google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Memori Internal dan Eksternal di Handphone, Apa Bedanya?

Source : http://www.kabargames.id

Sebagai pengguna, tentu kita sudah tidak asing lagi mendengar istilah memori internal dan eksternal di handphone. Sebagaimana kita tahu, pada umumnya sebuah perangkat handphone memiliki dua opsi penyimpanan yaitu internal dan juga eksternal. Kedua opsi ini dapat dimanfaatkan untuk mengelola berbagai jenis berkas atau file agar lebih mudah untuk mengaksesnya kembali sewaktu-waktu. Terdapat dua opsi media penyimpanan di dalam handphone yang bisa kita gunakan untuk mengelola berbagai macam berkas supaya mudah diakses kembali, yakni internal maupun eksternal.

Kedua jenis media penyimpanan dalam handphone tersebut termasuk anggota keluarga memori non-volatile yang mana memiliki kemampuan untuk menyimpan sejumlah data tanpa membutuhkan bantuan aliran listrik. Pengguna dapat mempergunakan keduanya untuk menyimpan berkas-berkas yang diharapkan hanya bisa berubah melalui sebuah proses komputasi tertentu seperti penghapusan data, uninstall, format, hingga reset ke kondisi pabrik.

Daftar lagu-lagu favorit dari berbagai jaman, dokumentasi foto maupun video yang merekam beragam momen penting dalam kehidupan, dan bahkan catatan pribadi serta berkas-berkas pekerjaan, semuanya mungkin untuk kamu simpan di dalamnya.

Namun demikian, alangkah lebih baik jika kita tetap bijak pada saat menggunakan kedua media penyimpanan internal dan eksternal tersebut. Sebab, di dalam sebuah handphone masing-masing pada umumnya mempunyai preferensi dan juga fungsi yang cukup berbeda. Nah, apabila kamu ingin mengenal lebih jauh memori internal dan juga eksternal ini serta apa fungsi masing-masing pada handphone kamu, simak artikel ini hingga selesai, ya.

Perbedaan Memori Penyimpanan Internal dan Eksternal

Secara praktis, memori internal diartikan sebagai media penyimpanan utama dari sebuah perangkat handphone maupun smartphone, sedangkan memori eksternal hadir sebagai ekspansi atau memori tambahan apabila kita memerlukan kapasitas ruang penyimpanan lebih besar dari kapasitas internal handphone.

Memori internal sering disebut juga dengan istilah ROM oleh sebagian orang. Memori ini tertanam bersama dengan komponen-komponen smartphone seperti chipset dan mesin. Disamping itu, memori internal tidak dapat diganti secara langsung oleh pengguna biasa dimana secara teknis tentu berbeda dengan memori eksternal yang dapat dilepas pasang sesuka hati kita.

Oleh karena ditanam langsung di dalam handphone, secara otomatis kemampuan transfer data dari memori internal akan lebih cepat dan stabil dibandingkan memori eksternal meskipun dalam hal ini juga akan dipengaruhi oleh standar penyimpanan yang digunakan itu sendiri.

Pabrikan sendiri umumnya akan menggunakan standar yang berbeda. Kebanyakan handphone saat ini sering terlihat memakai UFS (Universal Flash Storage) atau eMMC (Embed Multimedia Card) sebagai memori internal dan SD (Secure Digital) seperti microSD pada memori eksternal.

Lebih lanjut, memori internal didesain agar dapat juga menangani semua jenis data yang dibutuhkan ataupun akan diproses di dalam perangkat handphone mulai dari firmware, sistem operasi, aplikasi, sampai dengan berkas media maupun dokumen penggunanya.

Sedangkan untuk memori eksternal akan tergantung disesuaikan dengan preferensi di dalam sistem operasi dimana kadang-kadang lebih terbatas. Misalnya saja pada kebanyakan handphone Android tidak mendukung untuk menyimpan aplikasi atau data sistem lainnya ke dalam memori eksternal.

Di sisi lain, memori eksternal bisa mendukung penyimpanan data pribadi menjadi lebih luas. Meskipun demikian, jangan salah dulu karena hal itu tergantung dari seberapa besar kapasitas yang kita gunakan. Terlebih lagi beberapa manufaktur juga menghilangkan dukungan untuk itu.

Bisa dilihat pada handphone masa kini, beberapa manufaktur memilih untuk memperbesar kapasitas memori internal sebagai pengganti karena dianggap lebih mudah dikelola dan diamankan melalui preferensi di level sistem operasi.

Perbedaan Memori Internal Vs Eksternal

  • Aspek Memori Internal Memori Eksternal
  • Fungsi Penyimpanan utama Penyimpanan tambahan
  • Ketersediaan Pasti ada Tidak pasti ada
  • Standar yang sering dipakai UFS dan eMMC SD
  • Pemasangan Tertanam Berbentuk kartu terpisah
  • Tipe data yang bisa disimpan Semua jenis data Terbatas pada data-data tertentu (tergantung sistem operasi)
  • Kecepatan transfer data Lebih cepat dan stabil Lebih lambat
  • Ukuran Tetap Bisa terus diekspansi