Kewenangan Penuh di Tangan KPU, Anies Baswedan Ungkap Proses Perhitungan Suara Belum Final

Kewenangan Penuh di Tangan KPU, Anies Baswedan Ungkap Proses Perhitungan Suara Belum Final

Calon presiden (capres) nomor urut satu Anies Baswedan mengimbau kepada para pendukungnya untuk melanjutkan perjuangan. Dia meminta pendukung mengawal perhitungan suara pemilihan presiden (pilpres) 2024. Anies menilai perhitungan suara belum final. Menurutnya, proses perhitungan suara masih terus dikerjakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Dan kita semua, yang hari ini masih bertugas, terus jaga stamina, proses perhitungan belum selesai. Saat ini perhitungan partai, dan lain-lain masih terus dijalankan, teruskan fungsi ini,” kata Anies Baswedan di Rumah Pemenangan AMIN, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Rabu tanggal 14 Februari 2024.

Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 tersebut juga menegaskan bakal menghormati apa pun hasil akhir dari pilpres 2024. Akan tetapi, jelas Anies, sesuai proses dan keputusan final dari KPU.

“Kami ingin tegaskan, saya adalah demokrat sejati. Kami akan menghormati hasil yang dimunculkan dari aspirasi rakyat, karena itu adalah kemauan rakyat, dan kita harus menghormati kemauan rakyat. Kita harus menghargai keputusan rakyat ini komitmen kita,” ujar Anies.

Oleh sebab itu, Anies meminta semua pihak untuk menghormati segala proses yang tengah berjalan di KPU selaku penyelenggara pemilu. “Saya sampaikan, berikan kewenangan total kepada penyelenggara pemilu yaitu KPU untuk menuntaskan tugasnya,” jelas Anies.

Sebab itulah, tambah Anies, tugas KPU bukan saja menyelenggarakan, tetapi menuntaskan perhitungan suara pemilu 2024. “Tuntas proses perhitungan, kita semua akan hargai, hormati, taati, itu bagian dari prinsip kita demokrasi. Kami memliki komitmen itu,” ungkap Anies.

Lebih lanjutnya lagi, Anies meminta semua pihak untuk terus memantau dan mengikuti proses perhitungan suara yang masih bergulir di berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Tanah Air. “Saya ucapkan terima kasih tak terhingga kepada mereka yang hari ini berjuang luar biasa, dari pagi hingga malam hari ini di TPS-TPS seluruh Indonesia,” kata Anies.

Timnas AMIN Berusaha Kumpulkan Bukti Pelanggaran Pemilu 2024

Timnas AMIN kini tengah mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan pelanggaran selama pemilihan umum (Pemilu) 2024. Masyarakat termasuk relawan Anies Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin diminta ikut turun tangan.

“Kami juga perlu menyampaikan kepada seluruh relawan saksi dan masyarakat, yang konsen terhadap pemilu yang berintegritas, pemilu yang jujur dan adil untuk mengumpulkan dan menginvetarisasi segala pelanggaran yang ditemukan baik sebelum hari H pencoblosan pada saat hari H pencoblosan dan setelah hari H pencoblosan,” jelas Hamdan Zoelva selaku Ketua Dewan Pakar Timnas AMIN dalam keterangannya, pada hari Kamis 15 Februari 2024.

Hamdan Zoelva menjelaskan bahwa, pihaknya telah menemukan adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan pada saat sebelum hari H pencoblosan, saat hari H pencoblosan dan setelah pencoblosan.

Menurut dia, dugaan pelanggaran itu terjadi secara sistematis. “Kami sekarang ini sedang mengumpulkan bukti-bukti yang terkait yang berkaitan dengan pelanggaran-pelanggaran yang sekarang sistematis, terstuktur dan masif itu,” ungkap Hamdan.

Hamdan Zoelva kemudian menyinggung juga tentang film dokumenter ‘Dirty Vote’ yang ditayangkan di media sosial dalam beberapa hari sebelum waktu pemungutan suara. “Apa yang ada di sana adalah permulaan desain sebuah pelanggaran, kita bisa simpulkan seperti itu, dari data-data yang dikemukakan dalam film itu,” kata Hamadan.

Hamdan Zoelva menegaskan kembali bahwa, Timnas AMIN dipastikan akan membuktikan dugaan pelanggaran itu. Saat ini, masih dalam tahap pengumpulan bukti-bukti di lapangan.

“Bukti-bukti awal kita temukan bahwa implementasi dari desain itu mulai nampak satu per satu. Dan ini sedang kami kumpulkan seluruh Indonesia. Karena itu sekali lagi kami minta betul pemilu 2024 belum selesai, pemilu masih belum selesai,” jelas Hamdan.

Hamdan Zoelva mengatakan, yang dilakukan oleh pasangan AMIN bersama Timnas AMIN semata-mata untuk menjaga keadaban pemilu. Berangkat dari alasan itulah, dirinya pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga integritas pemilu supaya Indonesia menjadi lebih baik.

“Keadaban pemilu adalah pemilu yang berintegritas pemilu yang jujur dan fair agar negara kita ini menjadi negara yang beradab. Negara kita adalah negara yang dibangun di atas pemerintahan yang legitimate,” tutur Hamdan.

“Itu hal yang jauh sangat penting dari hanya sekedar menang dan kalah karena itu penting sekali kami catat bahwa ini adalah perjuangan kami dan inilah kehendak perubahan. Kita ingin mengkhendaki pemerintahan yang legitimate negara yang kuat dan keadaban dalam berpemerintah. Saya kira itu menjadi konsen kami,” tutup Hamdan.

Anies Optimis dengan Gerakan Perubahan Tidak Akan Bergeser Sedikit Pun

Calon presiden (capres) nomor urut satu dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan mengatakan akan terus berada di dalam gerakan perubahan. Terlebih lagi untuk mempertahankan Indonesia sebagai negara demokrasi yang menjunjung tinggi etika.

“Alhamdulillah kami bersyukur sekali bahwa gerakan perubahan yang kita kerjakan bersama-sama selama beberapa bulan ini telah berhasil membawa nuansa baru di dalam kegiatan kampanye,” kata Anies di Rumah Pemenangan AMIN, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Rabu 14 Februari 2024.

Anies Baswedan menyampaikan kembali bahwa beragam gerakan perubahan yang muncul selama masa kampanye harus dilanjutkan. Namun, kata Anies, perubahan mempunyai misi yang jauh lebih besar.

“Kita ingin membangun demokrasi di Indonesia menjadi demokrasi yang menjunjung tinggi adab, yang menjunjung tinggi etika, demokrasi yang memberikan ruang yang terhormat bagi gagasan, ide, dialog. Dan itu juga yang kami kerjakan selama ini,” ujar mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.

Mantan gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 tersebut menyebutkan pula bahwa selama beberapa bulan terakhir telah menyaksikan gelora perjuangan perubahan. Anies mengaku telah menemukan arti kerelawanan yang sesungguhnya.

“Serba swa. Swakarsa, swadana, swakarya, dan ini mewarnai betul. Lalu dialog. Kami kampanyenya berisi tentang gagasan bagaimana Indonesia ke depan. Jadi kita melihat ini lebih besar dari itu. Dari soal pemilu saja atau kampanye saja. Kita ingin meneruskan gerakan perubahan ini,” tutur Anies.

Anies Baswedan juga menegaskan akan terus membawa semangat perubahan itu di berbagai sektor, baik terkait dengan demokrasinya, hingga dalam hal membereskan berbagai ketimpangan. “Oleh karena itu saya ingin sampaikan kepada seluruh pejuang perubahan, bahwa saya akan terus berada di bawah gerakan perubahan ini dan tidak akan bergeser sedikit pun,” jelas Anies.

Cak Imin Imbau Kepada Massa Pendukung Pendukung hingga Relawan Terus Kawal Suara AMIN hingga Akhir

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dari Koalisi Perubahan 01 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meminta kepada saksi-saksi dan para pendukung untuk mengawal terus suara Anies-Cak Imin (AMIN). Hal tersebut disampaikan oleh Cak Imin di Markas Tim Nasional Anies-Muhaimin (Timnas AMIN) di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari Rabu malam 14 Februari 2024.

“Kepada para saksi-saksi, caleg-caleg PKB dan partai-partai pendukung, NasDem, PKS dan partai-partai lain tolong terus kawal suara, amankan suara AMIN dan suara PKB. Amankan kursi-kursi yang akan menjadi kepercayaan yang harus kita perjuangkan bersama-sama,” jelas Cak Imin.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut juga meminta massa pendukung dan relawan untuk jangan lengah sedikit pun. “Jangan lengah, jangan terpengaruh dengan apa pun yang dimainkan. Kita tunggu laporan dari Tim Hukum Nasional berbagai kecurangan, berbagai masalah-masalah penyelenggaraan pemilu tahun ini,” tegas Cak Imin.

“Tetap serius, semangat dan terus jaga suara AMIN dan partai-partai kita. Insyaallah hasil akhirnya kita yang akan menjadi pemenang pemilu tahun 2024,” pungkas Cak Imin.

Timnas AMIN: Jangan Mudah Terpengaruh oleh Hasil Survei Quick Count

Kapten Tim Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) Thomas Lembong atau akrab disapa Tom Lembong mengatakan, pihaknya masih optimistis untuk lolos dalam putaran kedua Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Hal ini disampaikan Thomas Lembong di Markas Tim Nasional (Timnas) Anies-Cak Imin (AMIN), Jakarta Pusat, pada hari Rabu 14 Februari 2024.

“Kami optimis, jadi ini baru beberapa jam dari sebuah proses yang akan berlangsung berhari hari. Jadi, mari kita hormati proses yang berlangsung ya kan, jadi perjalanan masih jauh, dan enggak usah terpengaruh oleh survei-survei quick count dan sebagainya,” jelas Tom Lembong.

“Ini kan baru mulai bergulir dari Indonesia bagian Timur ke Indonesia bagian tengah, baru pelan-pelan ke Indonesia bagian Barat. Jadi proses masih panjang. Mari kita terus semangat, terutama saksi-saksi di tempat-tempat. Semangat terus, jaga supaya TPS-TPS aman bagi semua pemilih, semua kalangan,” sambung Tom Lembong.

Tom Lembong kembali menegaskan, jika pihaknya merasa sangat optimistis untuk dapat lolos pada putaran kedua Pilpres 2024. “Jadi sekali lagi ini fenomena yang juga dilihat di banyak negara, angka-angka awal akan bergerak terus, mungkin selama berhari-hari akan bergerak terus. Jadi kita semua harus sabar, jangan terlalu cepat menarik kesimpulan,” tutup Tom Lembong.

KPU Ungkap Kematian Anggota KPPS karena Kelelahan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya sejumlah anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). KPU juga menyebut faktor kematian para anggota KPPS tersebut akibat kelelahan.

“Ya informasi yang kami terima itu karena faktor kelelahan, yang akhirnya menyebabkan wafat,” kata Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik, ketika dihubungi, pada hari Sabtu, 17 Februari 2024.

Tetapi Idham menuturkan juga ada pula yang disebabkan sakit. Hal tersebut, kata Idham, juga karena faktor kelelahan sehingga menimbulkan penyakit. “Tapi ada juga informasi yang mengatakan kelelahan memicu aktifnya komorbid,” jelas Idham.

“Dan nanti tentu secara otoritatif ahli kesehatan, tapi ini informasi yang kami terima ya,” sambung Idham. Meski pun begitu, Idham menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya sejumlah anggota KPPS. Idham lantas menyinggung proses penghitungan suara dua panel yang pernah diajukan oleh KPU.

Sebelumnya, KPU mencatat ada sekitar 35 orang yang dinyatakan meninggal dunia setelah menjalankan tugas proses penghitungan suara Pemilu 2024. KPU menjabarkan 23 di antaranya anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).