google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Fashion Spotlight: David’s Bridal Memperluas Kategori Koleksinya – Twitter Menguji Coba Fitur Belanja Langsung di Halaman Merek

David’s Bridal Memperluas Kategori Koleksinya – Twitter Menguji Coba Fitur Belanja Langsung di Halaman Merek (Foto: fashionunited.in)

Fashion spotlight kembali hadir dengan sejumlah berita menarik dari dunia mode. Mulai dari merek David’s Bridal yang mempeluas kategori koleksinya, hingga Twitter yang mencoba fitur baru yang memungkinkan penggunanya untuk berbelanja langsung dari halaman merek. Yuk, simak berita selengkapnya di fashion spotlight berikut!

1. David’s Bridal Memperluas Kategori Koleksinya

David’s Bridal Memperluas Kategori Koleksinya (Foto: fashionunited.com)

David’s Bridal telah mengembangkan kategori baru untuk koleksinya, termasuk koleksi pengiring pengantin tambahan, gaun acara khusus lainnya, aksesori, serta pakaian dalam yang diluncurkan dengan merek eksklusif Galina Signature. Peritel busana pengantin ini memanfaatkan rantai pasokan vertikalnya untuk merespon tren dengan cepat, serta menghadirkan koleksi label utamanya yang kemudian diperluas untuk memberikan berbagai penawaran produk bagi para pelanggannya.

Koleksi dengan merek Galina Signature ini dibagi menjadi sejumlah lini koleksi, termasuk Galina Signature Bridesmaids yang menampilkan kain high-shine, plunging necklines, dan beragam warna eksklusif. Berikutnya ada lini eksklusif Galina Signature Lingerie yang menampilkan setidaknya 15 gaya unik mulai dari ukuran yang kecil hingga dua kali lipat lebih besar.

David’s Bridal juga telah memperluas lini pengantin, acara, serta aksesori. Lini aksesori sendiri hadir dengan ekspansi terbaru yang meliputi koleksi perhiasan, tas tangan, serta sepatu yang koleksinya mencakup detail manik-manik tebal serta kain mengkilap. Galina Signature sendiri merupakan satu dari lima label eksklusif untuk David’s Bridal. Koleksi dalam lini-lini baru tersebut kini telah tersedia di seluruh 300 lokasi ritel serta situs online merek.

2. Twitter Menguji Coba Fitur Belanja Langsung di Halaman Merek

Twitter Menguji Coba Fitur Belanja Langsung di Halaman Merek (Foto: fashionunited.in)

Menganggapi dunia belanja online yang tengah memanas, Twitter mulai memasuki dunia belanja dengan menguji coba fitur baru yang memungkinkan para penggunanya membeli produk langsung dari profil merek. Perusahaan sebelumnya telah mengungkapkan melalui blog Twitter, bahwa mereka telah mengeksplorasi ide untuk menambahkan tombol “Buy Now”, halaman produk, serta koleksi produk pada tahun 2015 silam,meski pada akhirnya mereka memutuskan untuk tidak fokus pada area lain.

Saat ini Twitter tengah meninjau kembali ide-ide tersebut. Sebagai langkah pertamanya, perusahaan telah meluncurkan uji coba fitur ‘Shop Module’ yang memungkinkan para pengguna Twitter untuk berbelanja langsung dari halaman merek. Fitur ini merupakan ruang khusus pada bagian atas profil merek untuk memamerkan produk mereka. Para pengguna dapat mempelajari produk merek lebih lanjut dengan menggulir korsel produk tanpa meninggalkan Twitter.

Twitter mengungkapkan tengah menguji coba fitur dengan beberapa merek di Amerika Serikat, di mana para pengguna yang menggunakan media sosial tersebut dalam bahasa Inggris pada perangkat iOS dapat menggunakan fitur baru tersebut. Sebelum Twitter, raksasa media sosial lain telah lebih dahulu melakukan eksplorasi untuk mengintregasi fitur belanja ke dalam platformnya, sebut saja Facebook, Tiktok, Snapchat, hingga Pinterest.

3. LK Bennett Meluncurkan Layanan Sewa

LK Bennett Meluncurkan Layanan Sewa (Foto: fashionunited.com)

Merek mode mewah LK Bennet telah meluncurkan layanan sewa pakaian berlagganan tanpa batas, LK Borrowed. Didukung oleh layanan manajemen e-comerce CaaStle, para pelanggan di Inggris dapat menyewa koleksi RTW paling populer dari LK Bennett melalui layanan LK Borrowed tersebut. Para pengguna dapat berlangganan dengan biaya 79 pound setiap bulan dan akan menerima dua item pada kotak pertama mereka. Pelanggan juga bisa melakukan pertukaran tanpa batas dengan pengiriman gratis dua arah, serta pencucian gratis ramah lingkungan.

Bagi yang ingin menyimpan barang LK Bennett setelah disewa, mereka dapat membelinya dengan potongan harga mencapai 50 persen dari harga eceran. Setiap minggunya, LK Borrowed akan meluncurkan gaya baru, sehingga para penggunanya dapat meelusuri koleksi dan menambahkan gaya yang diinginkan ke lemari pakaian virtual mereka. Pengguna juga bisa menyesuaikan pengiriman berikutnya menggunakan fitur Dart.

Mitra LK Bennett sendiri, yaitu CaaStle merupakan platform teknologi persewaan B2B di Amerika Serikat yang telah berkembang secara internasional dan menawarkan layanan persewaan berlangganan di Inggris. CaaStle mengoperasikan layanan persewaan dengan teknologi dan logistik eksklusif, kemudian ACS Clothing Ltd bertugas untuk menangani operasi pembersihan dan pemenuhan pada fasilitas ACS di Glasglow.

“Kami sangat senang bermitra dengan CaaStle untuk menghadirkan cara belanja baru yang lebih berkelanjutan kepada pelanggan. “Kami percaya penawaran sewa yang menarik ini akan menarik basis pelanggan baru ke LKB karena akan memungkinkan pelanggan untuk memiliki produk berkualitas indah yang tak ada habisnya untuk dipakai, sambil membatasi dampak lingkungan dari fashion, melalui lemari pakaian yang berputar. Selanjutnya, dengan menawarkan sewa kepada pelanggan kami, kami menyediakan pilihan untuk mengenakan pakaian premium yang fantastis dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Darren Top, CEO di LK Bennett.

4. YNAP Telah Memenuhi Target Listrik Terrbarukan di Seluruh Fasilitasnya

YNAP Telah Memenuhi Target Listrik Terrbarukan di Seluruh Fasilitasnya (Foto: fashionunited.com)

Grup mewah asal Italia, Yoox Net-a-Porter (YNAP) mengumumkan bahwa mereka telah mencapai tujuannya untuk mendapatkan 100 persen listrik terbarukan pada seluruh fasilitas yang telah dioperasikan dan dikelolanya pada akhir 2020. Target yang mereka umumkan pada November tahu lalu tersebut merupakan bagian dari ‘Infinity’, yaitu strategi keberlanjutan yang lebih luas.

YNAP mengungkapkan bahwa perusahaan telah memenuhi target yang ditetapkan dalam RE100. Ketetapan tersebut merupakan inisiatif perusahaan yang menytukan bisnis top dari seluruh dunia yang berkomitmen untuk mencapai 100 persen listrik terbarukan. YNAP sendiri merupakan peritel mode mewah online pertama yang bergabung dalam RE100.

YNAP sendiri bertujuan untuk menjadi iklim positif pada seluruh operasinya dan rantai nilai label pribadi pda tahun 2030 sebagai bagian dari strategi ‘Infinity’. Bila ditarik ke belakang, YNAP sebenarnya telah menjadi tonggak utama dalam langkah tersebut, mengingat pada tahun 2018 mereka mencapai 100 persen energi terbarukan di seluruh operasionalnya di Italia dan tahun 2020 di Amerika Serikat.

5. Missoni Berharap Dapat Menarik Generasi Baru Pasca Kolaborasi Bersama Palm Angels

Missoni Berharap Dapat Menarik Generasi Baru Pasca Kolaborasi Bersama Palm Angels (Foto: fashiounited.com)

Missoni kembali menegaskan misinya untuk menjadi merek yang relevan, keren, dan kontemporer untuk menaklukkan pembeli generasi baru dan juga pecinta mode melalui iklan terbarunya. Kampanye ‘Life in colours’ untuk koleksi AW21/22 ini memetakan arah dan juga visi baru di bawah CEO baru merek, Livil Proli. Melalui kampanye ini, koleksi debut direktur kretif baru Alberto Caliri akan dipamerkan dan akan diresmikan pada gelaran Milan Fashion Week September mendatang.

Alberto Caliri sendiri bukanlah nama baru dalam merek, mengingat ia telah bekerja bersama Angela Missoni selama 15 tahun sebelum ia melepaskan peran desainernya untuk memimpin dewan merek. Missoni baru-baru ini juga telah berkolaborasi dengan Palm Angels di mana Angela Missoni dan Fransesco Ragazzi mengembangkan koleksi co-brand sebanyak 150 buah.

“Saya sangat menghargai fakta bahwa Francesco menemukan begitu banyak inspirasi di dunia kita dan dia berpikir bahwa merek kami yang sudah mapan masih memiliki banyak hal untuk dikatakan, juga kepada generasi baru. Saya selalu percaya bahwa ini adalah jalan yang perlu dilalui untuk mendekati generasi baru, tanpa kehilangan identitas kita, DNA kita, gaya ikonik kita. Saya pikir salah satu rahasia di balik umur panjang Missoni adalah fakta bahwa itu lintas generasi dan saat ini itu adalah sesuatu yang lebih penting daripada sebelumnya karena yang benar-benar penting sekarang bukanlah usia Anda, tetapi mentalitas Anda,” ungkap Missoni dalam sebuah wawancara.

Demikianlah rangkaian berita dalam fashion spotlight kali ini. Sampai jumpa di fashion spotlight berikutnya!