google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Piala FA: Bungkam Chelsea, Leicester City Juara FA Cup

Chelsea vs Leicester City
Kalahkan Chelsea, Leicester City jadi juara Piala FA untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

cr photo: The Guardian

Hasil yang sangat membahagiakan berhasil didapat oleh pasukan Leicester City saat melakoni partai final Piala FA menghadapi Chelsea di Wembley. Tampil di venue netral, kedua tim sama sama bermain terbuka dan cukup agresif satu sama lain. Chelsea yang miliki kualitas skuat lebih baik kemudian berhasil sedikit mendominasi jalannya pertandingan. Akan tetapi Leicester lah yang pada akhirnya mampu mengamankan kemenangan di laga ini. The Foxes asuhan Brendan Rodgers sukses mengalahkan The Blues Chelsea dengan skor akhir tipis saja, yaitu 0-1.

Satu satunya gol yang lahir di laga ini dan menjadi penentu kemenangan Leicester City dilesakkan oleh gelandang andalan mereka, yaitu Youri Tielemans. Secara statistik sebenarnya Chelsea lebih menguasai laga ini. The Blues mencatatkan 64 persen penguasaan bola dan melepas hingga 13 tembakan. Sementara Leicester membuat 36 persen saja penguasaan bola dan menciptakan 6 tembakan. Namun karena bermain efektif satu satunya shots on target yang Leicester dapatkan sukses berbuah gol kemenangan.

Atas kemenangan ini, Leicester City berhasil keluar sebagai juara Piala FA musim 2020-2021. Ini merupakan trofi FA Cup pertama sepanjang sejarah Leicester berdiri. Gelar ini juga menjadi piala pertama yang berhasil dipersembahkan Brendan Rodgers selama melatih Leicester. Sedangkan bagi Chelsea, kekalahan ini memupus asa mereka mendapatkan double winner musim ini. Hasil ini juga menghilangkan kesempatan bagi Tuchel untuk memberikan trofi pertamanya untuk Chelsea sejak menukangi The Blues pertengahan musim lalu.

Rangkuman Pertandingan

Duel menarik mempertemukan kesebelasan Chelsea dengan Leicester City dalam pertandingan final ajang Piala FA musim kompetisi 2020-2021. Ini menjadi laga perdana di Inggris yang sudah boleh dihadiri oleh penonton di stadion langsung sejak Inggris memutuskan lockdown beberapa bulan lalu. Hadirnya penonton membuat atmosfer pertandingan lebih hidup. Apalagi kedua kesebelasan sama sama bermain terbuka dan juga agresif sejak awal babak pertama.

Pasukan Thomas Tuchel membuka kans pertama mereka mencetak gol melalui aksi Mason Mount. Mendapatkan ruang di depan kotak penalti lawan, Mount lantas melepaskan tembakan keras yang cukup akurat. Beruntung bagi Leicester, sepakan gelandang muda Inggris itu masih belum berhasil melahirkan gol untuk Chelsea.

Tak mau kalah dari sang lawan, Leicester juga memiliki satu peluang cukup terbuka untuk bisa menggetarkan gawang The Blues. Jamie Vardy melepaskan tembakan jarak dekat, akan tetapi sangat disayangkan arah tembakannya masih melebar. Sampai dengan babak pertama selesai, tidak ada gol yang tercipta, sehingga skor imbang 0-0 menjadi penghias di kala turun minum.

Babak Kedua

Setelah istirahat, permainan Chelsea lebih ofensif dibanding babak pertama. Berkali kali Hakim Ziyech dan Timo Werner berusaha menjebol gawang The Foxes. Akan tetapi usaha mereka selalu terbentur solidnya pertahanan Leicester yang digawangi oleh Jonny Evans, Caglar Soyuncu, dan Wesley Fofana.

Meski lebih banyak diserang, namun keberuntungan seolah menaungi kubu Leicester karena di menit ke-63 mereka sukses melesakkan gol terlebih dulu. Berawal dari kesalahan pemain Chelsea, Luke Thomas berhasil merebut bola dan memberikannya pada Youri Tielemans. Gelandang Belgia itu lalu melepas tembakan keras yang sukses menghujam gawang Chelsea untuk bawa Leicester unggul 0-1.

Pada menit akhir babak kedua sebenarnya Chelsea berhasil menyamakan kedudukan. Ben Chilwell yang naik membantu serangan sukses menjebol gawang mantan timnya tersebut. Sayang gol ini harus dianulir usai VAR menilai Chilwell lebih dulu offside. Pada akhirnya skor 0-1 bertahan sampai laga berakhir untuk kemenangan Leicester City.

Susunan Pemain Chelsea vs Leicester City

Chelsea (3-4-2-1): Kepa Arrizabalaga, Reece James, Thiago Silva, Antonio Rudiger, Cesar Azpilicueta, N’Golo Kante, Jorginho, Marcos Alonso, Hakim Ziyech, Mason Mount, Timo Werner.

Leicester City (3-4-1-2): Kasper Schmeichel, Wesley Fofana, Jonny Evans, Caglar Soyuncu, Luke Thomas, Wilfred Ndidi, Youri Tielemans, Timothy Castagne, Ayoze Perez, Jamie Vardy, Kelechi Iheanacho.