google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Sembuh Covid-19 Tanda Sudah Kebal Dari Infeksi Virus, Benarkah?

sembuh dari virus covid-19 tanda sudah kebal?

Hasil dari studi terbaru sudah menunjukkan bahwa pasien yang dinyatakan sembuh covid-19 akan memiliki imunitas tubuh selama kurang lebih 5 hingga 7 bulan.

Salah satu dari pertanyaan yang kerap kali muncul selama masa pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia yakni bisakah pasien yang sudah sembuh dari virus corona kembali terinfeksi jenis penyakit yang sama. apalagi bila kita semua masih mengharapkan untuk menghentikan penyebaran pandemi ini melalui kekebalan kelompok terhadap virus atau herd immunity.

Dengan herd immunity ini akan menjadi sia – sia bila seseorang yang sudah dinyataan sembuh bisa terinfeksi untuk kedua kalinya dan juga kembali lagi menularkan virus corona ini kepada orang lain.

Di awal pandemi ini muncul, para peneliti pun menemukan bahwa antibodi tubuh atau sel protein di dalam darah yang memiliki fungsi untuk bisa melawan infeksi virus corona pun bisa menurun dengan begitu cepatnya dalam beberapa bulan setelah dinyatakan sembuh. Artinya adalah seseorang masih bisa terinfeksi untuk kedua kalinya.

Akan tetapi, baru – baru ini sudah ada sebuah studi terbaru yang mengungkapkan hasil sebaliknya. Penelitian ini pun menemukan bahwa walaupun antibodi para pasien yang sudah sembuh dair infeksi virus corona mengalami penurunan, sistem imunnya pun justru menguat dan juga bisa mencegah serangan infeksi Covid-19 yang kedua kalinya.

Peneliti pun mengatakan bahwa faktor utama yang dapat memicu peningkatan imunitas tubuh kepada para pasien yang sudah sembuh Covid-19 ini adalah peranan dari sel T yang sudah ada di dalam sel darah putih dalam tubuh manusia.

Mengenal Peranan Sel T Dalam Melawan Infeksi Virus Corona

Di riset awal, ada banyak para ilmuwan yang fokus penelitiannya pada respons antibodi tubuh terhadap virus corona, tanpa harus mempertimbangkan peranan sel darah putih dalam hal melawan infeksi virus tersebut. Hal ini pun ternyata menghasilkan kesimpulan bahwa individu yang sudah dinyatakan sembuh dan tidak memiliki imunitas untuk mencegah terinfeksi virus kembali.

Pada kenyataannya, sel darah putih sendiri memiliki sel T memori dan juga sel B yang mempunyai peran begitu penting dalam hal menjaga tubuh manusia dari paparan infeksi virus corona untuk kedua kalinya. Fungsi dari sel T memori dan juga sel B di dalam tubuh manusia ini pun bisa dianalogikan sebagai mata – mata dan juga pabrik senjata ketika masa perang berlangsung.

Sel T memori ini memiliki peran untuk mengumpulkan seluruh informasi atau pun identifikasi mengenai virus corona yang sudah masuk ke dalam tubuh manusia, lalu diteruskan kepada sel B. Sel B ini yang bertugas untuk mengembangkan antibodi khusus yang mampu untuk menyerang virus corona secara detail berdasarkan pada informasi yang sudah diberikan.

Hasil Penelitian Terbaru, Pasien Covid-19 Yang Sudah Sembuh Kebal Selama 5 Bulan

Di dalam hasil penelitian terbaru yang sudah dipublikasi pada Jurnal Immunity bulan Oktober 2020 lalu, telah dilaporkan bahwa para pasien yang dinyatakan sembuh dari virus corona memiliki antibodi yang dapat dipercayai bisa memberikan kekebalan pada infeksi virus corona selama kurang lebih 5 bulan lamanya.

Hasil dari penelitian tersebut ternyata cukup menjanjikan. Tetapi, masih perlu riset lebih lanjut lagi mengenai keefektifian antibodi dalam tubuh manusia untuk mencegah infeksi ulang, jika pasien yang sudah sembuh terpapar virus corona lagi.

Selain sistem antibodi, masing – masing tubuh manusia yang terinfeksi virus corona, bahkan pasien yang sedang mengalami gejala ringan atau pun tanpa gejala, akan segera memproduksi sel T khusus, sel T inilah yang bisa memburu virus corona jika para penderitanya terpapar kembali.

Oleh karena itulah, sel T ini memiliki peran yang begitu penting dalam hal mencegah individu terinfeksi kembali dalam jangka panjang. Hal tersebut disebabkan studi lainnya pun menunjukkan bahwa sel T ini bisa bertahan di dalam tubuh manusia selama bertahun – tahun. Jauh lebih lama dibandingkan keberadaan antibodi yang hanya berlangsung selama 5 hingga 7 bulan.

Hasil penelitian ini pun sudah didukung oleh penelitian lainnya. Studi ini sudah memeriksa sebanyak 36 tubuh pasien yang dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona. Hasilnya adalah tubuh mereka sudah menciptakan sel T memori yang bisa mengenali dan juga dirancang begitu spesifik supaya dapat menghadapi infeksi virus yang sama yaitu virus corona.

Kenali Perlindungan dari Sel T Pada Seseorang yang Belum Pernah Terinfeksi Covid-19

Sebuah penelitian yang lainnya juga sudah menemukan sesuatu mengejutkan sekaligus menggembirakan. Banyak orang yang belum pernah terinfeksi virus corona, sudah mempunyai sel T memori yang bisa mengenali virus corona terbaru yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Para peneliti berpendapat bahwa kebaikan tersebut akan muncul dikarenakan fenomena reaksi silang atau cross reactivity. Reaksi silang ini maksudnya adalah kondisi di amna sel T akan segera bereaksi terhadap virus yang tidak dikenal oleh tubuh manusia, namun masih satu keluarga dengan virus lainnya yang sudah pernah masuk ke dalam tubuh.

Sebagai contoh sederhananya ialah sel T pada tubuh seseorang yang sudah pernah terinfeksi virus corona yang menyebabkan flu biasa ini dapat langsung mengenali dan bereaksi terhadap virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19. Pasalnya dari kedua jenis virus ini pun ternyata masuk ke dalam kelompok yang sama yakni coronavirus.

Menurut pendapat para ahli, fenomena dari cross reactivity ini menjadi alasan mengapa sebagian dari orang yang sedang menunjukkan gejala ringan, sedangkan untuk yang mengalmai gejala berat pun sama. Yang artinya adalah selama Anda terpapar jenis coronavirus, sel T di dalam tubuh manusia ini bisa mengindentifikasi dan juga melawan infeksi virus corona lebih baik dibandingkan orang yang belum pernah terpapar sama sekali.

Berapa Lama Sel T Mampu Melindungi Tubuh Manusia Dari Infeksi Virus Yang Sama?

Hasil dari penelitian ini pun tentu saja membawa angin segar kepada kita semua. Meskipun demikian adanya, para peneliti pun masih belum sepenuhnya begitu yakin dengan rentang waktu imunitas ini bertahan di dalam tubuh manusia.

Kabar baiknya adalah hasil dari sampel darah para pasien yang sudah sembuh dari SARS yang masih dalam kelompok virus yang sama, rentang hidup dari sel T ini bisa mencapai beberapa tahun. Sel T ini pun dijelaskan bisa mengidentifikasi virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Sebenarnya masih diperlukan penelitian lebih lanjut lagi dengan cakupan lebih luas tentang fungsi dan peran dari sel T memori supaya hasilnya pun bisa benar – benar dipercaya dan terbukti secara ilmiah.

Dalam jangka waktu panjang, vaksin yang paling aman dan efektif merupakan salah satu perlindungan terbaik terhadap papara virus corona. Penelitian terbaru seputar kekebalan tubuh manusia yang sudah terinfeksi pun terus dikembangkan, dan riset terakhir memberikan harapan bahwa para pasien yang sudah sembuh serta akan memiliki kekebalan tubuh selama 5 hingga 7 bulan sesudah terinfeksi.

Sampai penelitian yang lebih mendalam lagi mengenai kekebalan tubuh dari virus corona dan juga vaksin Covid-19 yang efektif dan aman tersedia, maka hal yang sangat penting untuk kita terapkan bersama adalah dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yakni kurangi mobilitas di luar rumah, saat berada di luar rumah wajib gunakan masker lapis dua, hindari tempat maupun lokasi yang rawan terjadi kerumunan di dalamnya, selalu mencuci tangan dengan air bersih dan pakai sabun atau pun bisa dengan gunakan handsanitizer.