google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Fakta Penting Mengenai Penyakit Hepatitis A

Hepatitis A merupakan suatu penyakit yang ditandai dengan munculnya peradangan pada organ hati manusia. Penyakit ini pun disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A. ketika virus ini menginfeksi, kinerja dari organ hati pun akan mengalami gangguan.

Kabar buruknya adalah virus yang menyebabkan penyakit ini ternyata lebih mudah menular, melalui makanan atau pun minuman yang dikonsumsi.

Penyakti satu ini memang tergolong dalam hepatitis paling akun, yang artinya memang bisa sembuh dalam kurun waktu kurang lebih 6 bulan.

Virus yang menyebabkan hepatitis A ini bisa langsung masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau pun minuman yang sudah terkontaminasi virus tersebut.

Selain penyakit hepatitis A, ada juga jenis hepatitis yang lainnya bisa menyerang, yakni hepatitis B dan juga C. Dari semua jenis penyakit hepatitis ini tentu saja memiliki perbedaan dalan hal penanganan dan juga perawatannya.

Fakta Hepatitis A yang Wajib Diketahui

Ada beberapa fakta mengenai penyakit dari hepatitis A ini memang harus diketahui, di antaranya adalah sebagai berikut :

Gejala Dari Penyakit Hepatitis A

Penyakit dari hepatitis A ini memiliki masa inkubasi selama 14 sampai dengan 28 hari, yang artinya adalah gejala dari penyakit tersebut bakalan muncul setelah beberapa hari virus menginfeksi manusia.

Beberapa dari gejala hepatitis A ini adalah nafsu makan yang hilang, rasa lemas, demam tinggi, mual dan muntah, diarem serta warna urine menjadi gelap.

Meskipun demikian, tidak semua dari gejala tersebut akan terjadi, disebabkan gejala yang biasanya ini lebih sering kali muncul pada orang dewasa.

Anak – anak di bawah usia 6 tahun yang terinfeksi virus ini biasanya tidak akan mengalami gejala yang berarti. Hepatitis A ini pun dapat kambuh, orang yang baru saja sembuh bisa pula mengalami sakit yang sama apabila tidak bisa menjaga kebersihan makanan dan juga lingkungannya.

Cara Penularan Virus Hepatitis A

Penyakit hepatitis A ini disebabkan oleh virus, penyebarannya pun dapat melalui makanan atau pun minuman. Orang yang sudah mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh adanya kotoran orang yang terinfeksi virus dapat dengan mudah tertular penyakit hepatitis A.

Untuk hepatits An ini bukanlah sebuah penyakit turunan, sementara itu untuk jenis penyakit hepatitis yang menjadi penyakit turunan adalah hepatitis B.

Hepatitis B ini bisa diturunkan dari ibu ke anaknya. Hepatitis A memang rentan sekali menular kepada orang yang kurang menjaga kebersihan dirinya. Maka dari itulah, pastian untuk selalu mencuci tangan sebelum Anda makan, setelah buang air besar atau kecil, dan sebelum menyiapkan makanan.

Pencegahan Penyakit Hepatitis A Dengan Vaksinasi

Hepatitis A ini bisa dicegah dengan cara pemberian vaksinasi. Vaksin ini akan segera memproduksi antibodi untuk dapat bertahan dari serangan virus tersebut.

Vaksin hepatitis A ini biasanya berbentuk suntikan dan akan dilakukan sebanyak 2 kali dengan jarak sekitar 6 bulan supaya memberikan daya tahan vaksin di dalam tubuh manusia selama 20 tahun.

Meskipun sudah pernah disuntik ketika Anda masih kecil, tidak ada salahnya untuk mengulangi vaksin tersebut karena daya tahan vaksin ini hanya sekitar 20 tahun saja.

Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Hepatitis A

Sebenarnya tidak ada terapi khusus untuk hepatitis A. proses penyembuhannya memang memerlukan waktu yang lama, hingga beberapa minggu atau bahkan berbulan – bulan. Para penderita hanya perlu untuk menghindari beberapa obat yang tidak diperlukan, seperti halnya antimuntah dan juga obat penurun panas.

Pengobatannya pun hanya fokus pda kenyamanan bagi penderita dan menjaga keseimbangan nutrisi, termasuk untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat dari diare atau pun muntah – muntah.

Untuk cara pencegahannya pun dapat dilakukan dengan cara memperbaiki sanitasi, menjaga kebersihan makanan, serta melakukan imunisasi. Pastikan pula untuk selalu menjaga kebersihan tubuh dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas.

Komplikasi yang Bisa Disebabkan Oleh Penyakit Hepatitis A

Infeksi dari hepatitis ini biasanya tidak menyebabkan penyakit hati dalam kurung waktu lama atau kronis dan juga jarang yang berakibat fatal.

Meskipun demikian, gangguan hati ini ternyata berpotensi menyebabkan gagal hati, terutama bagi mereka yang sebelumnya memiliki riwayat penyakit hati dan pengidap manula.

Selain itu juga, untuk sebagian penderita infeksi ini, kondisi dapat kambuh kembali, bahkan pengidap akan rentan mengalami komplikasi sebagai berikut :

1. Gagal Hati

Untuk komplikasi ini akan terjadi pada saat fungsi organ hati mengalami penurunan secara drastis. Gagal hati juga bisa menyebabkan para penderitanya mengalami gejala muntah parah, rentan terjadi pendarahan, mudah mengantuk, penurunan daya ingat dan konsentrasi. Jika gangguan ini tidak langsung diobati, maka gagal hati pun bisa berujung pada kematian.

2. Infeksi Bisa Kambuh Lagi

Infeksi dari hepatitis A ini terkadang bisa kambuh kembali. Kambuhnya penyakit hepatitis ini bisa terjadi lebih dari satu kali setelah infeksi yang pertama kalinya.

3. Kolestasis

Umumnya, kolestasis ini terjadi pada penderita hepatitis A yang berusia lebih tua. Kondisi ini pun bisa sembuh dengan sendiri tanpa adanya pengobatan khusus. Komplikasi ini pun terjadi saat cairan empedu menumpuk di dalam organ hati. Gejala muncul berupa penurunan berat badan, demam tinggi, sakit kuning yang tidak sembuh, serta diare.

Khusus di Asia Tenggara setiap tahunnya, kasus dari hepatitis A ini bisa menyerang sebanyak 400 ribu orang per tahun dengan angka kematiannya mencapai 800 jiwa. Sebagia besar dari penderitanya adalah anak – anak.

Gejala awal yang kerap kali dirasakan adalah rasa mual, demam tinggi, muntah, nyeri pada bagian sendi dan otot, serta mengalami diare. Saat organ hati sudah terserang, ada beberapa gejala yang muncul, yakni urine menjadi warna gelap, fases berwarna pucat, sakit kuning, dan juga gatal. Selain itu juga, pada bagian perut sebeluh kanan atas akan terasa sakit, terlebih saat ditekan.

Akan tetapi, tidak semua dari penderita akan mengalami gejala hepatitis A. Hal ini dikarenakan penyakit satu ini memang sulit sekali disadari. Hanya satu dari sepuluh penderita di bawah umur 6 tahun yang mengalami sakit kuning. Sedangkan untuk kalangan remaja dan orang dewasa, gangguan ini pada umumnya bisa menyebabkan gejala yang lebih parah dan 70 persen di antaranya mengalami sakit kuning.

Bisakah Penyakit Hepatitis A Sembuh Total?

Salah satu gangguan yang dapat menyerang organ hati ini adalah penyakit hepatitis A. Penyakit ini merupakan jenis penyakit yang disebabkan oleh virus yang mudah sekali menular melalui makanan dan juga minuman. Yang menjadi banyak pertanyaan adalah bisakah penyakit ini sembuh total? Jawabannya adalah bisa.

Hepatitis A merupakan jenis penyakit yang disebabkan langsung oleh infeksi virus. Penyakit ini pun terjadi dikarenakan adanya peradangan pada organ hati yang disebabkan oleh infeksi virus tersebut. Infeksi yang terjadi ini akan segera memengaruhi dan juga mengganggu kinerja organ hati hingga bisa memicu gejala tertentu.

Virus yang menyebabkan penyakit ini pun sangat mudah menular dari makanan atau makanan yang sudah terkontaminasi. Lalu, bagaimana cara untuk menyembuhkan penyakit hepatitis A ini?

Proses Penyembuhan Penyakit Hepatitis A

Penyakit hepatitis A ini disebabkan oleh adanya infeksi virus. Kabar buruknya adalah gejala dari penyakit ini muncul begitu lambat, biasanya baru akan muncul dengan begitu lambat, atau pun biasa muncul beberapa minggu setelah infeksi virus masuk dalam tubuh.

Tanda dari gejala yang kerap disadari oleh penderitanya adalah perubahan warna pada mata dan juga kulit menjadi kuning. Selain itu, ada gejala yang lain mungkin segera muncul, seperti demam tinggi, tubuh menjadi lemas, rasa mual dan muntah, warna urine menjadi lebih gelap, dan juga fases tampak pucat.

Meskipun begitu tidak perlu cemas, penyakit hepatitis A ini sebenarnya merupakan penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya. Hal tersebut dikarenakan sistem kekebalan tubuh sudah terbentuk untuk membasmi virus.

Artinya adalah orang yang sudah terinfeksi disarankan untuk banyak istirahat supaya tubuh dapat bekerja maksimal melawan penyakit. Istirahat total pun bertujuan untuk mengurangi beban kerja liver yang kondisinya tidak maksimal setelah terinfeksi.

Selain dengan istirahat penuh, pengobatan dan juga pemeriksaan lebih lanjut dibutuhkan bagi penderitanya. Dengan cara konsumsi obat – obatan tertentu akan bertujuan untuk meringankan gejala yang muncul serta membantu proses penyembuhan.

Selain dengan menjalani pengobatan, orang yang sudah terinfeksi harus tetap menjaga kebersihan lingkungan dan makanan yang akan dikonsumsi. Dengan cara inilah, penularan ke orang lain atau pun penularan kembali dari penyakit ini tidak bakalan terjadi.

Saat seseorang dinyatakan sembuh dari hepatitis A, maka ia pun sudah mempunyai kekebalan tubuh terhadap serangan infeksi virus hepatitis A. Bila perawatan yang dilakukan dengan sesuai, maka hepatitis A pun jarang menyebabkan komplikasi dan tidak akan menyebabkan penyakit liver kronis.

Meskipun demikian adanya, penyakit ini pun masih memiliki risiko komplikasi. Hepatitis A akan berpotensi memicu gagal hati, terutama bagi lansia dan orang yang memang sudah memiliki riwayat penyakit hati kronis sebelumnya.

Namun tidak perlu terlalu khawatir karena penyakit ini bisa dicegah. Ada beragam cara yang dapat dilakukan supaya terhindar dari infeksi virus hepatitis A, mulai dengan menghindari konsumsi minuman dan makanan mentah atau pun setengah matang, dan hindari minum air mentah atau air yang tidak jelas.

Pastikan juga untuk selalu menjaga kebersihan diri dan juga lingkungan. Selain itu pula, lindungi diri dengan cara segera melakukan vaksinasi untuk hepatitis A.