google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Fashion Spotlight: Harry Styles Meluncurkan Merek Kecantikan – Burberry Membuka Toko Utama di Shanghai

Harry Styles Meluncurkan Merek Kecantikan – Burberry Membuka Toko Utama di Shanghai (Foto: hypebae.com)

Fashion spotlight kembali hadir dengan rangkaian berita hangat dari dunia mode. Mulai dari Harry Styles yang meluncurkan merek kecantikan Pleasing dengan produk pertama berupa cat kuku dan serum, hingga Burberry yang membuka toko utama di Shanghai dengan konsep desain global baru merek. Yuk, simak berita selengkapnya melalui fashion spotlight berikut!

1. Harry Styles Meluncurkan Merek Kecantikan

Harry Styles Meluncurkan Merek Kecantikan (Foto: lifestyleasia.com)

Pada hari Selasa, Harry Styles mengkonfirmasi peluncuran merek kecantikannya, yang disebut Pleasing. Sebelumnya, desas-desus bisnis kecantikan tersebut pertama kali muncul ketika merek dagang untuk nama perusahaan Pleased As Holdings Ltd diajukan pada bulan Mei lalu. Namun, tidak ada konfirmasi mengenai kategori produk yang diumumkan, selain beroperasi di ruang parfum dan kosmetik. Produk pertama Pleasing termasuk cat kuku yang tersedia dalam empat set seharga 59 euro atau sekitar Rp 952.000.

Selain cat kuku, tersedia pula serum yang disebut Pleasing Pen. Produk ini dilengkapi roller baja untuk bibir dan mata yang dibanderol seharga 27 euro atau sekitar Rp 435.000. Cat kuku dan juga serum tersedia di toko online merek tersebut. “Ini dimulai dengan cat kuku, karena itu adalah jenis kelahiran untuk apa itu. Selama pandemi rasanya lebih dari sekadar cat kuku. Saya pikir inti dari Pleasing adalah menemukan momen-momen kecil kebahagiaan dan menunjukkannya kepada orang-orang,” kata Hary Styles dalam wawancara bersama Dazed & Confused.

Peluncuran merek ini tentu menjadi langkah baru bagi anggota grup One Direction tersebut di dalam industri kecantikan. Untuk peluncuran produk pertama merek, perusahaan ini bermitra dengan Nest. Nest sendiri adalah organisasi nirlaba yang mendukung pertumbuhan. Organisasi ini bertanggung jawab dan memiliki keterlibatan kreatif ekonomi pengrajin dan seniman untuk membangun dunia dengan kesetaraan gender dan inklusi ekonomi yang lebih besar.

2. Burberry Membuka Toko Utama di Shanghai

Burberry Membuka Toko Utama di Shanghai (Foto: fashionunited.nz)

Burberry telah membuka toko utamanya di Shanghai, tepatnya di Shanghai Plaza 66. Ini merupakan toko unggulan kedua yang menampilkan konsep desain global baru dari merek tersebut. Flagship ini dirancang bersama arsitek Vincenzo De Cotiis. Desainnya mencondongkan klasisisme Burberry yang sudah dikenal, menciptakan lingkungan yang lebih modern melalui penjajaran elemen mewah. Warna inti dari merek, krem, hitam, putih dan merah, ditempatkan di seluruh toko dengan pola ikonik Burberry yang diinterpretasikan ulang ke zona cermin langit-langit.

“Kami ingin menciptakan cangkang domestik, rumah di mana seni, budaya, dan orang-orang bergerak melalui modernitas yang cerdas dan elegan. Tempat itu sebagai potret,” kata De Cotiis, berbicara tentang desain toko. Sebagai hasil dari komitmen berkelanjutan Burberry terhadap keberlanjutan, toko Plaza 66 adalah karbon netral dan menjalani proses sertifikasi Leadership in Energy and Environmental Design. Merek mewah ini berencana untuk membuka dua toko andalan lagi di Paris dan London pada tahun depan.

Kedua toko unggulan baru tersebut rencananya menampilkan konsep desain terbarunya. “Kami senang membuka pintu toko andalan terbaru kami di Plaza 66 di kota Shanghai yang sangat dinamis dan kosmopolitan. Sebuah tempat penemuan, toko ini merupakan simbol dari warisan kami yang kaya, sekaligus mewujudkan kreativitas dan inovasi dengan konsep desain global baru kami, sambil mendukung ambisi China untuk menjadi netral karbon,” kata presiden Burberry China, Josie Zhang.

3. Nike Menunda Perilisan Sepatu Kets Kolaborasi Bersama Travis Scott

Nike Menunda Perilisan Sepatu Kets Kolaborasi Bersama Travis Scott (Foto: scmp.com)

Nike Inc. telah mengumumkan akan menunda peluncuran kolaborasi sepatu ketsnya dengan Travis Scott. Keputusan ini diambil setelah terjadi insiden kematian 10 orang di festival sang rapper, Astroworld, yang terjadi di Houston awal bulan ini. Sebelumnya sepatu kets Nike Air Max 1 x Cactus Jack dijadwalkan untuk diluncurkan pada bulan Desember mendatang. Tetapi perusahaan tersebut telah menarik kampanye kolaborasi. Hingga saat ini belum ada tanggal rilis baru yang diumumkan oleh Nike.

“Untuk menghormati semua orang yang terkena dampak peristiwa tragis di Festival Astroworld, kami menunda peluncuran Air Max 1 x Cactus Jack,” ungkap Nike dalam sebuah pernyataan di situs web merek. Travis Scott sendiri tengah menghadapi banyak tuntutan hukum perdata menyusul peristiwa yang terjadi di festivalnya. Pada tragedi berdarah tersebut terjadi gelombang massa dengan lebih dari 300 orang dirawat di lokasi karena cedera dan sedikitnya 25 orang dirawat di rumah sakit.

Dalam sebuah pernyataan, Scott mengungkapkan bahwa ia benar-benar hancur oleh apa yang terjadi. Sang rapper juga berjanji untuk bekerja bersama dengan komunitas Houston untuk menyembuhkan dan mendukung keluarga korban yang membutuhkan. Scott sebelumnya pernah berkolaborasi dengan Nike dalam kolaborasi edisi terbatas yang cepat habis terjual. Ia juga telah bekerja dengan merek-merek ternama, seperti McDonald’s, Hot Wheels, Helmut Lang dan Saint Laurent. Dior saat ini memiliki kolaborasi pakaian pria dengan Scott dalam pengerjaan untuk musim depan.

4. Rolling Stones Meluncurkan Kolaborasi Bersama Tommy Hilfiger Melalui Toko Carnaby

Rolling Stones Meluncurkan Kolaborasi Bersama Tommy Hilfiger Melalui Toko Carnaby (Foto: ww.fashionnetwork.com)

Sejak Rolling Stones dibuka di toko Carnaby Street London 14 bulan lalu, mereka sibuk mengembangkan kolaborasi untuk mempertahankan hubungan dengan audiens yang lebih muda. Kali ini Rolling Stone hadir dengan kolaborasi yang lebih besar. Grup merchandising RS No 9. Carnaby dari band rock terkenal tersebut telah bekerja sama dengan Tommy Hilfiger untuk merilis koleksi terkait musik. Kolaborasi bertajuk ‘Tommy Revisited: Music Edition’ ini hadir dengan koleksi yang menggabungkan streetwear Tommy Jeans dengan pakaian yang terinspirasi merchandise tur.

Koleksi kolaborasi ini dibuat dengan menghormati legenda musik yang mencakup band rock legendaris, The Rolling Stones. Menurut rumah mode asal Amerika tersebut, pada hari-hari awal di dunia fashion, musik telah memainkan peran penting dalam kehidupan dan karya desainer tersebut, serta dalam DNA merek Tommy Jeans. “Jadi The Rolling Stones adalah salah satu band pertama yang membuat Hilfiger jatuh cinta”, ungkap rumah mode Tommy Hilfiger.

Rangkaian koleksi streetwear ini berpusat pada tee, hoodies, dan kemeja berlogo ‘lidah & bibir’ yang terkenal untuk merayakan merchandise tur ‘1999 Rolling Stones X Tommy Hilfiger No Security’. Koleksi kali ini hadir dengan sentuhan streetwear Tommy Jeans. Toko Rolling Stone di London sendiri dibuat dalam kemitraan dengan Bravado, perusahaan manajemen merek dan merchandise Universal Music Group yang juga telah bekerja sama dengan Tim GB untuk meluncurkan koleksi Olimpiade musim panas, rangkaian produk untuk Kejuaraan Euro, dan Sunnylife Australia.

5. Cartier Merilis Film Love Is All

Cartier Merilis Film Love Is All (Foto: uncrazed.com)

Cartier telah merilis film Love Is All, yang direkam oleh sutradara dan fotografer mode Charlotte Wales. Film ini menyatukan banyak kolega dari Cartier. Para pemainnya termasuk Ella Balinska, Mariacarla Boscono, Monica Bellucci, Khatia Buniatishvili, Lily Collins, Golshifteh Farahani, Mélanie Laurent, Troye Sivan, Willow Smith, Annabelle Wallis, Jackson Wang dan Maisie Williams. Film yang difilmkan di Paris, Los Angeles dan Shanghai ini merangkum keluarga dalam segala bentuk, dan menyoroti pentingnya “keragaman budaya dan seni” di Cartier.

“Ini adalah bagian dari filosofi Cartier untuk percaya bahwa kita lebih kuat dan lebih otentik bersama, dan itulah sebabnya kami mengumpulkan komunitas seniman yang menginspirasi ini yang merangkul kehidupan dengan rasa perayaan. Bersama-sama, mereka tampaknya menentang gravitasi melalui kotak merah Cartier, yang telah mereka isi dengan rasa gembira,” kata Arnaud Carrez, wakil presiden senior dan kepala pemasaran Cartier. Film ini menggunakan melodi pop 70-an, yang disusun Roger Glover dan Ronnie James Dio yang disebut Everybody’s Got To Live Together.

Demikianlah ulasan berita mode dari fashion spotlight. Jangan lupa untuk selalu update berita seputar dunia mode hanya di fashion spotlight. Sampai jumpa di fashion spotlight berikutnya!