Hasil UECL: Atasi Feyenoord, AS Roma Juara UECL

AS Roma vs Feyenoord
Bekuk Feyenoord, AS Roma jadi juara musim perdana UEFA Conference League.

cr photo: Eurosport.

Raihan manis berhasil didapat oleh skuad AS Roma ketika bersua dengan Feyenoord dalam laga final ajang UEFA Conference League. Final kompetisi kasta ketiga Eropa ini tetap menarik diikuti pasalnya ini merupakan musim perdana bergulirnya UECL, sehingga siapapun juaranya akan tercatat dalam buku sejarah UECL. Roma sedikit bermain reaktif, namun itu sangat efektif untuk meredam lawannya. Permainan Roma ini berhasil membawa mereka amankan kemenangan dengan skor akhir 1-0.

Gol tunggal yang dilesakkan oleh Roma dan sekaligus menjadi penentu kemenangan mereka pada pertandingan kali ini lahir melalui aksi Nicolo Zaniolo. Secara statistik, Feyenoord memang bermain lebih dominan dengan menguasai penguasaan bola 67 persen berbanding 33 persen. Feyenoord juga membuat lebih banyak tembakan, yaitu 13 kali, sementara Roma hanya 9 kali. Meski begitu, performa efektif Gialorossi berhasil membuat mereka tetap mengamankan kemenangan di laga ini.

Atas raihan maksimal ini, AS Roma berhasil menjadi juara gelaran UEFA Conference League musim perdana, yaitu musim 2021-2022. Roma menjadi juara musim perdana kompetisi ini, dan yang lebih spesial adalah, ini juga menjadi gelar kompetisi Eropa pertama yang diraih Roma sepanjang sejarah klub ini berdiri. Jose Mourinho juga resmi menjadi pelatih pertama yang mampu menjuarai 3 kompetisi Eropa berbeda, yakni UCL, UEL, dan UECL. Sedangkan bagi Feyenoord kekalahan ini otomatis membuat mereka hanya mampu menjadi runner-up pada kompetisi ini.

Rangkuman Pertandingan

Partai puncak ajang UEFA Conference League musim kompetisi 2021-2022 mempertemukan AS Roma denga Feyenoord. Air Albania Stadium menjadi venue laga menarik ini yang disesaki pendukung dari kedua kesebelasan. Kedua tim sama sama inginkan kemenangan karena memang mereka berhasrat menjadi juara UECL di musim perdananya ini.

Meski tampil lebih sering ditekan, namun AS Roma berhasil membuka skor lebih dulu saat babak pertama memasuki menit ke-32. Umpan Gianluca Mancini berhasil membelah pertahanan Feyenoord, bola kemudian diteruskan menjadi gol oleh Nicolo Zaniolo. Aksi punggawa asal Italia ini membawa Il Lupi sementara unggul 1-0.

Setelah berhasil membuka skor, Roma memutuskan bermain lebih defensif. Mereka menurunkan blok pertahanannya dan membiarkan Feyenoord datang menekan. Meski demikian, mereka berhasil meredam agresifitas wakil Belanda itu dengan menumpuk pemain di tengah dan belakang. Kedudukan tak berubah dan skor 1-0 untuk Roma ini bertahan sampai turun minum.

Babak Kedua

Selepas rehat Feyenoord yang masih tertinggal berusaha keras untuk mengejar ketertinggalannya dengan menaikan intensitas serangannya. Maka tak mengherankan apabila sepanjang babak kedua ini Feyenoord bermain jauh lebih agresif dan menciptakan beberapa peluang lebih banyak.

Sayangnya, meskipun tampil agresif mereka belum bisa melesakkan satupun gol. Tekanan yang Feyenoord lancarkan selalu bisa dipatahkan dengan mudah oleh lini belakang Roma. Selain itu, kurang maksimalnya lini serang mereka dalam mengoptimalkan peluang juga membuat Feyenoord tak kunjung bisa melesakkan gol. Tak ada satupun gol yang lahir di babak kedua ini, alhasil duel berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan AS Roma.

Susunan Pemain AS Roma vs Feyenoord

AS Roma (3-4-2-1): Rui Patricio, Gianluca Mancini, Chris Smalling, Roger Ibanez, Rick Karsdorp, Henrikh Mkhitaryan, Bryan Cristante, Nicola Zalewski, Nicolo Zaniolo, Lorenzo Pellegrini, Tammy Abraham.

Feyenoord (4-3-3): Justin Bijlow, Tyrell Malacia, Marcos Senesi, Gernot Trauner, Lutsharel Geertruida, Orkun Kokcu, Fredrik Aursners, Guus Til, Luis Sinisterra, Cyriel Dessers, Reiss Nelson.