Panas! Ruang Ganti Chelsea Disebut Sedang Tak Kondusif

Chelsea
Posiis Graham Potter kian sulit, kini kondisi ruang ganti Chelsea mulai tak kondusif.

cr photo: TEAMtalk.

Kesebelasan Chelsea tengah alami masa suram di musim 2022-2023 ini, bahkan baru baru ini dikabarkan kondisi ruang gantinya sedang tidak kondusif. The Blues memang memulai kiprah mereka di EPL musim 2022-2023 ini dengan kurang menjanjikan ketika masih ditangani oleh Thomas Tuchel. Oleh sebab itulah di tengah musim manajemen memutuskan mengganti Tuchel dengan sosok Graham Potter, eks pelatih Brighton. Akan tetapi magis Potter agaknya pun belum bisa menolong tim ini. Serentetan hasil buruk didapat Chelsea dalam 10 pertandingan terakhir. Kondisi ini disebut sebut mulai membuat kondisi ruang ganti pemain memanas dan tidak kondusif.

Chelsea merupakan tim yang sangat menarik perhatian hampir media olahraga di seluruh dunia dalam dua edisi bursa transfer terakhir. Kala itu mereka mendaratkan total 16 pemain, di mana 8 di antaranya didatangkan di musim panas, dan 8 sisanya datang saat bursa transfer musim dingin. Eksodus besar besaran ini membuat manajemen bahkan harus mengeluarkan dana lebih dari 600 juta euro. Hal tersebut sekilas memperlihatkan ambisi luar biasa Chelsea, terutama setelah mereka berganti kepemilikan dari Roman Abramovic ke Todd Boehly.

Akan tetapi keputusan manajemen mendaratkan segudang pemain agaknya malah menjadi sebuah boomerang bagi tim mereka sendiri, apalagi diketahui bahwa tak sedikit rekrutan anyar mereka yang tak sesuai dengan keinginan atau kebutuhan pelatihnya, Graham Potter. Kondisi ini membuat Chelsea justru dalam masalah dan kini mereka terseok seok. Hanya meraih satu kemenangan dari sepuluh laga terakhir dan hanya membuat satu gol sepanjang buln Februari, jelas sebuah hal yang memalukan untuk tim sekelas Chelsea. Apalagi, di EPL kini mereka duduk di posisi 10 klasemen.

Suasana Ruang Ganti Kurang Kondusif

Melansir laporan di laman The Telegraph, belakangan ini dikatakan bahwa kondisi kurang mengenakan mulai terasa di ruang ganti Chelsea. Beberapa pemain mulai tidak nyaman dengan kondisi klub saat ini, dan yang lainnya juga mulai mempertanyakan menit bermain mereka. Hal ini tentu saja membuat situasi semakin runyam terlebih lagi saat ini yang sedang dibutuhkan tim adalah kekompakan untuk bisa keluar dari masalah pelik ini.

Kedatangan 16 pemain tadi yang tidak dibarengi dengan melepas pemain sepadan memang membuat kini skuad City sangat besar, mereka memiliki lebih dari 30 pemain di dalam timnya, sementara batas maksimal hanya 25. Maka dari itu belakangan Potter juga nampak kesulitan untuk memilih pemain. Karena jika dia memutuskan memilih pemain yang dibutuhkan, ada kemungkinan Potter juga harus meninggalkan pemain lain tanpa dibawa ke bench sama sekali.

Kejadian ini terjadi di beberapa laga terakhir The Blues, di mana Potter kerap membawa pemain pemain rekrutan yang masih cukup muda, dan harus mengorbankan beberapa pemain berpengalaman untuk tak dibawah skuadnya bermain. Begitupun sebaliknya, ketik Potter memilih pemain senior, maka ia juga akan meninggalkan rekrutan rekrutan baru mereka yang rata rata usianya masih muda.

Masih Dapat Dukungan

Kini satu satunya hal bagus yang ada adalah para pemain The Blues yang rata rata masih sangat percaya dan memberikan dukungannya kepdada Graham Potter. Hal ini tentu saja sangat dibutuhkan pelatih agar ia bisa segera menemukan solusinya untuk mengatasi masalah ini.

Namun yang harus diingat, Potter mesti segera memetik setidaknya satu kemenangan untuk menaikan kembali kepercayaan diri pemain dan manajemen. Apalagi kabar terbaru menyebut jajaran manajemen Chelsea sudah bertemu dan segera membahas masa depan pelatih asal Inggris tersebut.