi yang terdiri dari Bangkok, Chiang Mai, Hua Hin dan Pattaya, mulai 1 Oktober 2021 diinformasikan pejabat kementerian pariwisata Thailand sebagaimana dilansir dari The National.

Rencana baru akan diusulkan ke Pusat Administrasi Situasi Covid-19 Thailand untuk disetujui. Sebelum rencana tersebut dapat disetujui untuk bergabung dengan skema pembukaan yang membebaskan karantina untuk pelancong yang diinokulasi penuh, masing-masing wilayah harus memiliki setidaknya 70 persen tingkat vaksinasi lokal.

Langkah ini dirancang untuk melengkapi inisiatif Sandbox Thailand, yang diluncurkan pada Juli 2021 lalu sebagai langkah pertama dalam membuka kembali industri pariwisata negara yang babak belur.

Baca juga: Mau Tahu, 10 Tempat Wisata Menarik Di Bangkok Yang Traveler Wajib Kunjungi?

Pejabat pariwisata mengklaim restart telah sukses

Lebih dari 27.000 pelancong internasional dilaporkan telah mengunjungi Thailand yang memungkinkan turis yang divaksinasi masuk ke Phuket dan kota-kota lain selama mereka tinggal di hotel yang disetujui oleh otoritas pariwisata. Semua hotel yang disetujui telah diperiksa keamanannya dan menjamin setidaknya 70 persen tenaga kerja divaksinasi.

Menurut Otoritas Pariwisata Thailand, sebagian besar turis internasional yang telah tiba di Phuket berasal dari Amerika Serikat, Inggris, Israel, Jerman, dan Prancis. Setidaknya, lebih dari 366.971 kamar hotel dipesan di Phuket pada bulan Juli dan Agustus saat turis kembali di bawah skema Sandbox.

Pulau terbesar di Thailand juga telah mengamankan 95.997 pemesanan kamar lainnya pada bulan September, menurut otoritas pariwisata. Pada bulan Agustus, lama waktu pengunjung harus tinggal di Phuket dikurangi dari 14 menjadi tujuh hari. Ini artinya, wisatawan dapat melakukan perjalanan ke tujuan tertentu setelah satu minggu.

Krabi dan Phang Nga di selatan negara itu dan Surat Thani, titik awal ke Ko Samui, Ko Tao, dan Ko Pha Ngan, adalah salah satu tujuan tambahan yang saat ini terbuka untuk para pelancong. Setelah 14 hari di negara itu, wisatawan dapat melakukan perjalanan domestik di bawah aturan yang sama seperti penduduk setempat.

Lebih lanjut, menurut pejabat pariwisata Thailand, travel bubble sedang direncanakan dengan negara-negara tetangga. Namun, kemungkinan skema ini dapat terealisasi paling cepat hingga 2022.

Baca juga: 13 Tempat Wisata Vietnam Terbaik untuk Dikunjungi

Wisata Thailand terbuka untuk turis internasional

Meskipun dimasukkan dalam proposal pembukaan kembali, Bangkok belum bebas dari krisis Covid-19. Pada hari Senin, pengunjuk rasa turun ke jalan di ibukota untuk berdemonstrasi menentang Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha dan penanganan pemerintahnya terhadap krisis Covid-19.

Negara ini telah mencatat 1.294.522 kasus dan lebih dari 13.000 orang telah meninggal karena virus, menurut data dari Universitas Johns Hopkins. Bangkok secara konsisten menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi. Meskipun begitu, dorongan untuk mengakhiri pembatasan wisatawan akibat pandemi adalah bagian dari strategi baru Thailand “hidup dengan Covid-19” di tengah wabah yang mengamuk yang berupaya menjaga infeksi ke tingkat yang tidak membebani sistem perawatan kesehatannya.