google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Kapolri Listyo Sigit Terbitkan Telegram Mutasi Besar-Besaran Petinggi Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Terbitkan Telegram Mutasi Pejabat Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo merilis surat telegram resmi yang berisi kebijakan mutasi terhadap beberapa Perwira Tinggi (Pati) di jajaran kepolisian. Kebijakan mutasi ini utamanya ditujukan kepada mereka yang mulai memasuki masa pensiun. Dari sejumlah nama tersebut, yang paling mendapatkan sorotan adalah nama Komjen Pol Firli Bahuri, yang saat ini menjadi Ketua KPK. Nama Firli Bahuri sebelumnya juga ramai diperbincangkan terkait proses alih jabatan pegawai KPK menjadi ASN.

Surat telegram resmi tersebut bernomor ST/2568/XII/KEP./2021 tertanggal 17 Desember 2021, yang juga telah ditandatangani oleh AS SDM Kapolri Irjen Pol Wahyu Widada atas nama Kepala Polisi Republik Indonesia. Hal ini pun dibenarkan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

“Memang benar ada proses mutasi secara alamiah yang pensiun dan juga mereka yang tour of duty and tour of area serta penyegaran,” ungkap Dedi Prasetyo kepada awak media. 

Mereka Yang Dimutasi

Merujuk pada surat telegram resmi yang diterbitkan Kapolri itu, selain nama Firli terdapat beberapa nama lainnya yang mengalami mutasi. Ada nama Komjen Pol Sutanto yang sebelumnya menjabat sebagai Pati Bareskrim Polri dengan penugasan sebagai Ketua KPK, dimutasi dari jabatannya karena telah memasuki masa pensiun.

Lalu ada nama Irjen Komarul Zaman yang ditugaskan di Dewan Ketahanan Nasional (Watannas) dimutasi sebagai Pati Asisten Operasi (Asops) Polri dengan alasan yang sama yakni karena memasuki masa pensiun.

Brigjen Jacobes Alexander Timisela yang ditugaskan pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) dimutasi ke Pati Bareskrim Polri karena memasuki masa pensiun. Kemudian ada juga Kapolda Bengkulu Irjen Guntur Setyanto yang dimutasi jadi Pati Bareskrim Polri yang juga karena memasuki masa pensiun. Nantinya posisi Kapolda Bengkulu bakal diisi oleh Irjen Agung Wicaksono di mana sebelumnya merupakan Wairwasum Polri. 

Selanjutnya Kapolda Maluku yakni Irjen Refdi Andri yang dimutasi sebagai Pati Sahli Kapolri yang juga telah memasuki masa pensiun. Posisinya akan digantikan oleh Irjen Lotharia Latif, di mana posisi sebelumnya merupakan Kapolda NTT. Brigjen Setyo Budiyanto nantinya akan mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan oleh Irjen Lotharia Latif. Setyo sendiri sebelumnya adalah Pati Bareskrim Polri dengan penugasan di lembaga antirasuah, KPK.

Kapolda Kalimantan Barat Remigius Sigid Tri Hardjanto ditunjuk menjadi Kadivkum Polri, yang saling bertukar peran dengan Irjen Suryanbodo Asmoro. Lalu Kapolda NTB Irjen Muhammad Iqbal dipindahkan lokasi dinasnya ke Riau dengan jabatan yang sama, menggantikan Agung Setya yang kini diangkat sebagai Asops Kapolri. Sementara posisi yang ditinggalkan Muhammad Iqbal akan diisi oleh Brigjen Djoko Poerwanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Dittipidkor Bareskrim Polri.

Irjen Imam Sugianto yang sebelumnya menjabat sebagai Asops Kapolri, diangkat menjadi Kapolda Kaltim. Terakhir Irjen Herry Rudolf dimutasi sebagai Kasespim Lemdiklat Polri.

Posisi Ketua KPK Firli Tak Terpengaruh

Pihak Polri menerangkan bahwa adanya mutasi terhadap Komjen Firli Bahuri, tidak akan memberikan pengaruh atas tugas yang saat ini diemban yang bersangkutan sebagai Ketua KPK. Pasalnya, mutasi tersebut hanya berlaku dalam hal status Firli sebagai Jenderal Polisi saja. 

“Beliau purna dari Polri, namun tugasnya tetap untuk bertugas sebagai Ketua KPK”, terang Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono. 

Jadi dengan adanya surat telegram yang diterbitkan oleh Kapolri tertanggal 17 Desember itu, Firli Bahuri masih akan menjabat sebagai Ketua Lembaga Antirasuah tersebut. 

Di tempat terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo turut membenarkan bahwa perombakan atas jabatan Firli di organisasi Polri disebabkan karena yang bersangkutan telah memasuki masa pensiun.

Sejumlah Kapolres di Jabodetabek Juga Dimutasi

Tercatat, ada sembilan Kapolres yang berdinas di wilayah Jabodetabek yang juga mengalami mutasi. Tiga di antara sembilan Kapolres itu diketahui sebelumnya bertugas di wilayah Jakarta. Adalah Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah berada di salah satu nama-nama Kapolres yang dimutasi. 

Posisi Azis yang baru akan menempati posisi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri. Jabatan Azis tersebut itu saling bertukar dengan Kombes Budhi Herdi Susianto.

Kemudian Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan dimutasi ke posisi baru sebagai Kabagrenops Robinops Sops Polri. Posisi yang ditinggalkan oleh Erwin, bakal diisi oleh Kombes Budi Sartono, yang sebelumnya bertugas sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri.

Kombes Guruh Arif Darmawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Utara, kini menjadi Dansat Brimob Polda Jatim, di mana posisinya yang lama bakal diisi oleh Kombes Wibowo, yang sebelumnya bertugas sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Kamsel Korlantas Polri. 

Di wilayah Tangerang, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Deonijiu De Fatima, kini menempati jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri. Posisi yang ditinggalkan oleh Deonijiu akan digantikan oleh Kombes Komarudin, yang sebelumnya menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Gakkum Korlantas Polri.

Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro juga mengalami mutasi, dan akan ditunjuk sebagai Assessor SDM Kepolisian Madya Tk. II SSDM Polri, di mana jabatan Kapolresta Tangerang yang kosong bakal diisi oleh Kombes Zain Dwi Nugroho yang saat ini menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri. 

AKBP Iman Imanuddin yang menjabat Kapolres Tangerang, dipindah tugaskan untuk menempati jabatan yang sama namun untuk wilayah Bogor dan posisi Iman akan diganti oleh Kapolres Tanah Toraja AKBP Sharly Sollu. AKBP Harun kini tidak lagi menjabat sebagai Kapolres Bogor, karena dipindahkan ke Jakarta Selatan sebagai Wakapolres. 

Lalu untuk dua Kapolres lainnya yang mengalami mutasi di wilayah Jabodetabek itu adalah Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan dan Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Aloysius Suprijadi. Untuk Hendra bakal menempati jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Dalpres SSDM Polri dan Analis Kebijakan Madya Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri.

Dua Juru Bicara Polri Naik Jabatan

Kemudian, dua juru bicara Polri yang biasanya muncul dalam berbagai pemberitaan di media massa, baik cetak maupun online, juga tidak luput dalam kebijakan mutasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Keduanya diketahui adalah Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono dan juga Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Ahmad Ramadhan. Mereka mendapatkan kenaikan jabatan satu tingkat lebih tinggi dari jabatan mereka sebelumnya.

Kombes Ahmad Ramadhan Naik Pangkat Jadi Brigadir Jenderal

Lebih lanjut, Kombes Ahmad Ramadhan diangkat sebagai Karopenmas Divhumas Polri, yang sebelumnya dijabat oleh Brigjen Rusdi Hartono yang mendapatkan kenaikan jabatan menjadi Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri. Dengan kenaikan jabatan itu, maka pangkat Ahmad Ramadhan kini naik sebagai Brigadir Jenderal, sementara Rusdi Hartono kini akan naik pangkat menjadi Irjen.

Sebagai informasi Ahmad Ramadhan pernah menjabat sebagai Kapolres Toli-Toli selama kurang lebih 2 tahun, di masa periode jabatan tahun 2009 sampai 2011. Kemudian menjabat sebagai Kapolres Palu, Sulawesi pada tahun 2011 sampai 2013. Ramadhan juga pernah menduduki posisi sebagai Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) untuk wilayah Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau pada 2016 silam. 

Menurut Dedi Prasetyo, kebijakan mengenai mutasi dan rotasi jabatan di tubuh Polri adalah sebuah hal yang wajar, yang dilakukan untuk melakukan penyegaran dalam struktur Korps Bhayangkara itu. 

KPK Buka Seleksi Direktur Penyidikan

Ketua KPK Firli Bahuri mengucapkan selamat kepada Setyo Budiyanto yang naik pangkat sebagai Kapolda NTT. Dalam ucapan selamatnya itu, Firli mengaku merasa bahagia dan bangga dengan promosi yang diterima Setyo, serta juga mengucap terima kasih kepada Kapolri yang telah memberikan kepercayaan.

“Terima kasih atas perhatiannya selama ini. Kami segenap insan turut merasa bangga dan juga bahagia atas promosi jabatan yang didapatkan Pak Setyo. Saya juga sudah menyampaikan rasa terima kasih saya kepada Bapak Kapolri atas pemberian kepercayaan tersebut,” ungkap Firli.

Kini, Firli dan segenap pimpinan KPK lainnya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak Mabes Polri mengenai siapa yang akan mengisi jabatan Direktur Penyidikan KPK yang ditinggalkan oleh Setyo. Meski demikian, nantinya tetap akan diadakan proses seleksi ketat untuk itu.

Setyo Budiyanto Petinggi KPK Yang Dimutasi Jadi Kapolda NTT Baru

“Tentunya nanti kami di KPK akan mengirimkan surat kepada Mabes Polri bahwa jabatan Direktur Penyidikan di Kedeputian Penindakan KPK, sekaligus kami juga akan menggelar seleksi untuk mengisi jabatan itu sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” papar Firli saat memberikan keterangan.

Baru Dilantik, Kapolres Tomohon Kena Mutasi

Dari sejumlah mutasi terhadap struktur organisasi Polri oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, ada satu sosok yang cukup menarik untuk disorot yang terdampak oleh kebijakan mutasi ini. Itu adalah Kapolres Tomohon AKBP Yuli Kurnianto yang kini akan ditugaskan sebagai Pamen Yanma Polri. Pasalnya, Yuli baru saja melakukan sertijab satu bulan sebelumnya, yakni pada tanggal 17 November 2021.

Sayangnya, tidak ada informasi lebih lanjut atas mutasi terhadap AKBP Yuli Kurnianto di usia jabatan baru sebelumnya yang cuman satu bulan itu. Pihak Polri hanya menyampaikan bahwa mutasi terhadap Yuli itu sebagai bagian dari evaluasi jabatan. Posisi Kapolres Tomohon sendiri nantinya akan diisi oleh AKBP Arian Primadanu Colibrito, yang sebelumnya merupakan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulut. 

Sebulan Jadi Kapolres Tomohon, Yuli Kurnianto Dimutasi Jadi Pamen Yanma Polri

Diketahui Yuli Kurnianto merupakan lulusan dari Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan tahun 2000. Sebelum ditunjuk sebagai Kapolres Tomohon, Yuli menjabat sebagai Kapolres Bolaang Mongondow Selatan dan dia di sana bertugas lebih dari dua tahun lamanya. 

Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah itu juga pernah menjalani karir di kepolisian Provinsi Sumatera Barat. Dia sempat ditempatkan sebagai Kasat Reskrim Polres Padang, kemudian dipindahkan ke Kasat Resnarkoba.