google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Fashion Spotlight: Amanda Gorman Bintangi Cover Majalah Vogue – Kolaborasi Heron Preston x Calvin Klein

vogue
Amanda Gorman untuk Vogue Edisi Mei (Foto: netral.news)

Sejumlah berita terhangat kembali hadir meramaikan dunia mode di bulan April ini. Mulai dari Amanda Gorman yang menghiasi cover majalah Vogue hingga sejumlah kolaborasi dari rumah mode papan atas yang patut dinantikan. Yuk, simak berita selengkapnya di fashion spotlight berikut ini!

1. Amanda Gorman Bintangi Cover Majalah Vogue

Amanda Gorman Bintangi Cover Majalah Vogue (Foto: cnn.com)

Sosok Amanda Gorman terus menjadi sorotan setelah membagikan puisinya yang menginspirasi pada Hari Pelantikan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, pada bulan Januari silam. Pemenang The National Youth Poet ini telah menandatangani kontrak baru-baru ini dengan agensi IMG Models yang menandai langkah baru dalam karirnya di dunia modeling.

Amanda Gorman juga menjadi penyair pertama yang membintangi sampul majalah setelah bergabung sebagai wajah baru dalam keluarga Vogue. Potretnya akan ditampilkan di sampul majalah Vogue edisi Mei. Fotografer Annie Leibovitz dipercaya untuk melakukan pemotretan tersebut. Untuk menghormati asal-usul Amanda Gorman, pemotretan ini mengenakan desain Virgil Abloh.

Majalah Vogue edisi bulan Mei hadir denga judul “The Rise and Rise of Amanda Gorman – Poet, Activist, Phenomenon”. Pada kesempatan ini Amanda Gorman ingin menekankan bahwa ia ingin dikenal karena karyanya. “Saat saya menjadi bagian dari kampanye, entitas tersebut bukanlah tubuh saya. Itu adalah suara saya,” katanya.

2. Kolaborasi Heron Preston dengan Calvin Klein

Kolaborasi Heron Preston dengan Calvin Klein (Foto: augustman.com)

Desainer streetwear ternama, Heron Preston menjadi kolaborator terbaru bagi Calvin Klein. Kerja sama ini dilakukan untuk koleksi Spring 2021. Koleksi kali ini akan menggambarkan gaya Heron Preston maupun Calvin Klein yang menghadirkan karya-karya netral gender serta ramah lingkungan.

Menampilkan kecenderungan kedua desainer, koleksinya akan menggabungkan gaya khas heron Preston dengan potongan-potongan inti Calvin Klein. Sejumlah koleksi yang akan dihadirkan, antara lain kaus, hoodie, serta pakaian dalam. Koleksi-koleksi tersebut telah diluncurkan pada tanggal 23 April.

Jacob Jordan selaku Global Chief Merchant Calvin Klein memberikan sejumlah pernyataan mengenai kolaborasi ini. “Saya melihat proyek ini sebagai langkah pertama; ini adalah kebangkitan kembali untuk merek, mendekatkan kita dalam hubungan kita dengan budaya dan kreativitas. Ini tentang membentuk kemitraan yang saling berhubungan yang dapat membantu kami menceritakan kisah kami dengan cara yang mungkin tidak dapat kami lakukan sendiri,” ungkapnya.

3. Kate Moss Bekerja dengan NFT

Kate Moss Bekerja dengan NFT (Foto: highsnobiety.com)

Supermodel Kate Moss menjual tiga video sebagai NFT yang merupakan suatu bentuk cryptocurrency. NFT sendiri dalah token yang tidak dapat dipertukarkan dan beberapa bulan terakhir menjadi semakin populer. Pada kesempatan ini Kate Moss akan melelang tiga video, yaitu Drive with Kate, Walk with Kate, dan Sleep with Kate.

“Seni bagi saya selalu tentang momen. Waktu adalah hal yang tidak pernah cukup dan tidak menunggu siapa pun. Saya tertarik dengan siapa yang ingin memiliki momen saya,” ungkap Kate. “Saya juga tertarik pada gagasan bahwa kepemilikan ini dapat digunakan untuk membantu orang lain yang membutuhkan agar mendapatkan lebih banyak darinya. Saya berharap dapat melihat eksperimen ini selesai.” tambahnya.

Kate Moss bekerja dengan Moments in Time Collective di video yang menurutnya mewakili bagian dari hidupnya. Lelang video tersebut dilaksanakan pada hari Selasa pukul 09.00 Selasa yang akan berlangsung selama 24 jam. Hasil penjualannya akan disumbangkan pada badan awal Gurls Talk milik Adwoa Aboah.

4. Saks Fifth Avenue menjadi Fur-Free

Saks Fifth Avenue menjadi Fur-Free (Foto: fashionunited.uk)

Pusat perbelanjaan mewah Amerika Serikat, Sks Fifth Avenue akan menghentikan penjualan rambut hewan secara bertahap. Perubahan ini akan dilakukan baik secara online maupun di tokonya. Pusat perbelanjaan ini telah menetapkan tujuannya untuk dicapai pada akhir Tahun Keuangan 2022 dengan menyebutnya sebagai masalah sosial signifikan.

Saks Fifth Avenue akan berhenti menjual rambut hewan, namun pengecer tetap mempertahankan beberapa barang terkait, seperti bulu palsu, kulit, pencukur, bulu, dan kulit kambing. “Kami menyadari bahwa tren terus berkembang dan bahwa penjualan rambut hewan tetap menjadi masalah sosial yang signifikan,” ujar Tracy Margolies, Chief Merchandising Officer di Saks Fifth Avenue.

Tak hanya memberhentikan penjualan rambut hewan, Saks Fifth Avenue juga memberikan pengumuman bahwa semua salon rambut hewan Saks akan tutup pada akhir Tahun Keuangan 2021. Pengecer lain telah melakukan langkah yang sama, termasuk Nordstrom dan Bloom.