google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Fashion Spotlight: Liu Jo Menggugat Kendall Jenner – Victoria’s Secret Sepenuhnya Berpisah dari Bath & Body Works, Inc.

Liu Jo Menggugat Kendall Jenner (Foto: ww.fashionnetwork.com)

Fashion spotlight kebali hadir dengan sejumlah berita menarik seputar dunia mode. Mulai dari model top Kendall Jenner yang digugat oleh merek mewah asal Italia Liu Jo, hingga Victoria’s Secret yang telah berpisah sepenuhnya dari Bath & Body Works, Inc. Yuk, simak ulasan beritanya melalui fashion spotlight berikut ini!

1. Liu Jo Menggugat Kendall Jenner

Liu Jo Menggugat Kendall Jenner (Foto: m.economictimes.com)

Merek fashion Italia Liu Jo menggugat Kendall Jenner atas dugaan pelanggaran kontrak model. Menurut pengaduan hukum yang diajukan Liu Jo, tuntutan ini dilayangkan karena model top asal Amerika tersebut diduga melanggar persyaratan kontrak modeling yang mengharuskannya tampil untuk dua pemotretan.

Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Distrik AS di Manhattan pada hari Senin malam. Dalam gugatan tersebut dijelaskan bahwa Jenner hanya mengambil bagian pertama dari dua pemotretan yang telah direncanakan. Jenner tidak pernah muncul untuk pemotretan kedua yang semula dijadwalkan pada Maret 2020, namun ditunda karena pandemi global Covid-19.

Berdasarkan pengaduannya, Liu Jo telah membayar $1,35 juta kepada sang model untuk layanan yang tercakup dalam kontrak 2019, yaitu dua kali pemotretan. Sayangnya saat pihak Liu Jo mencoba beberapa kali menjadwalkan ulang untuk pemotretan kedua, mereka tidak mendapatkan tanggapan dari pihak Jenner. Liu Jo juga mengungkap gagal mendapatkan pengembalian uang dari pembayarannya ke Jenner. Dengan demikian dalam pengaduannya, Liu Jo meminta ganti rugi setidaknya $1,8 juta.

2. Victoria’s Secret Sepenuhnya Berpisah dari Bath & Body Works, Inc.

Victoria’s Secret Sepenuhnya Berpisah dari Bath & Body Works, Inc. (Foto: yahoo.com)

Beberapa waktuyang lalu Victoria’s Secret & Co. mengumumkan rencana pemisahannya dari L Brands, Inc atau yang kini dikenal dengan Bath & Body Works, Inc. Kini pemisahan tersebut telah terselesaikan dan Victoria’s Secret & Co. sekarang menjadi perusahaan publik yang independen. Victoria’s Secret termasuk Victoria’s Secret Lingerie, PINK dan Victoria’s Secret Beauty. Saham Victoria’s Secret akan mulai diperdagangkan di New York Stock Exchange di bawah simbol “VSCO.”

Pemisahan tersebut dicapai dengan pembagian 100 persen saham Victoria’s Secret kepada para pemegang saham biasa Bath & Body Works setelah pasar tutup pada 2 Agustus, dengan pemegang saham Bath & Body Works menerima satu lembar saham biasa Victoria’s Secret untuk setiap tiga saham Bath & Body Works saham biasa yang dimiliki pada penutupan bisnis pada tanggal pencatatan 22 Juli. “Hari ini menandai tonggak sejarah yang menarik saat kami memulai perjalanan kami sebagai perusahaan publik baru yang independen, berfokus pada menginspirasi wanita di seluruh dunia dengan produk dan pengalaman kelas dunia,” kata Martin Waters, CEO VS&Co., dalam sebuah pernyataan.

“Atas nama semua rekan kerja kami yang bersemangat, saya bangga dengan upaya kami untuk memposisikan ulang Victoria’s Secret untuk berkembang di lingkungan ritel kami yang terus berkembang. Kami terus memberikan hasil keuangan yang meningkat secara substansial dan kami menantikan banyak peluang di masa depan. Dengan dua merek keintiman dan kecantikan kami yang menentukan kategori, kemampuan omnichannel kami yang telah terbukti, jejak toko berukuran tepat dan loyalitas pelanggan yang kuat, kami berada di posisi yang baik untuk memberikan pertumbuhan jangka panjang dan penciptaan nilai,” tambah Martin.

3. Kebijakan Vaksin untuk New York Fashion Week

Kebijakan Vaksin untuk New York Fashion Week (Foto: hypebeast.com)

Jadwal pagelaran New York Fashion Week telah diumumkan beserta keputusan pelaksanaan runway fisiknya. Mengikuti keputusan tersebut, semua orang yang berencana terlibat dalam pagelaran mode tersebut harus sudah divaksinasi. IMG selaku produser NYFW: The Shows telah mengirimkan memo kepada desainer, tim PR, vendor, kontraktor, dan sponsor mereka untuk mewajibkan vaksinasi lengkap Covid-19 untuk semua orang yang menghadiri acara.

Rencana kesehatan dan keselamatan juga mencakup kebijakan penggunaan masker. IMG juga akan bekerja untuk mengirimkan protokol serta mengkonfirmasi status vaksinasi setiap orang yang terlibat dalam acara. Untuk anak di bawah usia 16 tahun, harus emberikan bukti tes Covid-19 yang negatif. Sementara segala kepatuhan terhadap protokol Covid-19, IMG juga bekerja sama dan menyerahkannya pada desainer, produser, serta tim PR.

Bagi mereka yang membutuhkan vaksin Pfizer dan Moderna, IMG turut membuat kalender di mana tanggal 2 Agustus adalah hari terakhir bagi mereka yang berencana hadir dan berpartisipasi untuk menerima vaksin dosis pertama. Sementara dosis kedua untuk masing-masing vaksin tersebut bisa didapatkan tanggal 23 Agustus dan untuk divaksinasi penuh pada hari pembukaan New York Fashion Week tanggal 8 September mendatang. Kemudian untuk vaksin Johnson & Johnson dosis pertama diberikan pada 25 Agustus dan vaksinasi penuh juga sama dilakukan di hari pembukaan acara.

4. Mike Ashley Akan Mengundurkan Diri dari Posisi CEO Frasers

Mike Ashley Akan Mengundurkan Diri dari Posisi CEO Frasers (Foto: ww.fashionnetwork.com)

Pengusaha Sports Direct dan miliarder ritel, Mike Ashley, tengah bersiap untuk mundur dari perannya sebagai CEO Frasers. Menurut laporan, kendali kerajaan ritelnya yang tengah berkembang tersebut akan diserahkan kepada calon menantunya, Michael Murray. Setelah pengunduran dirinya, Ashley diperkirakan akan mengambil peran sebagai wakil ketua dari perusahaan terdaftar yang dipimpinnya, Frasers Group.

Michael Murray sendiri dianggap sebagai pemimpin elevasi grup yang telah menjadi perhatian publik. Ia telah menjadi titik fokus dari banyak publisitas seputar rencana ekspasinya dalam beberapa periode terakhir. Sebut saja saat pembukaan toko kelas atas baru, alih-alih Ashley sebagai CEO, Murray-lah yang justru menjadi juru bicaranya.

Murray tampaknya telah memberikan sejumlah dampak, meredakan beberapa skeptisisme yang mengelilingi penunjukan aslinya dan peran berkelanjutannya dalam bisnis tersebut. Ia dinilai menjadi pendorong utama di balik modernisasi perusahaan dan pergerakannya ke kelas atas yang tampaknya telah membuahkan hasil bagi perusahaan seiring dengan peningkatan bisnisnya.

5. Asos Memanggil Pengacara untuk Menyelidiki Klaim Pelecehan

Asos Memanggil Pengacara untuk Menyelidiki Klaim Pelecehan (Foto: dailymail.co.uk)

Mengikuti sejumlah klaim mengenai perusahaan yang beredar, Asos dilaporkan telah merekrut pengacara untuk menyelidiki klaim pelecehan seksual dan juga intimidasi rasis di kantor pusat serta pusat layanan pelanggannya. Klaim tersebut dikirim melalui Instagram secara anonim yang menuduh Asos sebagai “klub anak laki-laki” di mana perilaku tidak pantas telah terjadi.

Perusahaan telah memanggil firma hukum Lewis Silkin untuk menyelidiki klaim anonim tersebut. Melalui seorang juru bicaranya, Asos mengungkapkan kepada publikasi berita bahwa perusahaan tengah menangani masalah yang sangat serius ini dan mengharapkan karyawan dapat berperilaku secara bertanggung jawab dan penuh hormat setiap saat.

“Segera setelah kami mengetahui tuduhan tentang kami dan merek lain, kami meluncurkan tinjauan internal, didukung oleh pakar hukum,” kata juru bicara itu. Asos sendiri telah memperhatikan kasus ini secara serius dengan mengambil langkah penyelidikan.

Demikianlah ulasan berita dalam fashion spotlight kali ini. Sampai jumpa di ulasan berita berikutnya!