google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Kualifikasi UEL: Rapid Wina Lewati Hadangan Anorthosis

Anorthosis vs Rapid Wina
Meski kalah di kandang Anorthosis, Rapid Wina tetap lolos ke babak play-off Liga Europa 2021-2022.

cr photo: Free Tips

Pertandingan menarik menghadirkan duel antara Rapid Wina menghadapi tuan rumah, Anorthosis dalam laga kualifikasi Liga Europa babak ketiga. Bermain di kandang sendiri Anorthosis berada dalam tekanan besar usai di leg pertama saat bermain di kandang Rapid Wina mereka kalah dengan skor cukup telak, 0-3. Meski demikian, di sepanjang pertandingan ini, Anorthosis sangat berhasil menekan pertahanan sang lawan. Kemenangan bahkan sukses diraih tuan rumah dengan skor akhir 2-1. Sayang memang kemenangan ini belum berhasil membuat Anorthosis lolos ke babak selanjutnya.

Gol gol yang lahir di laga ini dan menjadi penentu kemenangan tuan rumah masing masing dilesakkan oleh Kyle Lafferty dan Onisiforos Roushias. Sedangkan satu satunya gol balasan pasukan Rapid Wina pada laga ini dilesakkan oleh pemainnya yang bernama Ercan Kara. Laga ini sebenanya berjalan cukup berimbang dalam urusan penguasaan bola, meski tuan rumah sedikit unggul. Tapi dilihat dari jumlah tembakan yang dilepas kedua kesebelasan terlihat keduanya sama sama bermain menyerang. Anorthosis tercatat membuat 22 tembakan, sementara tim tamu melesakkan 15 tembakan.

Walaupun menang sangat disayangkan Anorthosis gagal melaju ke baak play-off Liga Europa. Mereka tersingkir usai kalah secara agregat dengan skor 2-4. Kemenangan 2-1 di laga ini tak begitu membantu karena di leg pertama mereka lebih dulu kalah 0-3. Sementara bagi Rapid Wina, walau kalah mereka masih berhak melaju ke babak play-off Liga Europa dan berpeluang besar bisa tampil lagi di ajang kasta kedua Eropa di bawah Liga Champions tersebut.

Rangkuman Pertandingan

Duel menarik menghadirkan dua tim kuat, yakni Rapid Wina menghadapi Anorthosis dalam laga leg kedua kualifikasi Liga Europa 2021-2022 babak ketiga. Lebih dulu berhasil meraih kemenangan dengan skor 0-3 di leg pertama, Rapid Wina yang kali ini bermain sebagai tim tamu bermain cukup santai. Akan tetapi di luar dugaan mereka mendapat tekanan hebat dari tuan rumah yang memburu kemenangan di laga ini demi mengejar agregat.

Pertarungan sengit pun terjadi dengan kedua kesebelasan terlibat jual beli serangan yang intens di sepanjang babak pertama berjalan. Tim tamu sempat mendapat kans mencetak gol lebih dulu melalui aksi Leo Greiml yang membantu serangan, sayang usahanya masih belum berbuah gol.

Setelah lewati pertarungan ketat, akhirnya gol yang ditunggu publik tuan rumah lahir di masa injury time babak pertama. Kyle Lafferty berhasil mengkoversi peluang yang ia dapat di depan gawang lawan menjadi gol yang membawa Anorthosis unggul 1-0 yang kemudian bertahan sampai turun minum.

Babak Kedua

Selepas istirahat, Anorthosis yang unggul berusaha keras untuk menambah keunggulan mereka demi memperpendek agregat dengan sang tamu. Sangat disayangkan, kelengahan bek bek tuan rumah malah membuat mereka harus kecolongan di menit ke-64 babak kedua. Ercan Kara berhasil memanfaatkan kesalahan di lini belakang lawan untuk melesakkan gol dan bawa Rapid Wina menyamakan skor menjadi 1-1.

Pada penghujung babak kedua, tepatnya di menit ke-84, tuan rumah sukses melesakkan satu gol tambahan melalui aksi Onisiforos Roushias, skor pun kini menjadi 2-1. Kedudukan tersebut memang bertahan sampai dengan pertandingan selesai untuk kemenangan tuan rumah. Sayang kemenangan tersebut tak cukup bagi Anorthosis untuk mengejar agregat, alhasil yang lolos adalah Rapid Wina dengan keunggulan agregat akhir 2-4.

Susunan Pemain Anorthosis vs Rapid Wina

Anorthosis (3-5-1-1): Giorgi Loria, Hovhannes Hambardzumyan, Paulus Arajuuri, Sypros Risvanis, Milos Deletic, Josef Husbauer, Kostakis Artymatas, Denis Popovic, Anderson Correia, Lazaros Christodoulopoulos, Kyle Lafferty.

Rapid Wina (4-4-2): Richard Strebinger, Maximilian Ulmann, Maximilian Hofmann, Leo Greiml, Thorsten Schick, Marco Gruell, Srdjan Grahovac, Robert Ljubicic, Kelvin Arase, Taxiarchis Fountas, Ercan Kara.