google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Kenali Perbedaan Antara Flu (Influenza) Dengan Pilek

Ketika Anda sedang terserang pilek, kerap kali langsung bilang bahwa tengah terkena flu. Padahal, kedua jenis penyakit ini merupakan kondisi yang berbeda lho.

Batuk pilek biasanya tidak berarti bahwa Anda sedang terkena flu, meskipun ketika terpapar influenza Anda mengalami gejala pilek dan batuk. Namun, agar tidak menimbulkan kebingungan mengenai kedua kondisi ini, kami sudah merangkumnya lengkap di bawah ini.

Kenali Perbedaan Flu dan Pilek Dilihat Dari Penyebabnya

Flu dan pilek biasa ini bisa dilihat perbedaannya yang paling mendasar adalah dari penyebabnya. Salah satu penyebab dari pilek dan batuk paling sering adalah infeksi dari virus berjenis rhinovirus.

Jikalau pilek yang terjadi disebebkan oleh infeksi rhinovirus, maka kondisi tersebut dikenal dengan nama penyakit selesma atau pun common cold. Bukan hanya itu saja, pilek ini sebenarnya merupakan gejala yang bisa saja disebabkan oleh kondisi kesehatan atau pun jenis penyakit tertentu.

Mengutip dari situs American College of Allergy, Asthma, and Immunology, ada beberapa penyebab dari kemunculan gejala pilek, di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Alegi
  • Udara kering atau dingin
  • Sinusitis akut atau pun kronis
  • Rhinitis non alergi
  • Perubahan hormon pada tubuh, serta
  • Menggunaan obat – obatan tertentu.

Sementara itu juga, penyebab munculnya flu ini sudah pasti karena virus influenza. Flu pada umumunya tidak disebabkan oleh kondisi kesehatan lainnya, seperti halnya pilek. Virus ini pun akan menyerang sistem pernapasan secara menyeluruh, mulai dari hidung, paru – paru dan juga tenggorokan.

Penyebab dari flu ini adalah tiga jenis virus influenza, yakni influenza A, influenza B dan juga influenza C. Untuk virus influenza tipe A dan B kadang dapat menyebabkan flu musiman, sedangkan influenza tipe C ini biasanya bisa terjadi sepanjang tahun.

Perbedaan Flu dan Pilek Dilihat Dari Gejalanya

Perbedaan flu dan pilek yang lainnya ini cukup jelas bila dilihat dari gejala yang ditimbulkan. Kadang, gejala dari batuk pilek ini sangat khas, yakni :

  • Hidung tersumber atau pun meler
  • Bersin
  • Batuk
  • Mengalami sakit kepala, namun kadang – kadang saja
  • Sakit tenggorokan, kadang bisa hilang selama satu atau pun dua hari saja
  • Badan terasa lesu, lemas dan tidak bertenaga.

Pilek ini memiliki tingkat keparahan yang cenderung cukup ringan. Untuk kasus pilek dalam common cold, kadang gejala perlahan mulai membaik dalam waktu 7 hari hingga 10 hari. Gejala ini pun bisa sembuh dengan sendirinya.

Sementara itu juga, gejala dari flu yang umumnya tergolong cukup berat. Gejala flu ini datang sangat cepat dan lebih parah dibandingkan dengan gejala pilek, di antaranya adalah :

  • Demam tinggi selama 3 hingga 5 hari, meskipun tidak selalu
  • Mengalami sakit kepala begitu berat
  • Batuk kering
  • Sakit tenggorokan
  • Badan gemetaran dan menggigil
  • Nyeri otot pada seluruh tubuh
  • Rasa lelah begitu parah hampir 3 minggu
  • Mual dan muntah, lebih sering dialami oleh anak – anak

Nyeri pada otot dan juga menggigil ini merupakan perbedaan gejala yang begitu khas antara flu dan pilek. Gejala flu bakalan bertambah parah, namun secara bertahap dalam kurun waktu selama 2 hingga 5 hari. Tetapi, bila gejala flu yang sedang Anda alami tidak kunjung membaik lebih dari 10 hari atau justru memburuk, segera konsultasikan ke dokter.

Perbedaan Flu dan Pilek Dilihat Dari Risiko Komplikasinya

Faktor lainnya yang bisa menjadi pembeda antara flu dan pilek ini adalah ada atau tidaknya risiko komplikasi yang ditimbulkan. Batuk pilek yang biasa umumnya tidak pernah menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Sedangkan untuk flu yang berkepanjangan tanpa diobati bisa menyebabkan berbagai komplikasi serius, di antaranya adalah radang otot atau myositis, pneumonia, gangguan pada sistem saraf pusat, dan masalah jantung seperti halnya miokarditis, pericarditis, serangan jantung.

Nah, untuk Anda yang memiliki riwayat penyakit asma juga mesti waspada. Gejala flu juga mungkin bisa memicu kambuhnya serangan asma. Oleh karena itulah, mereka yang mempunyai penyakit asma sebaiknya untuk segera konsultasi dengan dokter bila gejala flu tidak segera membaik atau pun semakin memburuk.

Perbedaan Pilek dan Flu Dilihat Dari Cara Pengobatannya

Untuk mereka yang sedang terkena flu dan pilek pun disarankan untuk beristirahat total di rumah supaya tidak menularkan penyakit kepada orang lain.

Sebenarnya, untuk cara mengobati pilek dan flu ini tidak ada perbedaan yang signifikan. Pilek dan flu pun pada umumnya bisa sembuh secara sendirinya. Tetapi, ada berbagai pilihan jenis obat yang bisa membantu untuk mengatasi gejala flu atau pilek.

Untuk Anda yang terkena pilek bisa konsumsi obat yang tergantung pada penyebabnya. Bila gejala pilek ini disebabkan oleh alergi, maka konsumsi saja obat alergi seperti antihistamin.

Sedangkan untuk obat mengatasi gejala flu yang disebabkan oleh infeksi virus, kadang bisa dengan obat – obatan antivirus, seperti zanamivir (Relenza), peramivir (Rapivab), atau pun oseltamivir (Tamiflu).

Jenis obat – obatan yang bisa mempercepat penyembuhan dari flu serta mengecah terjadinya komplikasi pneumonia. Tetapi, obat antiviral di atas hanya boleh dikonsumsi dengan resep dari dokter. Maka dari itulah, Anda bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum meminum jenis obat di atas.

Pengobatan selanjutnya bisa Anda manfaatkan balsam yang memiliki kandungan eucalyptus oil, camphor, menthol guna membantu meringankan gejalanya. Cara pemakaiannya pun sederhana, Anda gosokkan saja pada bagian dada, leher dan juga punggung. Selain itu pun, campirkan dua sendok teh balsam dengan air pahas, kemudian hirup uapnya.

Bila Anda ingin mengurangi gejala hidung tersumbat dan juga sakit kepala karena pilek atau pun flu, bisa dengan konsumsi obat – obata seperti paracetamol dan juga dekongestan. Flu atau pun pilek ini bisa Anda gunakan obat – obatan dengan bahan dasar alami yang memiliki kandungan vitamin D, vitamin C dan juga seng.

Minum suplemen vitamin C secara rutin juga dapat membantu Anda untuk mengurangi gejala pilek lho, yang kerap kali dijumpai pada penyakit flu.

Perbedaan Pilek dan Flu Dilihat Dari Cara Pencegahan

Kemudian, perbedaan yang lainnya dapat dilihatdari flu dan pilek ini ialah cara pencegahannya. Cara terbaik supaya terhindar dari flu  adalah dengan memeroleh vaksin flu.

Banyak dari dokter pun merekomendasikan untuk pemberian vaksin flu ini pada awal musim flu sedang berlangsung. Selain dengan pemberian vaksin flu, rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin atau bisa dengan menggunakan hand sanitizer juga cukup ampuh mencegah penularan penyakit flu.

Sementara itu juga, untuk cara pencegahan pilek biasa, vaksin memang bukanlah cara yang dianjurkan. Pencegahan paling baik adalah dengan menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, rajin untuk mencuci tangan, hindari konsumsi zat pemicu alergi atau pun udara yang terlalu dingin, serta menjaga daya tahan tubuh Anda.

Pilek dan flu ini merupakan dua kondisi yang ternyata memiliki banyak sekali perbedaannya, mulai dari penyebab munculnya penyakit, gejala yang ditimbulkan, risiko komplikasi akibat penyakit, serta cara ampuh mencegah penyakit tersebut.

Bila ditarik kesimpulan, pilek ini adalah suatu gejala yang menandakan adanya permasalahan kesehatan tertentu dalam tubuh Anda. Sementara untuk flu adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, dengan pilek sebagai salah satu dari gejala yang ditimbulkan.

Dengan mengetahui perbedaan di antara flu dan pilek ini dapat membantu Anda untuk memeroleh pengobatan yang tepat dan sesuai. Bila kondisi tidak kunjung membaik, segera konsultasi dan periksakan diri ke dokter.