google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Fashion Spotlight: L’Oréal Paris Akan Menggelar Pertunjukan di Paris Fashion Week – Emma Raducanu Menjadi Duta Baru Tiffany & Co.

L’Oréal Paris Akan Menggelar Pertunjukan di Paris Fashion Week – Emma Raducanu Menjadi Duta Baru Tiffany & Co. (Foto: neonormal.com.au)

Fashion spotlight kembali hadir dengan sejumlah berita menarik dari dunia mode internasional. Mulai dari L’Oréal Paris yang akan menggelar pertunjukan di runway Paris Fashion Week, hingga petenis muda Emma Raducanu yang ditunjuk sebagai duta baru merek Tiffany & Co. Yuk, simak ulasan berita selengkapnya berikut ini!

1. L’Oréal Paris Akan Menggelar Pertunjukan di Paris Fashion Week

L’Oréal Paris Akan Menggelar Pertunjukan di Paris Fashion Week (Foto: yahoo.com)

L’Oréal Paris berencana untuk menggelar pertunjukan di runway Paris Fashion Week. Merek kosmetik yang merupakan partner Paris Fashion Week ini akan menggelar acaranya pada 3 Oktober di Parvis des Droits de L’Homme. Acara bertajuk Le Défile L’Oréal Paris tersebut akan terbukauntuk umum dan disiarkan secara global ke lebih dari 30 negara melalui media sosial resmi L’Oréal Paris. Menjadi kolaborasi antara mode dan kecantikan, pertunjukan ini adalah yang kesekian kalinya. L’Oréal Paris telah menggelar pertunjukan pertamanya pada tahun 2017 di Champs Elysées.

Runway show tahun ini akan merayakan ulang tahun slogan L’Oréal Paris “Because You’re Worth It. Perlu diketahui bahwa tema tersebut mengambil fokus yang lebih besar dari sekadar pemberdayaan perempuan. Apalagi merek asal Paris tersebut telah meluncurkan program internasional bernama Stand Up Against Street Harassment. Program yang diluncurkan tahun lalu tersebut bertujuan untuk melatih satu juta perempuan dan laki-laki dalam intervensi pengamat.

L’Oréal Paris memang telah mengadakan acara serupa setiap musim gugur untuk Paris Fashion Week. Namun, pandemi global COVID-19 telah menghambat rencana mereka untuk tahun lalu. Pertunjukan ini akan menampilkan sejumlah juru bicara merek, termasuk Dame Helen Mirren, Camila Cabello, Liya Kebede, dan Marie Bochet. Melalui acara tersebut, L’Oréal Paris berusahauntuk menampilkan model dari beragam usia, warna kulit, dan juga jenis rambut.

2. Emma Raducanu Menjadi Duta Baru Tiffany & Co.

Emma Raducanu Menjadi Duta Baru Tiffany & Co. (Foto: peaknewsonline.com)

Petenis muda berbakat Emma Raducanu telah dikonfirmasi sebagai duta baru merek perhiasanTiffany & Co. Sebelumnya, remaja 18 tahun ini telah tampil sebagai tambahan menit terakhir di red carpet Met Gala dalam balutan gaun Chanel dan perhiasan Tiffany & Co. Nama Emma Raducanu memang tengah digandrungi setelah memberikan kejutan kemenangan pada AS Open. Kemenangan ini telah mengantarkannya pada kontrak dengan Tiffany & Co yang menempatkannya bersama nama-nama besar seperti Beyoncé, Jay-Z, Tracee Ellis Ross dan Anya Taylor-Joy.

“Ini adalah merek yang sangat ikonik dan saya merasa terhubung dengannya selama beberapa waktu. Saya mengenakan cincin, gelang, anting-anting, dan kalung salib selama turnamen (AS Open). Potongan-potongan ini akan selalu sangat istimewa bagi saya,” bunyi kutipan resmi dari Emma Raducanu. Selain kesepakatan bersama Tiffany & Co., beredar pula spekulasi bahwa petenis muda tersebut juga akan dikontrak oleh Chanel. Namun, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai spekulasi tersebut.

Kontrak yang ditawarkan oleh Tiffany & Co. dinilai mengambil momen yang tepat, apalagi Emma Raducanu kini tengah mencapai popularitasnya sebagai bintang olahraga. Bukan rahasia lagi bahwa Tiiffany & Co. yang menjadi bagian dari LVMH telah menetapkan tujuannya untuk modernisasi dan menarik demografi yang lebih muda. Begitu juga dengan kampanye baru-baru ini bersama Beyoncé dan Jay-Z dan juga kontrak bersama pemain ski gaya bebas Eileen (Ailing) Gu yang masih berusia 17 tahun.

3. Valentino Akan Memproduksi Hoodie “Vaccinated”

Valentino Akan Memproduksi Hoodie “Vaccinated” (Foto: fashionunited.com)

Valentino dikonfirmasi akan memproduksi hoodie bertuliskan “Vaccinated”. Produksi ini berawal dari postingan foto selfie di Instagram dari direktur kreatif merek, Pierpaolo Piccioli yang mengenakan hoodie hitam dengan logo Valentino “V” merah pada bagian dada dan tulisan “Vaccinated” di bawahnya. Meski awalnya dianggap hanya satu, namun banyak permintaan datang dari berbagai kalangan, mulai dari selebriti, editor, hingga penata mode papan atas yang memohon agar hoodie tersebut diproduksi.

Untuk memenuhi permintaan tersebut, Valentino akan menghadirkan hoodie tersebut dengan versi yang lebih tinggi melalui situs webnya. Hasil penjualan hoodie tersebut akan masuk ke UNICEF 100% untuk mendukung berjalannya programnya dengan World Health Organization’s Covax, yang bertujuan membantu menyediakan akses vaksin ke berbagai negara di mana itu tidak tersedia secara luas. Perlu diketahui bahwa pembuatan hoodie itu tidaklah mudah, mengingat Valentino maupun Piccioli telah membuatnya sejak awal.

Hoodie yang diposting oleh Piccioli sebelumnya diproduksi oleh perusahaan berbasis di Los Angeles, Cloney. Awalnya Piccioli memutuskan untuk membeli sisa stok hoodie tersebut dan memberikannya kepada beberapa teman selebritinya, termasuk Lady Gaga. Namun, respon hangat dari banyak pihak membuat Piccioli dan Cloney mencapai kesepakatan bahwa Valentino sekarang akan memproduksi hoodies di pabriknya dengan standar kemewahannya. Produk akhir akan menampilkan kedua logo dan menjadi kolaborasi Valentino x Cloney.

4. BALR Diluncurkan Kembali di Inggris dan Irlandia untuk AW21

BALR Diluncurkan Kembali di Inggris dan Irlandia untuk AW21 (Foto: ww.fashionnetwork.com)

BALR diluncurkan kembali di Inggris dan Irlandia pada musim ini. Merek gaya hidup mewah tersebut juga telah menunjuk agen Start sebagai mitra penjualnya di Inggris. Label asal Belanda ini akan diluncurkan di department store mewah Harvey Nichols dan Selfridges, serta di rantai Flannels Frasers Group yang kini tengah berkembang pesat. Peluncuran kembali merek ini dinilai mengambil momen yang tepat, karena Inggris dan Irlandia telah memutuskan untuk membuka kembali pasca lockdown menyusul suksesnya upaya vaksinasi di kedua negara.

Merek yang terkenal dengan fashion, produk perjalanan dan aksesoris untuk pria dan wanita ini didirikan delapan tahun lalu oleh mantan pesepakbola profesional Demy de Zeeuw bersama pengusaha Juul Manders dan Ralph de Geus. BALR didirikan dengan tujuan untuk menciptakan merek yang akan membuat gaya hidup pesepakbola profesional tersedia untuk semua orang dan produk dijual dengan harga premium hingga mewah.

Bukan rahasia lagi bahwa merek asal Belanda ini telah mendapat manfaat dari dorongan yang diberikan oleh sejumlah selebriti terkenal. BALR telah dikenakan oleh nama-nama besar, seperti Cristiano Ronaldo, Dani Avez, Neymar Jr, Torres, dan Gabrielle Union. Selain itu, reputasi merek ini juga telah dibantu oleh kolaborasi dengan merek besar seperti Puma, Rolex dan Swarovski, dan mensponsori kit pelatihan untuk tim Manchester City Football.

5. LVMH Mencari 25.000 Staf Muda dalam Upaya Rekrutmen

LVMH Mencari 25.000 Staf Muda dalam Upaya Rekrutmen (Foto: ww.fashionnetwork.com)

Raksasa barang mewah LVMH mengungkapkan rencananya untuk mempekerjakan 25.000 orang di bawah usia 30 tahun pada akhir tahun 2022. Perusahaan asal Prancis tersebut akan mempercepat perekrutan untuk memenuhi permintaan cepat barang-barang kelas atas. Sektor mewah Eropa telah melihat laju pertumbuhan yang cepat dalam beberapa bulan terakhir, mengingat banyak toko kembali dibuka setelah periode lockdown berakhir. Banyak konsumen menarik uang yang dihemat selama lockdown untuk membeli barang-barang mewah.

Berbagai metode akan dilakukan untuk merekrut staf, termasuk melalui lembaga pelatihan. Tujuan perusahaan memfokuskan perekrutan staf yang lebih muda adalah untuk meningkatkan popularitas mereknya dengan konsumen yang lebih muda. Perusahaan juga hendak menenun pakaian gaya streetwear, seperti celana kargo dan sepatu kets dalam koleksi busana mewahnya. Menurut direktur sumber daya manusia dan sinergi LVMH, Chantal Gaemperle, target perekrutan tahun mendatang menandai percepatan 20 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai upayanya untuk memperluas dan mendiversifikasi perekrutannya lebih jauh, LVMH membuka platform pelatihan online publik dan menjalin kemitraan di daerah-daerah kurang mampu di Prancis untuk merekrut siswa sekolah menengah untuk magang. Perusahaan mewah tersebut juga mengungkapkan harapannya untuk memberikan 2.500 kontrak jangka panjang di Prancis bersama dengan 5.000 magang di negara itu, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai rincian geografis yang diharapkan dari rencana perekrutannya.

Nah, demikianlah rangkaian berita seputar mode melalui fashion spotlight kali ini. Sampai jumpa di fashion spotlight berikutnya!