Jumlah Penumpang Pesawat Catat Rekor Baru Usai Pandemi

Ilustrasi Membludaknya Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno Hatta
Ilustrasi Membludaknya Jumlah Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno Hatta

1 Juni 2023, yang merupakan hari lahir Pancasila, pemerintah telah menetapkan libur nasional, dan tanggal 2 Juni 2023 dijadikan cuti bersama. Keputusan ini memberikan keuntungan bagi para pekerja jika perusahaan atau lembaga mengikuti anjuran pemerintah. Akibatnya, terjadi long weekend yang dimanfaatkan dengan baik oleh para pekerja untuk berlibur dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Hingga jumlah penumpang pesawat mengalami peningkatan pesat dan menjadi angka paling tinggi usai pandemi.

Dampak dari long weekend ini adalah peningkatan jadwal penerbangan domestik. Menurut laporan dari Republika.Co.Id, PT Angkasa Pura (AP) II telah memperkirakan bahwa selama long weekend mulai dari tanggal 1 Juni hingga 4 Juni 2023, total 20 bandara yang dikelola melayani sekitar 877 ribu penumpang. Rute-rute favorit yang tercatat di Bandara Soekarno-Hatta adalah Bali, Medan, Surabaya, Makassar, dan Padang.

Selain penerbangan domestik, terdapat juga rute internasional yang termasuk Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, Doha, dan Madinah. Muhammad Awaluddin, selaku Direktur Utama AP II, menyatakan bahwa kolaborasi yang erat antara AP II dan berbagai pemangku kepentingan seperti maskapai, ground handling, TNI, Polri, Otoritas Bandara, AirNav Indonesia, dan lainnya, memastikan kelancaran operasional penerbangan di bandara.

Dengan peningkatan lalu lintas penerbangan, perencanaan alokasi tempat parkir pesawat juga menjadi penting. Awaluddin mengungkapkan bahwa perencanaan alokasi parkir pesawat yang baik diperlukan untuk mendukung kelancaran kedatangan penumpang pesawat.

Menurut laporan dari Tempo.co, PT Angkasa Pura (AP) II mencatat bahwa jumlah pergerakan penumpang pesawat di seluruh bandara yang mereka kelola mencapai 7,14 juta pada bulan Mei 2023. Pada tanggal 2 Juni 2023, Direktur Utama AP II, Dirut AP 11, mengungkapkan bahwa angka ini merupakan yang tertinggi dalam 3 tahun terakhir sejak pandemi COVID-19 melanda pada tahun 2020.

PT AP melaporkan, selama rentang waktu 1 hingga 31 Mei 2023, total 53.486 penerbangan pesawat tercatat di semua bandara AP II, dengan volume angkutan kargo sebesar 58,88 juta ton. Hanya pada bulan Mei, jumlah penumpang yang tercatat mencapai 7,14 juta orang, mengalami peningkatan sebesar 14% dibandingkan dengan bulan April 2023 yang mencapai 6,27 juta orang.

Dari data tersebut disimpulkan bahwa pergerakan penumpang yang terjadi pada bulan Mei 2023 mendekati kondisi normal sebelum pandemi COVID-19 pada tahun 2019. Jika melihat data dari tahun 2019, total pergerakan penumpang di bandara AP II mencapai 90,77 juta orang, dengan rata-rata sekitar 7,56 juta orang per bulan.

Peningkatan jumlah penumpang dan jadwal penerbangan pada tahun 2023 merupakan hasil dari upaya perusahaan untuk memanfaatkan peluang dalam periode pemulihan. Menurut Direktur Utama AP II, mereka telah meluncurkan program bernama Regrowing Business Ecosystem, yang salah satu programnya adalah mendorong pertumbuhan bisnis aeronautika dengan fokus pada slot waktu penerbangan. Maksudnya adalah untuk memaksimalkan dan mengoptimalkan penawaran yang ada di bandara dengan sinergi bersama maskapai.

Peningkatan ini terjadi di berbagai bandara di Indonesia, termasuk Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Bandara Internasional Juanda Surabaya, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dan Bandara Soekarno-Hatta.

Sekitar 1.095.378 penumpang dalam rentang waktu Januari hingga Mei 2023, tercatat oleh pihak Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Manajer Umum Eksekutif bandara SMB II Palembang, yaitu Riwah Winaya Mahdar, mengungkapkan bahwa peningkatan tersebut disebabkan oleh berakhirnya masa pandemi COVID-19, sehingga banyak masyarakat yang kembali menggunakan transportasi udara sebagai sarana perjalanan.

Bandara Internasional Juanda Surabaya juga mengalami peningkatan jumlah penumpang selama liburan panjang yang bersamaan dengan Hari Lahir Pancasila, Hari Libur Nasional, dan Hari Raya Waisak. Yuristo Ardhi Hanggoro, Manajer Hubungan Stakeholder PT Angkasa Pura I Juanda Surabaya, menyatakan bahwa setiap Jumat atau menjelang akhir pekan, aktivitas di Bandara Juanda jauh lebih ramai dibandingkan hari-hari biasa.

Yuristo juga melaporkan bahwa dalam lima hari terakhir, mulai dari tanggal 26 hingga 30 Mei 2023, jumlah penumpang di Bandara Internasional Juanda mengalami peningkatan. Pada Jumat, (26/5), tercatat ada sekitar 42.212 penumpang, kemudian Sabtu, (27/5), tercatat 38.274 penumpang. Untuk hari Minggu (28/5) jumlah penumpang diketahui ada sekitar 42.250. Selanjutnya Senin (29/5), tercatat 38.964 penumpang, dan Selasa (30/5) jumlah penumpang ada sebanyak 36.063 orang.

Yuristo juga mencatat bahwa secara umum, peningkatan jumlah penumpang terjadi menjelang long weekend pada Rabu (31/5), dengan 43.147 penumpang tercatat untuk penerbangan pada hari tersebut. Hal ini merupakan kenaikan tertinggi dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya yang hanya mencapai rata-rata 37 ribu penumpang.

Sementara itu, dalam laporan yang diterbitkan oleh Tribun-Bali.com mengenai kondisi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, pada periode Hari Raya Waisak tanggal 1 hingga 4 Juni 2023, Ada sekitar 258.760 perjalanan udara, termasuk perjalanan dalam negeri maupun luar negeri. Data tersebut mencatat bahwa terdapat 128.979 penumpang yang datang dan 129.781 penumpang yang berangkat.

Handy Heryudhitiawan, General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, menyampaikan bahwa jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 7% dibandingkan dengan minggu sebelum periode Hari Raya Waisak. Pada periode tersebut, terdapat 73.675 penumpang domestik yang datang ke Bali dan 64.789 penumpang domestik yang berangkat dari Bali.

Jika diurutkan berdasarkan jumlah atau jadwal penerbangan, Bandara I Gusti Ngurah Rai memiliki volume lalu lintas tertinggi di antara 15 bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura 1, dengan total 323.948 pergerakan penumpang. Dari jumlah tersebut, 158.907 penumpang adalah untuk rute domestik, sementara 165.041 penumpang adalah untuk rute internasional.

Di posisi kedua, Bandara Juanda Surabaya mencatat sejumlah 193.322 pergerakan penumpang secara keseluruhan. Dari jumlah tersebut, 166.358 penumpang adalah untuk rute domestik, sedangkan 26.964 penumpang adalah untuk rute internasional.

Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menempati urutan ketiga dengan total 138.057 pergerakan penumpang. Dari jumlah tersebut, 134.573 penumpang adalah untuk rute domestik, sementara 1.032 penumpang adalah untuk rute internasional.

Puncak arus balik long weekend di Bandara Soekarno-Hatta dilaporkan terjadi pada Minggu (4/6). Adapun, jumlah penumpang pada saat itu mencapai 186.745 orang, sedangkan jumlah penerbangan mencapai 1.265.

Dalam menghadapi jumlah penumpang yang besar, pihak bandara telah melakukan upaya maksimal untuk mengoptimalkan semua fasilitas layanan dan operasi di Bandara Soekarno-Hatta. Dwi Ananda Wicaksana, Executive General Manager bandara Soekarno-Hatta, menyatakan bahwa untuk bandara tersebut telah memastikan kebersihan seluruh fasilitas publik.