google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Filter HEPA pada Air Purifier, Pentingkah?

Source : http://www.pixabay.com

Sejak penggunaan air purifier semakin meluas di masyarakat berbagai belahan dunia, semakin kita mengetahui fitur-fitur atau teknologi yang disematkan di dalamnya. Salah satu teknologi yang mulai menjadi perhatian saat ini dalam produk air purifier atau penjernih udara adalah Filter HEPA. Disematkannya filter HEPA pada air purifier pun menarik minat calon konsumen.

Salah satu perusahaan yang memproduksi perangkat penjernih udara, Samsung termasuk diantara yang sudah sejak awal menyematkan teknologi tersebut pada perangkatnya. Kemudian menyusul pula perusahaan-perusahaan lain yang sedang naik daun seperti realme dengan TechLife Air Purifier serta Xiaomi melalui Mi Air Purifier 3C.

Filter HEPA diketahui memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan. Hal ini dibuktikan dari kemampuannya untuk menyaring udara sehingga dapat membantu penggunanya mendapatkan udara yang lebih segar dan berkualitas di dalam sebuah ruangan.

Apa Itu Filter HEPA?
HEPA sendiri merupakan singkatan dari High-Efficiency Particulate Air atau apabila diterjemahkan ke bahasa Indonesia merujuk kepada sebuah penyaring partikel udara dengan tingkat efisiensi yang tinggi.

Pada umumnya, kita akan menjumpai penyaring udara ini dalam bentuk lipatan-lipatan serat polipropilena atau fiberglass dengan diameter sangat kecil. Pada sejumlah penjelasan produk, ukurannya bahkan bisa mencapai 0,5 hingga 2 mikrometer.

Dengan bentuk dan ukuran sekecil itu, filter HEPA mampu menangani partikel berukuran hingga 0,3 mikrometer. Secara standar, efisiensinya pun sangat bagus karena dapat bekerja hingga 99.97% atau bahkan bisa saja lebih tinggi.

Sederhananya, filter HEPA akan dapat menyaring berbagai macam partikel halus yang ikut terbang di udara ruangan. Termasuk di antaranya seperti menangkap serbuk sari, kotoran, debu, kelembapan, bakteri, virus, dan aerosol cair sekalipun berukuran submikron.

Biasanya, kita bisa memanfaatkan kemampuan filtrasi dari filter HEPA pada perangkat air purifier untuk meredakan gejala alergi ataupun asma. Namun demikian, filter HEPA dapat diaplikasikan juga pada berbagai macam kebutuhan lain seperti vacuum cleaner hingga filter dalam sebuah kendaraan.

Jenis Produk dengan Teknologi Filter HEPA
Air Purifier
Kemampuan filter HEPA untuk menyaring partikel berukuran mikron tentu saja sangat bermanfaat bagi kesehatan terutama dalam menangani masalah yang berkaitan dengan kebersihan udara. Air purifier sendiri termasuk perangkat yang menggunakan penyaring jenis yang satu ini.

Saat ini terdapat banyak jenis air purifier yang sudah dilengkapi dengan filter HEPA. Kamu bisa menemukannya dengan harga yang sangat bervariasi sesuai dengan cakupan ruangan penyaringan hingga teknologi tambahan lainnya seperti filter karbon aktif.

Vacuum Cleaner
Vacuum cleaner termasuk salah satu perangkat yang mempergunakan teknologi penyaring HEPA. Kemampuan penyaringannya itu memungkinkan perangkat untuk membersihkan debu yang menempel pada berbagai macam benda di dalam ruangan.

Akan tetapi, tentu saja tidak semua vacuum cleaner yang ada di pasar saat ini sudah memakainya. Hal tersebut karena implementasi filter HEPA membutuhkan desain perangkat penyedot tertentu supaya debu dan kotoran dapat terperangkap dengan sempurna.

Filter Kendaraan
Pengaplikasian standar penyaring HEPA pun sudah mulai merambah hingga ke industri otomotif. Hal tersebut dimulai ketika Tesla Model X memperkenalkan diri sebagai kendaraan pertama yang mengadopsinya pada tahun 2016 silam.

Filter HEPA sendiri memang bisa dikatakan bermanfaat bagi sejumlah orang. Tetapi sayangnya, pengguna harus rajin untuk membersihkan ataupun menggantinya secara berkala agar kemampuannya tidak menurun.

Meningkatnya kepopuleran filter HEPA sudah tentu menimbulkan pertanyaan mengapa perangkat ini cukup penting di air purifier dan apakah filter ini benar-benar bermanfaat untuk kesehatan manusia.

Sebagai informasi, filter HEPA merupakan sebuah penyaring udara yang memiliki tingkat efisiensi sangat tinggi. Pengguna bisa menggunakannya sebagai perangkap untuk partikel-partikel kecil bahkan hingga yang berukuran submikron sekalipun.

Filter ini biasanya dibuat dari serat polipropilena atau fiberglass berdiameter 0,5 hingga 2 mikrometer dengan bentuk yang berlipat-lipat. Desain unik tersebut memungkinkan air purifier untuk menyaring udara dengan tingkat hingga 99,97 persen atau bahkan bisa lebih tinggi.

Jadi singkatnya, filter HEPA memiliki peranan yang sangat penting di dalam perangkat air purifier. Komponen tersebut yang memungkinkan proses pemurnian udara di dalam sebuah ruangan dapat dilakukan dengan baik.

Mengapa Filter HEPA Pada Air Purifier Penting?
Air purifier adalah perangkat elektronik rumah yang berfungsi sebagai penyaring udara. Pengguna bisa memanfaatkannya untuk menghilangkan polusi, memurnikan udara, sampai meningkat kualitasnya sehingga lebih aman bagi pengguna.

Prinsip kerjanya pun boleh dikatakan sederhana. Air Purifier ini akan menyedot udara di sekitar menggunakan kipas berukuran besar, menyalurkan ke bagian filter untuk disaring, lalu akan mengeluarkannya dengan kualitas lebih bersih dan murni.

Filter HEPA sendiri memiliki porsi yang sangat besar dalam proses tersebut. Dengan kemampuannya untuk menjaring partikel berukuran kecil, komponen inilah yang bekerja membersihkan udara dari berbagai macam hal tak kasat mata.

Komponen tersebut mampu menangani benda-benda kecil berukuran hingga 0,3 mikrometer. Secara teknis termasuk di antaranya bakteri, virus, residu bahan kimia, hingga alergen seperti serbuk sari, kotoran, ataupun partikel debu.

Partikel-partikel yang berukuran lebih dari 0,3 mikrometer tersebut akan terperangkap di dalam filter. Udara yang dikeluarkan oleh air purifier juga akan menjadi lebih murni dan segar sehingga dapat dihirup dengan aman.

Dampak Positif bagi Kesehatan
Secara tidak langsung, adanya filter HEPA akan membantu meredam berbagai macam masalah kesehatan. Komponen ini sebagai contoh, dapat membersihkan udara dari berbagai penyebab alergi maupun partikel-partikel yang dapat membahayakan penderita asma.

Di masa pandemi seperti saat ini, filter HEPA juga disebut-sebut mampu menekan penyebaran virus. Kemampuannya menyaring partikel memang mendukung hal itu sekalipun apakah memang benar efektif atau tidaknya masih perlu penelitian lebih lanjut.

Apabila dipakai pada ruangan yang kita huni sendiri maka kemungkinan akan cukup membantu. Akan tetapi pada ruangan dimana banyak orang yang berlalu lalang, menjalankan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin tetap menjadi satu hal yang harus ditaati.

Penggunaan filter HEPA sendiri juga memerlukan perawatan ekstra. Dengan durasi berbeda-beda sesuai apa yang ditetapkan oleh perusahaan pengembangnya, pengguna harus membersihkan atau menggantinya secara teratur supaya air purifier dapat bekerja dengan optimal.

Kebanyakan air purifier yang saat ini beredar sudah mengemas filter HEPA sebagai senjata andalan mereka. Namun demikian, tentunya kita perlu melihat spesifikasi teknis secara lebih teliti untuk memastikannya sehingga tidak kecewa di kemudian hari.