google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Handphone Disadap Hacker? Perhatikan Ciri-cirinya!

Handphone disadap hacker
Source : http://www.juraganhp.com

Meningkatnya kecerdasan dalam bidang telnologi di sisi lain memunculkan resiko tersendiri yang cenderung negatif. Salah satunya adalah kemungkinan perangkat handphone disadap hacker yang bukan hanya bisa membuka akses akun sosial media, tapi dapat menguras harta kita dengan berbagai cara.

Penyadapan terhadap handphone saat ini dapat terjadi kapan saja tanpa memandang siapa korbannya. Pengguna handphone pun harus berhati-hati terhadap praktek tersebut karena peretas atau hacker tentunya dapat mencari data-data penting dalam perangkat kita.

Umumnya, handphone yang menjadi korban penyadapan hacker akan menghadirkan tanda-tanda khusus. Kita bisa mengetahui bahwa kemungkinan handphone tengah diretas dari munculnya keanehan pada perangkat seperti peningkatan penggunaan data seluler, bermunculan iklan yang tidak diinginkan dan masih banyak lagi hal aneh lain.

Dilansir dari Techlicious, berikut ini adalah tanda-tanda handphone sedang disadap yang dapat kamu perhatikan.

1. Masalah baterai

Masalah pada baterai dapat dikategorikan sebagai tanda penyadapan ponsel.

Sebelumnya boleh jadi kamu sangat terbiasa dengan baterai yang suhunya terlalu panas, dan banyak informasi adanya kerusakan komponen atau kerja sistem maupun aplikasi yang berlebihan.

Pada sebagian besar kasus, pengguna hanya akan mendapat informasi bahwa itu masalah standar untuk sebuah ponsel pintar. Apple, sebagai contoh, biasanya hanya khawatir apabila perangkat menjadi sangat panas, maka perangkat itu akan mati dengan sendirinya.

Mengenai suhu baterai yang panas juga dapat menjadi tanda bahwa penyadapan ponsel sedang terjadi. Perangkat lunak yang tidak diundang dapat berjalan di latar belakang, dimana hal itu memberikan peluang kepada orang lain untuk mendengarkan.

2. Peningkatan penggunaan data seluler

Aplikasi yang jumlahnya tidak terhitung dapat menyedot data dalam jumlah besar, apalagi jika handphone tidak terhubung ke Wi-Fi gratis yang ditawarkan oleh banyak toko, sebab ini pun bisa menjadi masalah keamanan data pribadi.

Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk berhati-hati terhadap aplikasi yang berpotensi berbahaya. Bila tidak benar-benar diperlukan, lebih baik dihapus, sebab jika tidak aplikasi ini bisa menghubungkan kamu ke pihak lain yang tidak diinginkan.

3. Iklan dan aplikasi yang tidak diinginkan

Salah satu bagian dari malware yang akan merusak sebuah perangkat ponsel pintar adalah Hummer. Trojan jenis ini diketahui menginfeksi sekitar 1,4 juta perangkat Android per hari pada awal 2016 silam. Pertama kali ditemukan sekitar tahun 2014, serangan Hummer paling banyak terjadi di negara-negara seperti India, Rusia, dan juga Filipina.

Diperkirakan apabila pembuat virus (kemungkinan berbasis di negeri Cina) mendapat hanya sekitar US$ 0,50 per infeksi, artinya mereka bisa memperoleh keuntungan lebih dari US$ 500.000 hanya dalam waktu 24 jam.

Sementara itu, korban juga akan melihat tayangan iklan yang mengganggu sebab perangkat lunak jahat tidak selalu bersifat menyembunyikan dirinya. Setelah diinstal, Hummer memiliki tujuan untuk mendapatkan akses root – yaitu hak administratif – ke perangkat ponsel pintar Anda. Ini memungkinkam virus tersebut mengunduh konten yang tidak diinginkan, lalu akan membuatnya sangat sulit untuk dihilangkan. Bahkan yang terburuk, melakukan reset ke pengaturan pabrik pun tidak bekerja.

Malware dalam hal ini dapat menghasilkan lalu lintas iklan dalam jumlah banyak, dan karenanya akan meningkatkan penggunaan data lebih lanjut.

4. Masalah aplikasi

Ciri berikutnya, kita dapat memeriksa aplikasi mana saja yang paling banyak menggunakan kapasitas RAM. Di sistem operasi iOS, hanya perlu membuka Pengaturan> Umum> Penyimpanan iPhone. Sementara untuk perangkat Android, klik Pengaturan> Aplikasi dan geser ke Menjalankan.

5. Teks serta pesan aneh

Bagaimana kita bisa mengetahui jika handphone sedang disadap atau dimata-matai? Dalam hal ini, kita mungkin sudah mengabaikan tanda-tandanya.

Apa yang selama ini dianggap sebagai spam, gangguan, ataupun nomor yang salah sebenarnya bisa menjadi peringatan bahwa ada sesuatu yang salah pada handphone kita.

SMS masuk yang mencurigakan akan tampak berupa serangkaian angka, karakter, dan simbol yang terlihat acak, yang akan segera membuat penerima merasa aneh tapi mungkin tidak menganggapnya terlalu berbahaya. Sebaiknya waspadai mereka.

Penyebab paling mungkin adalah kesalahan dalam suatu spyware yang dimanfaaatkan oleh penjahat cyber. Apabila belum diinstal dengan benar, pesan kode akan muncul di kotak masuk Anda. Kumpulan data acak tersebut sebenarnya adalah instruksi yang dikirim dari server peretas untuk mengutak-atik aplikasi palsu atau penipuan. Kemungkinan lainnya, itu bisa jadi aplikasi yang mencoba menghubungi penciptanya.

Selain itu, jika ada keluarga atau teman yang mengatakan bahwa kamu mengirimi mereka teks atau email aneh, ini bisa jadi sebuah tanda bahwa ponsel sedang diretas.

6. Situs web terlihat berbeda di ponsel

Ini adalah jenis penipuan yang cukup umum dan kita kenal, namun tidak ada yang sempurna. Apabila kesalahan itu mengklik URL dalam teks atau email, besar kemungkinan hal itu bisa menghabiskan banyak uang.

Akan tetapi, kamu bahkan tidak harus diarahkan ke tautan palsu melalui pesan. Jika ada aplikasi jahat yang masuk ke handphone di , tampilan situs web yang biasa kamu kunjungi pun akan berubah secara tampilannya.

Malware akan bertindak sebagai proksi, dimana memotong komunikasi antara sebagai pengguna handphone dan situs yang ingin dikunjungi. Dalam hal ini, malware bisa jadi akan menyajikan halaman palsu kepada handphone kamu, atau sebatas akan melacak apa pun yang kamu ketik.

Ini akan benar-benar menjadi masalah apabila kamu menggunakan situs yang membutuhkan informasi detail pribadi. Informasi tersebut bisa berupa kata sandi, perincian keuangan, atau Informasi Identifikasi Pribadi (PII), yang merupakan mata uang utama pada Web Gelap. PayPal, misalnya; demikian halnya pula mobile atau online banking.

Sekilas kita mungkin tidak melihat adanya perbedaan. Sebab, bisa jadi mereka hanya berupa perubahan kecil, seperti logo pixelated. Dan bahkan pada saat melihat sesuatu yang aneh, itu bisa saja merupakan situs web bereksperimen dengan tampilan antarmuka baru. Bandingkan versi seluler dengan yang ditampilkan pada PC.

Lantas, apa yang dapat kita lakukan untuk menghindari diri menjadi korban penyadapan atau peretasan? Salah satu upaya yang bisa kita jalankan adalah dengan mengunduh setiap aplikasi melalui toko aplikasi resmi, seperti Google Play Store pada Android dan Apps Store pada iOS. Aplikasi yang terdapat di dalamnya telah melalui proses seleksi sehingga sangat minim mengandung malware yang dapat menyadap isi dari perangkat handphone kita.