Pecco Bagnaia Beri Pernyataan Menarik Kepada Para Rivalnya Jelang GP Prancis 2024

Rider dari Tim Ducati, yaitu Francesco Bagnaia atau Pecco Bagnaia memberi satu pernyataan menarik untuk para rivalnya menjelang dimulainya GP Prancis 2024 akhir pekan nanti. Bagnaia belum lama ini merespon kabar mengenai sejumlah aturan dan juga regulasi baru yang akan diterapkan di ajang MotoGP mulai musim 2027 mendatang. Mengenai hal tersebut Bagnaia menilai perubahan perubahan yang dilakukan adalah buah dari komplain dari pihak-pihak yang mengeluh dengan aturan yang sudah ada. Apa yang diucapkan Bagnaia ini tentu saja menarik karena seolah menyindir lawan lawannya di ajang MotoGP.

Otoritas MotoGP sendiri memang saat ini sudah mengeluarkan sebuah aturan dan juga regulasi yang baru. Di mana di antaranya adalah mengenai cc mesin motor MotoGP yang sebelumnya 1000 cc akan diturunkan menjadi 850 cc. Sebenarnya penurunan cc ini bisa dibilang seolah kembali ke era MotoGP beberapa tahun lalu, di mana memang cc motor yang dipakai di ajang MotoGP adalah 850 cc, bahkan jika ditarik ke awal-awal era 2000an, motor yang dipakai hanya memiliki cc mesin sebesar 500 cc, namun selalu meningkat kemudian menyesuaikan dengan kemajuan teknologi.

Selain mengenai cc motor yang digunakan, akan ada juga beberapa perubahan lain seperti aerodinamika yang pengembangannya nanti akan dibatasi, dan juga perangkat holeshot dan ride-height yang akan dilarang untuk digunakan. Aturan dan regulasi baru ini nantinya akan mulai digunakan mulai MotoGP musim 2027, jadi mungkin masih akan ada beberapa perubahan. Mengenai hal ini, sejumlah rider pun memberikan komentarnya tak terkecuali Pecco Bagnaia yang merupakan salah satu rider terbaik di ajang MotoGP saat ini.

Beri Ucapan Menohok

Bagnaia sendiri merespon perubahan aturan ini karena sebelumnya dengan aturan dan regulasi yang sudah ada ia menjadi salah satu rider terkuat. Di mana ia merupakan sosok rider yang sulit dikalahkan pada era aerodriven yang baru. Sementara rival rivalnya di ajang MotoGP seperti yang diketahui banyak yang tidak menyukai penggunaan beberapa perangkat seperti ride-height dan juga holshot.

Sebuah pernyataan pun dilontarkan oleh Bagnaia belum lama ini merespon perubahan aturan tersebut. Rider berkebangsaan Italia tersebut mengatakan bahwa perubahan yang ada biasanya tercipta karena banyaknya komplain yang masuk dari beberapa pebalap ataupun tim pabrikan yang kerap mengeluh lantaran kurangnya ada kesan yang kompetitif pada balapan tersebut.

Menariknya pada kesempatan tersebut Bagnaia juga seolah memberikan sindiran kepadapara rivalnya yang tak bisa atau tak menyukai dengan perangkat baru di balapan MotoGP sehingga mereka mengeluh terutama karena sulit juga bersaing dengan Ducati. Menurut Bagnaia, mestinya mereka itu berusaha untuk bisa membiasakan diri dengan banyaknya perubahan yang terjadi, karena itu juga bagian dari pekerjaan.

Pernyataan Pecco Bagnaia

“Saya hanya mau mempunyai mesin yang paling cepat. Itu sama sekali tak akan membuat (motor) menjadi benar benar cepat, walaupun mesinnya sudah dibuat secepat mungkin. Saya sediri hanya mau memiliki motor cepat yang bisa saya pakai demi memenangkan balapan. Karena satu alasan yang membuat saya sangat suka dengan MotoGP adalah karena motor yang saya miliki bisa saya pakai untuk menang, dan kemenangan itu harus didasari motivas besar.” ungkap Bagnaia dilansir dari laman Speedweek.

“Saya tak pernah paham kenapa ada beberapa pebalap yang menyebut ini hal sulit. Karena sedianya kalian harus terbiasa, bagi saya sendiri memainkan tombol selama balapan sudah menjadi hal yang biasa. Itu adalah bagian dari pekerjaan, jika kalian ingin cepat, maka lakukan saja. Mungkin mereka mengeluh karena tak memiliki mesin sebaik kami. Jadi mereka berusaha membuat beberapa komponen itu tak ada. Padahal saat ini semu orang memiliki level yang sama.” jelasnya.