google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Mengenal Penyakit Diabetes Lengkap Dengan Penanganannya

Penyebab dari penyakit diabetes ini bisa dikarenakan penyakit tertentu maupun pola hidup yang tidak sehat. Adapun cara untuk mengatasi dan juga mengobati penyakit diabetes tipe 2 maupun diabetes tipe 3 adalah dengan terapi insulin.

Diabetes ini merupakan suatu penyakit yang memang harus diwaspadai. Penyakit ini ditandai dengan timbulnya kadar gula darah yang relatif tinggi di dalam tubuh manusia. Untuk penyakit diabetes ini terdiri dari tiga jenis, yaitu diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, serta diabetes gestasional.

Ada beberapa penyebab dari penyakit diabetes yang harus diketahui oleh semua orang supaya bisa mengatasi dan tetap menjaga pola hidup sehat. Berikut ini adalah beberapa penyebab dari penyakit ini yang wajib Anda ketahui.

Penyebab Dari Penyakit Diabetes

Individu yang dinyatakan mengalami penyakit diabetes ini apabila kadar gula darah di dalam tubuhnya terbilang cukup tinggi. Hal ini terjadi diakibatkan karena tidak memadainya kadar insulin, yang seharusnya kadar tersebut bertugas untuk mengubah glukosa dari makanan menjadi energi bagi tubuh manusia.

Diabetes termasuk dalam salah satu jenis penyakit yang sangat mematikan. Data yang sudah dirilis oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa ada sekitar 1,5 juta jiwa yang meninggal diakibatkan oleh penyakit diabetes di tahun 2019 lalu.

Ada berbagai jenis dan macam dari penyebab penyakit diabetes mellitus, mulai dari adanya kondisi kesehatan tertentu hingga gaya hidup yang tidak sehat.

1. Resistensi Pada Insulin

Resistensi pada insulin ini bisa menjadi penyebab dari penyakit diabetes mellitus yang paling sering terjadi. Resistensi insulin ini merupakan suatu kondisi tubuh pada saat tidak bisa merespons insulin sebagaimana mestinya dalam keadaan normal.

Umumnya, insulin ini memiliki peran penting dalam hal membantu penyerapan glukosa yang ada di dalam darah ini untuk dapat masuk ke dalam sel tubuh manusia. Dari sana lah, glukosa tersebut akan langsung diubah menjadi energi. Akan tetapi, bila tidak dapat diubah menjadi energi, glukosa justru akan menumpuk di dalam darah. Inilah yang nantinya bisa memicu tingginya kadar gula darah.

2. Gangguan Pada Autoimun

Penyakit diabetes ini memang sudah identik dengan penyakit yang menyerang orang tua. Akan tetapi, pada kenyataannya, anak – anak, remaja, bahkan orang dewasa muda pun ternyata bisa mengalami penyakit kencing manis.

Penyebab dari penyakit diabetes pada usia muda ini biasanya adalah gangguan autoimun. Gangguan autoimun ini bisa membuat sistem kekebalan menjadi berbalik untuk merusak sel – sel di dalam tubuh manusia, termasuk juga sel pada organ pankreas yang menjadi tempat diproduksinya hormone insulin.

Bila hal tersebut terjadi maka bisa berakibat pada tubuh manusia tidak mampu lagi untuk memproduksi insulin yang dibutuhkan untuk dapat mengontrol gula darah. Pada kondisi tersebut dikenal dengan istilah diabetes tipe 1.

Sampai dengan saat ini, masih belum bisa diketahui secara pasti penyebab dari terjadinya gangguan autoimun tersebut. Namun dugaan sementara dari para peneliti, hal ini memiliki kaitannya dengan respons berlebihan pada sistem imun terhadap infeksi yang disebabkan oleh berbagai hal.

3. Gangguan Pada Hormon

Gangguan pada hormon pun bisa menjadi penyebab dari penyakit diabetes mellitus. Seperti yang dilansir dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases atau NIDDK, beberapa dari jenis gangguan hormon ini bisa menyebabkan kencing manis, di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Hipertirodisme, yaitu saat kadar hormon tirodid ini melebihi normal.
  • Cushing’s syndrome, yaitu pada saat tubuh manusia terlalu banyak memproduksi hormon kortisol.
  • Glukogonoma, yaitu ketika hormone insulilin yang diproduksi oleh tubuh kurang dari idealnya.
  • Acromegaly, yaitu pada saat produksi hormon pertumbuhan berlebihan.

4. Kerusakan Pada Pankreas

Pankreas ini adalah organ tubuh yang memiliki fungsi untuk memproduksi insulin. Kerusakan yang bisa terjadi pada organ satu ini ternyata memiliki dampak pada terganggunya produksi insulin hingga dapat menyebabkan penyakit diabetes.

Adapun beberapa masalah kesehatan yang dapat menyebabkan kerusakan pada organ pankreas ini, di antaranya adalah :

  • Pankreatitis atau radang pankreas
  • Kanker pankreas, hingga
  • Trauma pada pankreas

5. Faktor Usia

Meskipun buka dari penyebab utama, usia ini ternyata bisa meningkatkan risiko Anda untuk mengalami penyakit diabetes atau pun kencing manis.

Seiring dengan bertambahnya umur, fungsi – fungis pada tubuh manusia pun akan mengalami penurunan kinerja, termasuk di dalamnya adalah pankreas yang mana akan memproduksi hormon insulin.

Ditambah lagi dengan usia yang semakin bertambah pun membuat seseorang ini menjadi jarang bergerak, berat badan pun mengalami peningkayan, serta penurunan pada massa otot. Risiko untuk mengalami diabetes pun terutama untu diabetes tipe 2 juga semakin bertambah.

6. Faktor Keturunan Atau Genetik

Penyebab dari penyakit kencing manis selanjutnya adalah genetik atau pun keturunan. Individu yang mempunyai riwayat penyakit satu ini lebih berpotensi untuk mewariskan penyakit tersebut kepada keturunannya.

Bahkan bila kedua orang tua sama – sama menderita penyakuit diabetes, maka risiko anak untuk mengalami diabetes pun bisa mencapai 50 persen.

Akan tetapi, bukan berarti jika memiliki anggota keluarga yang sedang mengalami penyakit diabetes ini pasti bisa membuat Anda mengalami hal yang sama kemudian hari. Dengan cara menerapkan gaya hidup sehat adalah salah satu cara yang tepat untuk pada mencegah penyakit, diabetes, meskipun Anda memiliki garis keturunan penderita diabetes.

Penyebab Penyakit Diabetes Disebabkan Oleh Gaya Hidup

Gaya hidup ternyata bisa juga menjadi pengaruh besar terhadap risiko penyakit diabetes pada seseorang. Berikut ini adalah faktor dari gaya hidup yang bisa meningkatkan risiko Anda mengalami diabetes :

1. Mengalami Obesitas

Menurut America Diabetes Association, kelebihan berat badan atau pun obesitas ini bisa menjadi penyebab dari penyakit diabetes pada usia muda maupun untuk usia yang lainnya.

Bahkan, obesitas ini pun diklaim bisa pula meningkatkan risiko diabetes hingga mencapai 80 presen. Bukan hanya untuk diabetes tipe 2 saja, obesitas pun menjadi faktor risiko untuk berbaga jenis penyakit yang lainnya.

2. Jarang Olahraga

Jarang berolahraga, malas untuk bergerak, serta kurangnya aktivitas secara fisik ini pun disebut pula mampu menyebabkan penyakit diabetes. Hal ini dikarenakan jarang bergerak ini menurut NIDDK bisa menyebabkan terjadinya penumpukan lemak pada bagian perut.

Penumpukan lemak di perut ini pun bisa memicu terjadinya resistensi insulin yang mana dpaat berakibat pada meningkatnya kadar gula dalam darah Anda.

3. Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Kandungan gula yang banyak pada makanan atau pun minuman yang Anda konsumsi ini, menurut penelitian yang dimuat dalam Jurnal PLOS One bisa meningkatkan risiko dari penyakit diabetes tipe2.

Hal ini dikarenakan organ pankreas akan bekerja lebih keras lagi untuk memproduksi insulin dalam jumlah yang banyak. Kendati pun demikian masih diperlukan penelitian lebih lanjut lagi. Maka dari itu pun, tidak ada salahnya untuk membatasi konsumsi gula sehari – hari.

4. Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam

Garam juga bisa menyebabkan penyakiit diabetes. Konsumsi garam dalam jumlah yang tinggi pun bisa memicu tekanan darah tinggi atau hipertensi. Para penderita hipertensi ini pun bisa lebih memungkinkan untuk mengalami diabetes, serta penyakit stroke maupun serangan jantung.

Di dalam penelitian yang dipresentasikan dalam European Association for the Study of Diabetes (EASD) pun menungkapkan bahwa asupan garam yang berlebihan ini bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2.

5. Kurangnya Asupan Gluten

Gluten ini adalah sejenis protein yang pada umumnya bisa ditemukan pada beberapa jenis makanan, seperti halnya roti, gandum serta oat. Menurut para ahli, kekurangan asupan gluten ini bisa menyebakan penyakit diabetes tipe 2.

Hal ini dikarenakan gluten memiliki kandungan serat sangat banyak. Serat ini ternyata memiliki peran penting dalam hal meningkatkan sensitivitas insulin, atau pun kepekaan pada tubuh manusia dalam merespons insulin.

6. Kekurangan Minum Air Putih

Bukan hanya dapat membuat dehidrasi, kekurangan air putih pun dapat menyebabkan diabetes. Hal inilah yang diungkapkan dalam studi di tahun 2011 dalam Journal of Diabetes Care, kekurangan asupan air putih ini bisa menyebabkan gula darah naik hingga menyebabkan penyakit diabetes.

Hal tersebut diduga adanya peningkatan dari hormon vasopressin. Hormon inilah yang menyebabkan ginjal mencegah air dan juga organ hati untuk menghasilkan gula darah. Hal ini akan berakibat pada fugsi pengaturan hormon insulin menjadi terganggu.

7. Konsumsi Obat Dan Juga Suplemen

Penggunaan dari obat dan juga suplemen tertentu bisa menyebabkan penyakit diabtes mellitus. Adapun beberapa obat seperti :

  • Antikejang
  • Diuretic
  • Vitamin B3
  • Obat kolesterol
  • Obat untuk penanganan HIV/AIDS

8. Penggunaan Dari Obat Kumur

Obat kumur memang memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Namun ternyata, penggunaan obat kimit ini bisa berpotensi menyebabkan diabetes.

Penelitian pada tahun 2018 dimuat dalam British Dental Journal menjelaskan bahwa penggunaan obat kumur sebanyak 2 kali sehari ini bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes hingga 50 persen.

Kandungan bahan kimia di dalamnya pun bisa membunuh bakteri dalam mulut yang mana bakteri ini memproduksi nitrat monoksida. Nitrat ini diketahui mempunyai peran dalam hal mengatur produksi hormon insulin yang ada di dalam organ pankreas.

Penanganan Pada Penderita Penyakit Diabetes

Cara untuk mengatasi penyakit diabetes ini tergantung pada penyebab, jenis dan juga tingkat keparahan dari gejala diabetes.

Umumnya, pada penderita ini akan diminta menggunakan obata diabetes, untuk bisa merangsang insulin supaya kadar gula darah bisa dikendalikan.

Selagi dengan terapi insulin, pasien pun akan diminta supaya bisa menerapkan pola hidup sehat dengan konsumsi makanan baik untuk penderita serta rajin bergerak maupun olahraga.