google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Fashion Spotlight: Label Pakaian Mewah Orchard Moon Resmi Diluncurkan – Kolaborasi Duke & Dexter dan Playboy

Oncept (Foto: settingmind.com)

Fashion spotlight kembali lagi dengan sejumlah berita baru dari dunia mode. Mulai dari peluncuran label Orchard Moon hingga kolaborasi dari merek alas kaki Duke & Dexter dan majalah ikonik Playboy. Yuk, simak berita selengkapnya berikut ini!

1. Label Pakaian Tidur Mewah Orchard Moon Resmi Diluncurkan

Label Pakaian Tidur Mewah Orchard Moon Resmi Diluncurkan (Foto: orchardmoon.com)

Dunia mode kembali mendapatkan pendatang baru di jajaran luxury nightwear, yaitu Orchard Moon. Orchard Moon adalah label baru yang fokus pada koleksi pakaian tidur mewah berkelanjutan. Merek ini memastikan produknya mengandung karbon positif dan mendukung proyek reboisasi yang berkelanjutan di dunia. Setiap setnya terbuat dari kain berbahan selulosa halus dengan berat sedang, menggunakan filamen Tencel dan lyocell yang merupakan kain berkelanjutan.

Konsep berkelanjutan juga hadir pada setiap elemen koleksi, seperti kancing dari kacang corozo, karet elastis alami, serta label merek dari katun tenun. Koleksi perdana Orchard Moon terinspirasi oleh taman bunga, musim panas, serta daydreams. Sementara untuk warnanya, koleksi tersebut memilih palet warna biru yang melambangkan langit dan air, hijau daun, serta motif bunga dalam warna pink, oranye, peach, dan ungu.

Peluncuran Orchard Moon sebagai label pakaian tidur mewah baru di dunia mode dianggap mengambil waktu yang tepat, sebab pasar tersebut diproyeksikan mengalami pertumbuhan menjadi 19,5 miliar dolar di antara tahun 2020 dan 2024. Koleksi perdana dari Orchard Moon telah diluncurkan dan dapat dibeli dengan kisaran harga 22 pound hingga 280 pound atau sekitar Rp 440.000 hingga Rp 5.700.000.

2. Kolaborasi Duke & Dexter dan Playboy

Kolaborasi Duke & Dexter dan Playboy (Foto: countryandtownhouse.co.uk)

Merek alas kaki asal Inggris, Duke & Dexter melakukan kolaborasi dengan majalah ikonik, Playboy, untuk meluncurkan koleksi sepatu dan aksesori dalam jumlah yang sangat terbatas. Koleksi baru ini terdiri atas delapan desain sepatu yang akan diproduksi sebanyak 200 pasang saja. Kolaborasi ini juga akan menghadirkan sejumlah aksesori, termasuk jubah kamuflase kelinci yang dibuat bersama penjahit Inggris, Joseph Darcy.

“Merupakan hak istimewa untuk bekerja sama dengan Playboy, ikon yang relevansi dan dihormati telah bertahan dalam ujian waktu. Kami sangat bersemangat untuk menunjukkan siapa Duke & Dexter dan Playboy modern yang subversif, berselera tinggi, dan sadar,” ungkap Archie Hewlett, perwakilan dari Duke & Dexter.

“Koleksi ini merayakan era keemasan salah satu majalah paling ikonik di dunia, dengan menghilangkan mitos dan merayakan kelas, nostalgia, dan relevansi budaya dengan semua cara yang benar bersama Luka Sabbat,” tambah Archie. Koleksi ini dibuat dalam jumlah yang sangat terbatas dan sudah tersedia secara online di Duke & Dexter serta Allsole.

3. Megan Key Campos dan Nick Lucio Luncurkan Merek Oncept

Megan Key Campos dan Nick Lucio Luncurkan Merek Oncept (Foto: settingmind.com)

Megan Key Campos dan Nick Lucio telah meluncurkan merek alas kaki di New York City. Keduanya sebelumnya merupakan rekan kerja dan memiliki pengalaman bersama dalam hal desain alas kaki lebih dari 40 tahun. Oncept mencitakan visi baru dari EDIT yang sempurna dan akan menampilkan lima gaya setiap musim dengan mengabungkan perhatian terhadap produksi dan detail koleksinya.

Menurut situs web resminya, Oncept adalah “kesaksian untuk berpasangan, fokus pada hal-hal yang lebih baik, dan menyederhanakan hidup di dunia baru yang sedang berkembang.” Sejalan dengan tujuan tersebut, merek ini mempertimbangkan lingkungan dalam hal pengemasan, di mana semua produknya dikirim tanpa menggunakan tisu atau bahan plastik di dalam kotak.

Koleksi perdana dari Oncept kali ini terdiri atas sandal dan sepatu kets dengan palet warna botani dan netral. Produk-produk tersebut telah tersedia secara online di situs resmi Oncept dan dibanderol dengan harga 250 dolar sampai 200 dolar. Pada setiap pembelian, alas kaki akan dimasukkan dalam tote organik yang dapat digunakan kembali dan dikemas menggunakan kotak yang terbuat dari kemasan daur ulang.

4. H&M Meluncurkan Higg Index Sustainability Profile

H&M Meluncurkan Higg Index Sustainability Profile (Foto: fashionunited.uk)

H&M mengambil langkah berkelanjutan dengan meluncurkan versi pertama Higg Index Sustainability Profile di toko online-nya di Eropa dan Amerika Serikat. Dengan demikian, H&M menjadi salah satu merek yang mengawali penerapan Higg Index Sustainability Profile yang dirancang oleh Sustainable Apparel Coalition (SAC) dan Higg. Langkah ini membuat H&M ini dapat berbagi skor kinerja tentang dampak lingkungan berdasarkan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat produknya.

Setiap produk keluarannya akan diberi skor mengenai dampaknya terhadap lingkungan berdasarkan bahan-bahan yang digunakan dengan skor dasar hingga tiga. Apabila produk dibuat dari bahan konvensional, maka akan diberi skor dasar. Sementara skor satu, dua, dan tiga diberikan untuk produk yang dibuat degan bahan yang mampu memberi dampak lebih rendah bagi lingkungan.

Konsumen juga dapat melihat detail dampak produk yang berkaitan dengan pemanasan global, penggunaan air, bahan bakar fosil, serta pencemaran air. Peluncuran bersi pertama dari Higg Index Sustainability Profile ini tentu menjadi bukti komitmen H&M dalam menyediakan transparansi dampak produknya terhadap lingkungan. H&M juga mengungkapkan akan terus meningkatkan penggunaan Higg Index Sustainability Profile sepanjang tahun 2021 hingga 2022.

5. Marimekko dan Adidas Luncurkan Koleksi Pakaian Olahraga

Marimekko dan Adidas Luncurkan Koleksi Pakaian Olahraga (Foto: bpositivenow.com)

Marimekko dan Adidas luncurkan koleksi pakaian olahraga hasil kolaborasinya yang menggabungkan seni cetak dan pertunjukan. Koleksi ini tersedia dalam edisi terbatas yang dibuat dengan memprioritaskan prinsip keberlanjutan. Terbuat dari kain kinerja khas Adidas, koleksi ini menghadirkan pola yang berani dan bersemangat khas Marimekko. Kolaborasi ini menggunakan bahan-bahan baru, seperti benang daur ulang untuk membantu mengurangi jejak lingkungan.

“Cetakan Marimekko yang berani dan berbeda sangat cocok dengan pakaian olahraga inovatif Adidas. Kapsul fungsional namun menyenangkan ini bertujuan untuk memicu kegembiraan eksplorasi dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap koleksi kolaborasi Adidas dan Marimekko akan menginspirasi banyak orang di seluruh dunia,” ungkap CEO Marimekko, Tiina Alahuhta-Kasko.

Kolaborasi ini akan menghasilkan sejumlah item, yang terdiri atas produk training, pakaian renang, outerwear, sepatu dan juga aksesori. Produk-produk ini akan dibuat dengan dua pola Marimekko yang ikonik, yaitu annika rimala’s laine atau gelombang dan maija louekari’s räsymatto atau kain permadani. Bagi para penggemar mode yang tertarik memiliki produk kolaborasi ini, koleksi tersebut dapat dibeli mulai tanggal 1 Juni 2021 melalui toko resmi Marimekko atau Adidas.

Demikianlah informasi terbaru seputar dunia mode internasional. Jangan lupa untuk selalu update berita dari lini fashion melalui fashion spotlight!