Ingin Liburan ke Jepang? Cek Peraturan Terbaru untuk Wisatawan Asing

Halo traveler! Memasuki pertengahan tahun 2022 dan dengan semakin berkurangnya kasus Covid-19, beberapa negara telah membuka perbatasan mereka untuk wisatawan asing. Tak ketinggalan, Jepang yang membuka kembali pintunya untuk turis setelah dua tahun pandemi Covid-19. Nah, buat traveler yang sudah tak sabar ingin liburan ke Jepang, ada baiknya mengetahui beberapa peraturan dan persyaratan untuk turis asing yang akan berkunjung ke Negeri Sakura.

Syarat masuk Jepang

Jepang telah membuka kembali perbatasannya untuk wisatawan mulai 10 Juni 2022, namun dengan beberapa pembatasan. Seperti wisata dengan tour guide lokal.

Untuk traveler yang ingin mengunjungi Jepang untuk liburan, ada tiga kondisi berikut yang diberlakukan saat ini:

  • Wisatawan harus mengunjungi Jepang dengan local tour guide. Wisatawan perlu mengikuti itinerary atau rencana perjalanan yang telah ditentukan sebelumnya atau yang diselenggarakan oleh agen atau operator perjalanan yang berbasis di Jepang. Biro perjalanan atau operator akan menangani prosedur aplikasi dan bertanggung jawab atas peserta tur.
  • Wisatawan harus telah menghabiskan waktu 14 hari sebelum tiba di Jepang di negara yang termasuk dalam “blue list”, yaitu negara yang risiko tertular virus corona tergolong rendah. Saat ini ada 98 negara dalam “blue list”, termasuk sebagian besar negara di Amerika Utara, Asia Timur, Eropa, dan Oseania. Negara-negara terkemuka yang tidak ada dalam daftar termasuk India, Vietnam, Portugal dan Turki. Nah, untungnya, Indonesia sudah masuk dalam blue list nih, traveler!
  • Selama berada di Jepang, wisatawan harus mematuhi langkah-langkah pencegahan infeksi dasar, seperti mengenakan masker dan mendisinfeksi tangan. Selain itu, traveler juga harus terdaftar dalam paket asuransi perjalanan yang mencakup biaya pengobatan terkait virus corona.

Baca juga: Rekomendasi 7 Destinasi Wisata Korea Selatan Muslim Friendly

Hasil negatif dari tes PCR yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan diperlukan untuk memasuki Jepang. Namun, tidak akan ada tes dan karantina pada saat kedatangan di Jepang untuk turis asing terlepas dari status vaksinasi.

Satu lagi yang perlu diperhatikan, visa waiver untuk masuk ke Jepang saat ini masih ditangguhkan. Jadi, kalau traveler ingin liburan ke Jepang, perlu mengajukan permohonan visa.

Apa yang bisa diharapkan wisatawan?

Sementara sebagian besar Jepang tetap buka untuk bisnis, namun kota-kota jauh lebih sepi dari biasanya. Pemerintah Jepang juga berhak meminta penutupan bisnis di area dengan tingkat penyebaran Covid-19 yang masih tinggi. Saat ini, semua diwajibkan memakai masker di tempat umum.

Baca juga: Ikonik Maya Bay di Thailand Akhirnya Dibuka Kembali untuk Wisatawan

Penutupan tempat wisata

Sebagian besar tempat wisata di Jepang ditutup selama keadaan darurat pertama Covid-190 pada 2020 lalu. Kemudian, beberapa ditutup lagi selama gelombang infeksi berikutnya. Namun, hampir semuanya kini telah dibuka kembali. Beberapa acara dan festival masih banyak yang dibatalkan, meskipun jumlah pembatalan mulai turun drastis tahun ini.

Batasan tur wisata

Batas harian untuk wisatawan asing yang berlibur ke Jepang akan diberlakukan untuk sementara waktu. Menurut pejabat pemerintah Jepang, setidaknya akan memakan waktu lama sebelum wisatawan asing dapat datang ke Jepang secara individu seperti sebelumnya. Tak hanya itu saja, saat ini masih belum jelas seberapa populer opsi paket wisata di kalangan wisatawan asing yang akan berkunjung ke Jepang.