google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Memori Internal Penuh Walaupun Aplikasi Sedikit? Mungkin Ini Penyebabnya

Tidak jarang kita mendapati memori internal penuh pada smartphone kita. Lebih menyebalkannya lagi, ternyata hanya sedikit jumlah aplikasi yang telah terpasang di dalamnya pada saat itu.

Penuhnya memori penyimpanan pada smartphone kita tentu menghambat berbagai macam aktivitas, mulai dari kesulitan untuk memasang aplikasi, membuat kamera seringkali tidak bekerja, hingga memperlambat kinerja smartphone itu sendiri.

Tapi tenang, ada beberapa tindakan yang bisa pengguna lakukan untuk mengatasi memori internal penuh selain harus mengumpulkan dana agar dapat membeli smartphone baru dengan kapasitas memori penyimpanan yang lebih besar. Jadi, apabila kamu salah satu yang mengalami permasalahan, simak beberapa tindakan berikut. Supaya dapat mengatasi dengan tepat, penting untuk mengetahui terlebih dulu penyebab utamanya di mana setiap handphone tentu saja bisa berbeda.

Penyebab Memori Penyimpanan Bisa Penuh Dengan Aplikasi yang Terpasang Sedikit?

Aplikasi Berukuran Besar

Penuhnya memori internal penyimpanan dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, termasuk di antaranya adalah besarnya ukuran aplikasi dan data yang terpasang di dalam perangkat itu sendiri.

Secara logika, aplikasi berukuran besar yang terpasang pada smartphone kita sudah bisa dipastikan akan menghabiskan memori penyimpanan internal walaupun jumlah aplikasi sedikit.

Sebagai contoh, kapasitas memori penyimpanan kosong yang ada di smartphone adalah 16 GB yang berarti aplikasi yang bisa terpasang tentu hanya berjumlah 8 buah dengan catatan masing-masing aplikasi berukuran 2 GB seperti ukuran berbagai game seluler masa kini.

Perlu diketahui juga bahwa sebagian memori dari kapasitas 16 GB tersebut umumnya akan terpotong oleh sistem bawaan handphone. Sehingga, ruang kosongnya pun akan semakin berkurang secara signifikan pada saat memasang aplikasi berukuran besar meskipun dalam jumlah sedikit.

File Bertipe Cache, Cadangan, Hingga Thumbnail Menumpuk

Selain perihal ukuran aplikasi, besarnya data juga dapat berpengaruh pada pemakaian ruang penyimpanan. Tentu kita tahu bahwa aplikasi berjalan memerlukan beberapa jenis data dengan ukuran file yang kadang-kadang cukup besar.

Contohnya adalah file cache, cadangan, hingga thumbnail. Walaupun memiliki kegunaan, kedua jenis data tersebut dapat membuat memori penyimpanan semakin penuh meskipun hanya sedikit aplikasi yang terpasang.

Contohnya saja pada aplikasi WhatsApp. Layanan pesan singkat yang bernaung di bawah Facebook ini setiap harinya akan melakukan pencadangan baik secara lokal ke memori internal maupun secara online ke layanan Google Drive.

Besarnya file cadangan dapat berbeda-beda pada setiap perangkat. Ukurannya mungkin memang hanya 228 MB setiap berkas namun bisa menumpuk hingga lima kali sehingga totalnya menjadi lebih dari 1 GB.

Ukuran tersebut akan terasa signifikan jika digabungkan dengan berbagai macam berkas konten yang diunduh dari WhatsApp seperti gambar, video, ataupun audio. Lebih buruknya lagi, berkas ini tidak akan dapat dilihat oleh pengguna tanpa menelusuri memori penyimpanan secara lebih mendalam.

Hampir serupa, file cache yang dihasilkan dari layanan e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, maupun Bukalapak memungkinkan memberikan pengalaman yang lebih baik dengan menyimpan data sementara.

Data-data yang tersimpan dalam file cache tersebut memang akan membantu kita mempercepat pemuatan gambar berikut dengan keterangan barang-barang di dalam layanan. Aka tetapi sebagai akibatnya akan semakin menumpuk apabila dibiarkan secara terus menerus.

Sebut saja pada aplikasi Shopee memiliki ukuran dan data asli sebesar 145 MB dalam sebuah smartphone, akan tetapi seiring lamanya waktu pemakaian ukurannya dapat membengkak hingga menjadi 1,27 GB. Hal ini tentu akan membuat memori internal penuh dan mengganggu kinerja smartphone.

Begitupun halnya pada pemakaian aplikasi Gallery. Untuk menampilkan file foto maupun video, aplikasi ini ternyata tidak menampilkan ukuran yang sebenarnya melainkan membuat sebuah file baru bernama thumbnail untuk menghindari waktu pemuatan lebih lama. Berkas berjenis thumbnail ini biasanya juga terletak secara tersembunyi. Bahkan pengguna perlu menghidupkan fitur “show hidden files” agar dapat menemukan folder yang berisi file-file tersebut.

Masih Terdapat Sisa Data dari Aplikasi Lama yang Sudah Dihapus

Saat menghapus aplikasi dari smartphone, sebenarnya sejumlah data masih tersisa di dalam perangkat. data tersebut diantaranya meliputi gambar tertentu, file pengaturan, hingga konten unduhan.

Jika tidak dikelola dengan baik, sejumlah data tersebut juga akan memenuhi memori penyimpanan internal di dalam smartphone. Terlebih lagi, data tersebut tak akan terdeteksi begitu saja karena aplikasi yang bisa mengaksesnya sudah dihapus atau hilang.

Banyaknya Aplikasi Bawaan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sistem bawaan smartphone juga memakan sebagian dari ruang kosong penyimpanan. Ukurannya pun dapat terus tumbuh setiap saat pengguna melakukan pembaruan aplikasi.

Pada dasarnya, ada dua tipe aplikasi bawaan dalam hal ini yaitu meliputi bawaan sistem operasi (seperti Google Play Store) dan juga bloatware yang berasal dari pihak pengembang.

Namun sayang, beberapa aplikasi tersebut seringkali hanya memenuhi ruang penyimpanan karena sama sekali tidak pernah digunakan walaupun sebagian lainnya mungkin sangat bermanfaat bagi pengguna.

File Foto dan Video Semakin Banyak

Meskipun jarang memasang aplikasi berukuran besar, ruang kosong dalam handphone dapat menjadi semakin sempit saat kamu sering menggunakan perangkat untuk mengambil foto atau video.

Apalagi dalam hal ini, berkas foto maupun video yang diambil dengan menggunakan kamera beresolusi tinggi akan memiliki ukuran sangat besar. Meskipun tidak terlihat pada awal pemakaian, berkas tersebut jika tidak dipindahkan dapat membuat memori penyimpanan penuh.

Lebih-lebih lagi, beberapa aplikasi media sosial seperti WhatsApp juga mengunduh berkas serupa dan menyimpannya ke dalam perangkat. Apabila hal ini dibiarkan maka lama kelamaan smartphone tidak akan mampu menampungnya.

Solusi Saat Melegakan Kembali Memori Penyimpanan

Hapus Aplikasi dan Gunakan Alternatif yang Lebih Ringkas

Solusi pertama yang dapat dilakukan adalah dengan menghapus aplikasi berukuran besar. Langkah ini bisa diambil ketika memori penyimpanan membengkak dan perangkat mulai kehilangan beberapa fungsinya.

Namun jika aplikasi tersebut sangat penting, maka kamu dapat mencari alternatifnya maupun menggunakan versi ringannya seperti Google Chrome dengan Opera Mini atau Mozilla Firefox Lite, Facebook dengan Facebook Lite, serta PUBG Mobile dengan PUBG Mobile Lite.

Sedangkan pada beberapa aplikasi yang tidak memiliki pengganti tetapi masih benar-benar dibutuhkan, maka kamu bisa mengantisipasi dan mengatasi pembengkakan ukurannya dengan membersihkan file sampahnya secara rutin. Selain itu, untuk mengatasi memori internal penuh pada smartphone, lakukan langkah-langkah berikut :

  • Bersihkan File Cache pada smartphone
  • Bersihkan File Cadangan WhatsApp yang ada di dalam memori internal
  • Bersihkan File Thumbnail
  • Hapus Folder yang Tak Terpakai
  • Gunakan File Cleaner untuk membersihkan file-file tidak terpakai
  • Nonaktif Aplikasi Bawaan
  • Pindahkan Foto, Video, Dokumen, Atau File Penting ke Komputer
  • Pindahkan Foto, Video, Dokumen, Atau File Penting ke Cloud
  • Menonaktifkan Fitur Unduh Otomatis pada Sejumlah Aplikasi

Dengan melakukan beberapa tindakan di atas, maka memori penyimpanan internal dalam smartphone kamu diharapkan dapat semakin lapang. Tetapi apabila belum sesuai dengan yang diharapkan, maka membeli perangkat smartphone dengan memori penyimpanan internal lebih besar bisa kamu pertimbangkan.