google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Fashion Spotlight: Pinterest Luncurkan Fitur Belanja Baru – Hermès Membuka Toko Pertamanya di Michigan

Pinterest Luncurkan Fitur Belanja Baru – Hermès Membuka Toko Pertamanya di Michigan (Foto: socialsamosa.com)

Sejumlah berita menarik dari dunia mode kembali disajikan dalam fashion spotligh kali ini. Mulai dari Pinterest yang telah meluncurkan fitur belanja baru untuk para penggunanya, hingga merek mewah Hermès yang membuka toko pertamanya di Michigan. Yuk, simak berita selengkapnya berikut ini!

1. Pinterest Luncurkan Fitur Belanja Baru

Pinterest Luncurkan Fitur Belanja Baru (Foto: fashiounited.uk)

Pinterest meluncurkan fitur baru, yaitu “Shopping List” untuk memberikan pengalaman berbelanja yang lebih menyenangkan bagi para penggunanya. Melalui fitur tersebut pengguna dapat menyimpan produk yang ingin mereka beli. Pengguna cukup melakukan pin produk yang diinginkan, sehingga semua pin akan tersimpan secara otomatis dan memudahkan mereka untuk kembali berbelanja item yang diinginkan.

Pin belanja tersebut juga akan menampilkan berbagai keterangan dari item, seperti harga, ulasan, hingga pengiriman. Pengguna juga akan mendapat informasi mengenai penawaran harga yang menarik untuk produk yang mereka simpan. Fitur “Shopping List” ini nantinya akan tersedia pertama kali di Amerika Serika dan Inggris, kemudian akan diperluas ke negara-negara lain pada akhir tahun, seperti Kanada, Prancis, Australia, dan Jerman.

Pinterest juga telah melakukan perluasan rangkaian alat pedagangnya, sehingga pengecer dari semua ukuran dapat terbantu melalui Verified Merchant Program di Inggris, Kanada, Australia, dan Jerman. Khusus di Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada, Pinterest akan menyediakan sorotan belanja selama dua minggu, yaitu “The Goods by Pinterest” untuk memberikan akses kepada pengguna ke produk-produk edisi terbatas yang dijual secara eksklusif melalui Pinterest.

2. Hermès Membuka Toko Pertamanya di Michigan

Hermès Membuka Toko Pertamanya di Michigan (Foto: wwd.com)

Hermès telah membuka toko pertamanya di mal Somerset Collection yang berlokasi di pinggiran utara Metro Detroit, Troy, Michigan. Toko tersebut menawarkan berbagai métiers merek, termasuk pakaian siap pakai, alas kaki, aksesori, parfum, perlengkapan kecantikan, barang-barang kulit, hingga produk berkuda. Toko milik merek mewah asal Prancis ini merupakan gagasan firma arsitekturParis RDAI.

Desainnya terinspirasi dari danau, hutan, serta formasi batuan di Midwest Amerika dengan menggunakan sejumlah bahan lokal. Misalnya saja struktur kayu tinggi pada toko yang menampilkan sutra dan perhiasan merek tersebut. Kemudian, di belakangnya terdapat dinding granit yang menciptakan ruang untuk koleksi lainnya. Pada bagian tengah toko terdapat barang-barang kulit yang dikelilingi oleh dinding bernuansa cokelat muda dan abu-abu. Memberikan kesinambungan estetika di seluruh toko, bagian lantainya menggunakan parket kayu ek Amerika.

“Kami senang dengan pembukaan ini di negara bagian baru, Michigan. Merupakan suatu kehormatan untuk membuka di Troy, di mal Somerset Collection, dan berbagi budaya dan savoir-faire rumah dengan wilayah yang melambangkan kecerdikan dan industri rakyat Amerika,” ungkap presiden Hermès USA, Robert B. Chavez

3. Gucci Merilis Kapsul Perhiasan Baru “Link To Love”

Gucci Merilis Kapsul Perhiasan Baru “Link To Love” (Foto; theimpression.com)

Gucci merilis kapsul perhiasan baru yang dinamai “Link To Love”. Kapsul perhiasan ini menginspirasi inklusivitas serta persatuan melalui berbagai bahan yang digunakan, seperti potongan-potongan netral gender dari emas kuning, putih, serta rose. Koleksi baru tersebut terdiri atas beberapa item, termasuk gelang, kalung, cincin, serta anting-anting yang didesain dengan detail logo GUCCI.

Kapsul perhiasan baru ini meghadirkan berbagai warna dengan rona cerah pada pelapisan potongan yang bergaya. Para peminatnya dapat memainkan dan mengatur set yang disukai secara mandiri melalui sistem online merek. Misalnya saja dengan memadukan cincin Gucci Link to Love tourmaline dengan warna hijau zamrud dengan cincin Gucci Link to Love mirrored yang lebih sederhana. Penggemar mode dan perhiasan dapat mencoba untuk memilih dan memadukan set yang diinginkan.

4. Dior Memindahkan Kantor Pusatnya

Dior Memindahkan Kantor Pusatnya (Foto: yahoo.com)

Dior memutuskan untuk memindahkan markas besarnya ke tempat lain. Merek mewah di bawah payung LVMH ini memindahkan kantor pusatnya di Paris ke lokasi baru, yaitu gedung di Avenue des Champs-Élysées yang sebelumnya ditempati oleh bank HSBC. Sebenarnya Dior telah merahasiakan rencana pemindahan kantor utamanya, namun kabar tersebut terungkap setelah tenda dengan nama merek tersebut didirikan beberapa minggu yang lalu.

Gedung baru tersebut tepatnya terletak di jalan Paris nomor 103 hingga 111 yang ikonik. Lokasinya juga dekat dengan toko utama sementara Dior di Champs-Élysées. Sementara itu, toko utama Dior di Paris yang berlokasi di 30 Avenue Montaigne tengah dibangun dan belum dikonfirmasi kapan tanggal resmi pembukaannya.

5. Peluncuran Pertama Lini Yeezy dengan Gap

Peluncuran Pertama Lini Yeezy dengan Gap (Foto: wersm.com)

Pada hari Selasa kemarin, peluncuran pertama lini Yeezy milik Kanye West dengan Gap telah dilakukan yang bertepatan dengan ulang tahun ke-44 sang rapper. Debut koleksi ini termasuk jaket nilon biru metalik yang dapat dibeli melalui situs web Gap. Jaket yang didesain unisextersebut terbuat dari nilon daur ulang, di mana pada bagian lehernya terdapat detail logo resmi Yeezy x Gap. Item tersebut memang didesain sederhana dengan ukuran oversized.

Jaket nilon tersebut tampak familier, sebab Kanye West telah mengenakannya di sekitar Los Angeles. Tentu hal ini merupakan salah satu taktik promosi yang sering sang rapper lakukan untuk peluncuran koleksi bahkan albumnya. Sebelum peluncuran koleksi ini, proyeksi jaket tersebut telah ditampilkan di New York City, Chicago, hingga Los Angeles.

Menariknya item perdana tersebut telah terjual habis. Bila ditarik ke belakang, Gap dan Kanye West telah mencapai kesepakatan untuk menciptakan lini Yeezy Gap selama 10 tahun. Kesepakatan ini bertujuan untuk menghadirkan versi merek terkenal sang rapper untuk para konsumen dengan harga yang lebih terjangkau. Melalui kerja sama ini, Kanye West akan menerima royalti dan potensi ekuitas dari penjualan koleksinya.

Demikianlah ulasan berita dari fashion spotlight kali ini. Jangan lupa untuk update berita seputar mode di fashion spotlight berikutnya!