google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Informasi Penting Pemberian Vaksin Bagi Penyintas Covid-19

Vaksinasi Covid-19 ini sedang dianjurkan bagi orang yang sudah pernah terinfeksi virus corona. Ketahui alasan penyintas Covid-19 yang masih perlu mendapatkan vaksin dan kapan waktu yang tepat untuk mereka memperoleh suntikan vaksin virus corona.

Pada awal pelaksanaan dari program vaksinasi Covid-19 ini, para penyintas Covid-19 masih belum dimasukkan ke dalam sasaran vaksinasi. Hal ini disebabkan orang – orang yang sudah pernah terinfeksi virus corona dan dinyatakan sembuh, dianggap sudah memiliki antibodi yang kuat dalam melawan virus corona.

Akan tetapi, berdasarkan pada hasil dari berbagai penelitian yang sudah ada, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa para penyintas Covid-19 pun perlu ikut serta dalam vaksinasi tersebut.

Kenali Kriteria Sembuh Dari Infeksi Virus Corona

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai vaksinasi bagi para penyintas Covid-19 ini, ada beberapa hal tentang kriteria sembuh dari infeksi virus corona yang wajib Anda ketahui. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), para pasien Covid-19 sudah dapat dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona tanpa perlu dilakukan konfirmasi melalui tes PCR saat ia sudah tidak lagi menunjukkan gejala dari Covid-19.

Akan tetapi, supaya lebih aman, tes PCR ini masih tetap perlu digunakan pada beberapa kasus tertentu saja. Berikut ini adalah kriteria sembuh bagi para pasien positif Covid-19 yang ada di Indonesia :

  • Pasien tanpa gejala, yakni sudah melalui masa – masa isolasi sekitar 10 hari sejak dinyatakan positif terinfeksi virus corona
  • Pasien dengan gejala yang ringan hingga sedang, yakni sudah melewati masa isolasi selama kurang lebih minimal 10 hari ditambah dengan 3 hari tanpa adanya gejala
  • Pasien dengan gejala cukup berat, yakni sudah melalui masa isolasi sekitar 10 haru ditambah dengan 3 hari tanpa adanya gejala dan satu kali hasil negatif untuk tes PCR

Selain itu juga, bila para pasien ini merasakan gejala yang lebih dari 10 hari, ia harus melewati masa isolasi selama gejala tersebut masih tetap ada, ditambah dengan 3 hari tanpa menunjukkan gejala lagi. Meskipun demikian, kesembuhan pasien ini tetap harus ditentukan berdasarkan pada penilaian diagnosis dokter yang menanganinya.

Apabila pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19, ia pun bisa kembali melakukan interaksi dengan orang lain, namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan sebagaimana mestinya.

Inilah Alasan Penyintas Covid-19 Perlu Mendapatkan Vaksinasi

Pada dasarnya, sistem kekebalan tubuh dalam diri manusia ini mampu untuk meningat virus, parasit atau pun bakteri yang sudah pernah masuk ke dalam tubuh secara otomatis. Dengan demikian, tubuh manusia akan lebih cepat memberikan reaksi guna melawan serangan yang sama di kemudian hari hingga tidak menimbulkan infeksi ke tubuh.

Hal ini juga berlaku kepada orang – orang yang sudah pernah sembuh dari infeksi virus corona. Setelah dinyatakan sembuh, mereka tentu memiliki antibodi alami yang mampu untuk mengenali dan melawan vius corona.

Akan tetapi, masih belum diketahui secara pasti berapa lama antibodi alami ini bisa melindungi tubuh manusia dari virus corona. Sebenarnya sudah ada sebuah hasil penelitian yang menunjukkan bahwa antibodi penyintas Covid-19 ini hanya mampu bertahan selama 6 sampai 8 bulan saja setelah dinyatakan sembuh. Namun, hal ini pun masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut lagi.

Selain itu juga, masih ada kemungkinan seseorang bakalan terinfeksi virus corona lagi meskipun sebelumnya telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Itulah alasanya mengapa para penyintas Covid-19 harus tetap untuk disuntikan vaksin. Dengan vaksinasi inilah kekebalan tubuhnya akan menjadi lebih kuat dan juga risikonya untuk terkena infeksi virus corona kembali lebih kecil.

Apakah Para Penyintas Covid-19 Menjadi Sasaran Utama Program Vaksinasi?

Meskipun para penyintas Covid-19 memerlukan vaksinasi, namun mereka bukan menjadi sasaran utama atau bisa dikatakan sasaran tunda. Selain itu juga, sasaran tunda ini meliputi kelompok lansia, seseorang dengan penyakit komorbid dan juga ibu menyusui.

Dokter Astrid memberikan penjelasan, ‘’Penyintas virus corona ini masih belum menjadi sasaran utama, karena pemerintah ingin mendahulukan pihak yang belum memiliki antobodi. Dengan jumlah vaksin virus corona yang ada di Indonesia sekarang ini, hal tersebut membuat para penyintas belum menjadi prioritas utama.’’

Golongan sasaran tunda ini masih tetap diperbolehkan dan perlu mendapatkan vaksinasi asalkan sudah memenuhi persyaratan tertentu. Adapun syarat dari masing – masing sasaran tunda itu adalah seperti berikut ini :

  • Para penyintas Covid-19 boleh divaksin setelah 3 bulan.
  • Bagi para penderita diabetes boleh menerima vaksin asalkan belum mempunyai komplikasi.
  • Para penderita hipertensi boleh memeroleh vaksin selama tekanan darah tidak di atas 180/110 MmHg.
  • Untuk penderita kanker bisa mendapatkan vaksin jikalau ia pasien remisi atau sudah selesai menjalani terapi dan dengan kondisi yang stabil.
  • Bagi para ibu menyusui, kondisi yang perlu stabil, tidak demam dan tekanan darah yang normal.

Vaksin virus corona ini memang tidak memberikan jaminan 100 persen para penyintas akan terbebas dari infeksi kembali. Namun, setidaknya jika pada infeksi pertama Anda merasakan gejala berat, vaksin ini berfungsi untuk memberikan perlindungan supaya gejala menjadi lebih ringan bila terinfeksi lagi.

Bagi para penyintas virus corona dan juga golongan yang lainnya bakalan mendapatkan dua dosis vaksin. Untuk dosis kedua vaksin ini akan diberikan selang dua minggu dari suntikan vaksin yang pertama. Namun, apabila Anda sudah terkonfirmasi positif Covid-19 sebelum diberikan dosis kedua vaksin ini, dokter akan segera melihat gejala yang muncul. Saat gejala tersebut ditemukan, maka pemberian vaksinasi dosis kedua ini tidak bisa dilanjutkan, harus ditunda terlebih dahulu.

Inilah Waktu Vaksinasi yang Tepat Untuk Para Penyintas Covid-19

Merujuk pada Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK. 02. 02/II/368/2021 dan juga rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), para penyintas Covid-19 ini bisa mendapatkan vaksin 3 bulan setelah dinyatakan sembuh total dari infeksi virus corona.

 Sementara itu, peraturan yang sama pula berlaku kepada orang – orang yang sudah terinfeksi virus corona setelah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama. Mereka pun akan mendapatkan vaksis dosis kedua ini, 3 bulan setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Pemberian vaksinasi Covid-19 dengan jeda waktu selama 3 bulan setelah dinyatakan sembuh ini dianggap sebagai waktu yang tepat untuk mengoptimalkan pembentukan antibodi di dalam tubuh. Dengan demikian, sistem kekebalan tubuh akan bisa menjadi lebih kuat dalam melawan virus corona.

Namun, perlu diingat bahwa menerima vaksin ini bukan berarti Anda sepenuhnya dapat terlindung dari virus corona. Anda pun harus tetap menerapkan protocol kesehatan dengan cara rutin mencuci tangan, selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah, menjaga jarak dengan orang lain serta menghindari dari keramaian.

Para peserta vaksinasi pun terlebih dahulu harus menunggu sampai sembuh. Jikalau ia terinfeksi namun tidak ada gejala, maka dosis kedua ini bisa diberikan.