google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Laporan Efek Samping Vaksin Covid-19 Produksi Moderna Lebih Dahsyat, Seperti Apa?

Ada beberapa laporan yang menyebutkan mengenai efek samping dari vaksin Moderna ini disebutkan bahwa cendurung lebih kuat jika dibandingkan dengan jenis vaksin yang lainnya.

Hampir sama dengan jenis vaksin Covid-19 yang lainnya, untuk vaksin Moderna ini pun memiliki efek samping, termasuk di dalamnya seperti rasa nyeri, demam, sakit kepala, rasa nyeri pada lokasi bekas suntikan. Beberapa dari kasus yang lainnya pun, efek samping dari vaksin bisa tergolong berat.

Efek samping dari vaksin Covid-19 produksi Moderna pun disebutkan lebih kuat bila dibandingkan dengan vaksin virus corona yang lainnya. Bahkan. Para tenaga kesehatan juga menceritakan pengalamannya memeroleh vaksin penguat Moderna dan juga dibandingkan dengan efek sampingnya melalui sosial media sehingga jadi viral. Lantas benarkah hal tersebut demikian?

Vaksin Covid-19 Moderna ini merupakan jenis vaksin virus corona yang dibuat dengan memakai metode mRNA, seperti halnya vaksin produksi Pfizer BioNTech.

Cara kerja dari vaksin Moderna ini pun yaitu dengan memberikan informasi genetik ke dalam tubuh manusia supaya menghasilkan lonjakan protein virus atau pun bakteri. Protein ini juga merupakan bagian dari permukaan virus corona.

Lonjakan protein inilah akan memicu sistem imun tubuh untuk bisa memproduksi antibodi yang lebih spesifik melindungi tubuh ketika terinfeksi virus corona di kemudian hari.

Selain dikhususkan kepada para tenaga kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, juga menyampaikan bahwa vaksin Moderna ini diberikan kepada masyrakat umum yang masih belum pernah memeroleh vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan juga kedua, tetapi bukan sebagai vaksin penguat atau booster.

Efek Samping Dari Vaksin Covid-19 Moderna Sering Dialami

Dilansir langsung dari Kompas, Ketua Komnas KIPI Dr. dr. Hinku Hindra Irawan Satari, SpA(K). MTropPaed, memberikan penjelasan bahwa vaksin Covid-19 Moderna memang memiliki efek samping yang sama dengan jenis vaksin virus corona lainnya.

Pada umumnya, efek samping dari vaksin Covid-19 Moderna yang kerap kali dialami di antaranya adalah :

  • Rasa lelah
  • Mengalami sakit kepala
  • Rasa nyeri pada otot
  • Nyeri pada sendi
  • Menggigil
  • Mual dan juga muntah
  • Demam di atas 38 derajat celcius
  • Muncul kemerah – merahan, rasa nyeri, sampai dengan pembengkakan tepat di lokasi tubuh yang disuntik

Berdasarkan pada hasil uji klinis ini deretan efek samping ini dilaporkan terjadi selama 2 hingga 3 hari setelah penyuntikan dosis kedua. Akan tetapi, bisa saja hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan.

Pihak dari Komnas KIPI pun menegaskan bahwa efek samping dari vaksin Covid-19 beragam jenisnya pada setiap orang. Yang artinya adalah efek samping vaksin tersebut antara satu orang dengan yang lainnya pun jelas memiliki perbedaan.

Maka dari itulah, Komnas KIPI ini juga memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat supaya tidak terlalu khawatir dengan efek samping vaksin Covid-19 Moderna yang mungkin saja ditimbulkan.

Efek Samping Dari Vaksin Covid-19 Yang Sangat Jarang Terjadi

CDC atau Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat dan juga Food and Drug Administration FDA menemukan adanya efek samping dari vaksin Covid-19 Moderna yang sangat jarang terjadi, tetapi masih mungkin saja pernah dialami oleh para peserta vaksinasi.

Adapun efek samping yang dimaksudkan ini adalah pericarditis dan juga miokarditis. Untuk miokarditis ini adalah peradangan yang terjadi pada otot jantung. Sedangkan, pericarditis adalah peradangan yang terjadi tepat di area selaput jantung. Kedua efek samping yang tergolong langka ini pun cenderung bakalan muncul setelah beberapa hari mendapatkan vaksinasi dosis kedua.

Terkadang, adapun gejala lainnya yang turut serta menyertai adalah sesak napas, jantung terasa berdebar kencang, serta nyeri dada.

Sebagian besar pasien, efek samping dari vaksin Covid-19 Moderna seperti di atas ini pun bisa segera pulih sesudah mendapatkan pengobatan yang tepat.

Bukan hanya pericarditis dan juga miokarditis, vaksin mRNA ini pun dianggap bisa menimbulkan efek samping langka yang lainnya, seperti halnya reaksi alergi parah atau dikenal dengan anafilaksis.

Reaksi alergi ini pun bisa terjadi diakibatkan tubuh merespons kandungan dari bahan – bahan tertentu yang ada di dalam vaksin. Adapun beberapa dari gejala reaksi alergi yang cukup parah di antaranya adalah sebagai berikut ini.

  • Mengalami kesulitan bernapas
  • Pembengkakan pada tenggorokan dan juga wajah
  • Jantung berdetak lebih kencang
  • Muncul ruam di sekujur tubuh
  • Rasa lemas
  • Menggigil

Ketika Anda sedang mengalami efek samping dari vaksin Moderna yang relatif berat, segera lapor ke dokoter atau pun tenaga medis supaya bisa memeroleh penanganan yang lebih lanjut.

Vaksin Covid-19 Moderna ini merupakan salah satu dari beberapa jenis vaksin virus corona yang dipergunakan oleh Indonesia supaya bisa mempercepat laju program vaksinasi.

Selain dikhususkan kepada tenaga medis sebagai suntikan vaksin penguat atau booster, masyarakat umumnya yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama dan kedua bisa langsung mendapatkan vaksin jenis Moderna. Vaksin ini juga dirancang agar memberikan kekebalan dengan meminimalisir efek berat yang mungkin terjadi bila terpapar penyakit.

Maka dari itu, sangat umum untuk mengalami beberapa dari efek samping ringan sampai sedang ketika menerima vaksin. Untuk bisa mengurangi efek samping yang mungkin saja muncul, Ketua Komnas KIPI juga mengatakan supaya mempersiapkan tubuh supaya sehat, tidak lelah, cukup tidur dan tidak stress.

Bila muncul gejala demam sebagai salah satu dari efek samping vaksin yang tergolong ringan, bisa langsung konsumsi paracetamol atau pun ibuprofen untuk meredakan demamnya.