google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Harga Vaksin Gotong Royong dan Cara Pendaftarannya

Program vaksin gotong royong akan segera dimulai setelah hari raya Idul Fitri, tepatnya pada tanggal 17 Mei 2021.

‘’Tentunya untuk vaksin gotong royong ini diharapkan sudah bisa dilaksanakan pada akhir bulan Mei ini,’’ jelas Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, seperti yang sudah diberikan oleh Kompas.com, hari Senin 10 Mei 2021 lalu.

Pengadaan vaksin untuk program ini pun dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebelumnya, vaksinasi gotong royong ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021, tentang pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19.

Lalu seperti apa itu vaksin gotong royong yang sudah menjadi program vaksinasi nasional di Indonesia?

Vaksin Gotong Royong Gratis Untuk Pekerja

Mengutip dari Permenkes Nomor 10 Tahun 2021, vaksinasi gotong royong adalah pelaksanaan vaksinasi kepada para karyawan/karyawati, keluarga dan individu lainnya dalam keluarga yang pendanaannya dibebankan kepada badan hokum atau pun badan usaha. Maka, penerima program vaksinasi gotong royong ini tidak akan dipungut biaya atau gratis.

Biasanya untuk membeli vaksin dari program vaksinasi gotong royong akan ditanggung kepada para perusahaan atau pun badan hokum yang menaungi para pekerja. Seperti dari Sinar Mas Group, setidaknya ada sekitar 600 karyawan yang akan menerima vaksinasi menggunakan produk dari Sinopharm. Mereka berasal dari Marunda Refinery milik Sinar Mas Agribusiness and Food. Secara bertahap, jumlah karyawan dari perusahaan ini yang akan mengikut sertakan dalam program vaksinasi nasional sebanyak 3.000 orang.

Selain dari Sinar Mas Agribusiness and Food, Asia Pulp and Paper (APP) Sinar Mas juga turut memberikan vaksin ini kepada 4.000 karyawan yang berada di PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk Tangerang Mill.

‘’Menjadi perusahaan yang memvaksinasi karyawan melalyi paying vaksinasi gotong royong tidak semata upaya melindungi seluruh karyawan kami. Akan tetapi, lebih luas lagi adalah komitmen dari sector industry supaya bersama – sama bisa mempercepat terbangunnya kekebalan komunitas guna memutuskan rantai penyebaran Covid-19,’’ jelas Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin, pada hari Senin 17 Mei 2021 lalu.

1 Juta Vaksin Covid-19 Sinopharm

Berdasarkan Antara (17/05/2021), Juru Bicara Menteri BUMN dan Koordinator Komunikasi Publik KPCPEN, Arya Sinulingga, menyebutkan sudah siap 1 juta vaksin Covid-19 Sinopharm yang datang ke Indonesia pada akhir bulan April lalu. Jumlah ini yang nantinya digunakan untuk melakukan vaksinasi gotong royong.

‘’Inilah kontribusi mereka perusahaan untuk pemerintah dan juga untuk Negara. Dana, pembeliannya, dan proses vaksinasi ini ditanggung oleh teman – teman swasta yang sudah terdaftar oleh Kadin,’’ jelas Arya.

Harga Dari Vaksin Gotong Royong

Airlangga juga sudah mengungkapkan bahwa harga dari vaksin untuk program vaksinasi gotong royong. Badan hokum atau pun badan usaha perlu untuk membayar sebesar Rp. 375 ribu rupiah per dosisnya dengan biaya penyuntikan vaksin sekitar Rp. 125 ribu rupiah per dosis.

‘’Sehingga total untuk vaksin gotong royong ini Rp 500 ribu rupiah,’’ jelas Airlangga.

Jenis Vaksin Gotong Royong

Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), vaksinasi gotong royong dikhususkan bagi para karyawan swasta atau pun keluarganya atau individu lain yang dibiayai oleh perusahaan atau badan usaha, sehingga mereka tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk vaksinasi tersebut.

Selain pendanaan yang menjadi tanggung jawab perusahaan, pelaksanaan vaksinasi juga dilakukan di fasilitas kesehatan non pemerintah supaya tidak lagi mengganggu jalanya program vaksinasi dari Pemerintah.

Berbeda dengan yang digunakan untuk program vaksinasi pemerintah, vaksin yang digunakan dalam vaksinasi gotong royong adalah vaksin Sinopharm dan CanSino.

  1. Vaksin Covid-19 Sinopharm

Vaksin Covid-19 buatan perusahaan Sinopharm sudah dinyatakan aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) dan mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). BPOM RI sendiri sudah menerbitkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Sinopharm ini pada tanggal 29 April 2021 lalu.

Untuk pengadaan vaksin tersebut, pemerintah sudah melakukan kontrak pengadaan vaksin Sinopharm dengan total 7,5 juta dosis, dengan jumlah vaksin yang tersedia mencapai 500 ribu dosis.

2. Vaksin Covid-19 CanSino

Pemerintah sudah menyiapkan sekitar 5 juta dosis vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan CanSino Biologics, China, untuk mencukupi kebutuhan vaksinasi gotong royong.

Melansir dari Kompas.com, tanggal 17 Agustus 2020 lalu, vaksin virus corona produksi CanSino Biologics Inc menjadi yang pertama kalinya diberikan hak paten oleh pemerintah China. Persetujuan paten ini sudah diberikan sejak tanggal 11 Agustus 2020.

Berbeda halnya dengan vaksin lain yang sudah digunakan oleh Indonesia, vaksin buatan CanSino hanya diberikan sebanyak satu kali suntikan dosis saja kepada sasaran vaksinasi.

Begini Cara Pendaftaran Vaksinasi Gotong Royong

Disebutkan dalam situs resmi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) vaksin.kadin.id, untuk mengikuti program vaksinasi mandiri, perusahaan dapat mendaftar pada lewat Kadin Indonesia.

Perusahaan yang ingin ikut serta berpartisipasi membiayai pembelian vaksin untuk diberikan kepada para karyawan dan keluarga karyawan ini bisa langsung mengisi formulir pendataan program vaksinasi gotong royong ini, paling lambat 21 Mei 2020 mendatang.

Selain itu juga, untuk melakukan pendaftaran program vaksin gotong royong dapat melalui situs resmi vaksin.kadin.id untuk pendataan perusahaan yang akan mengikuti program tersebut.

Informasi lebih lanjut lagi dapat langsung menghubungi hotline vaksinasi di nomor 081296187177; 081296187277; 081282198977; dan 081219173177.