google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Rahasia Negara yang Sudah Bebaskan Masker bagi Penduduknya di Tengah Serangan Varian Delta

Di tengah serangan gelombang Covid-19 varian delta, Italia, Yunani dan Korea Selatan justru mengambil langkah kebijakan bebaskan masker bagi masyarakatnya. Kebijakan ini pun hanya boleh diberlakukan untuk area terbuka saja.

Pencapaian tersebut bisa dikatakan luar biasa, bila dibandingkan dengan negara lainnya yan masih bekerja keras melawan pandemi virus corona. Lantas, seperti apa strategi yang sudah diambil oleh ketiga negara tersebut?

Pandemi Covid-19 sekarang ini masih tetap menghantui sejumlah negara di berbagai belahan dunia, termasuk juga di Indonesia. Gelombang Covid-19 untuk varian delta ini membuat beberapa negara kembali lagi menerapkan kebijakan lockdown dan juga memperketat penerapan protokol kesehatan.

Khusus di Indonesia, pemerintah sudah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM Darurat. Kebijakan tersebut diambil supaya dapat menekan angka penyebaran virus corona yang semakin mengkhawatirkan. Penerapan PPKM Darurat ini sudah diberlakukan di pulau Jawa dan Bali hingga awal bulan Agustus 2021.

Dari peristiwa gelombang Covid-19 varian delta yang lebih cepat penularannya, ternyata ada beberapa negara yang nyatanya sudah mampu bernapas dengan lega. Seperto contohnya adalah Yunani, Italia, dan juga Korea Selatan. Masyarakat di negara tersebut sudah diperbolehkan untuk melepaskan masker, khusus untuk di lokasi terbuka atau outdoor.

Ingin tahu bagaimana rahasia negara – negara tersebut sudah terbebas dari masker di tengah serangan varian delta seperti sekarang ini? Berikut penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Program Vaksinasi Massal

Bukan tanpa alasan kebijakan yang diambil oleh beberapa negara untuk tidak lagi mewajibkan penggunaan masker kepada para penduduknya. Beberapa negara tersebut ternyata sudah menerapkan segala macam strategi supaya bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat. Salah satu strategi yang diambil dan cukup ampuh adalah vaksinasi massal.

Beberapa daftar negara di atas ini sudah melakukan program vaksinasi Covid-19 pada jutaan warga di negaranya, seperti halnya di Korea Selatan. Pemerintah setempat sudah mengatakan, masker tidak pelru lagi digunakan di luar ruangan atau outdoor sejak bulan Juli, bagi mereka yang sudah mendapatkan suntikan vaksinasi meskipun hanya satu dosis suntikan saja.

Bagi mereka yang sudah diberikan vaksin meskipun hanya satu dosis saja akan diizinkan untuk berkumpul dalam skala yang lebih besar sejak bulan Juni. Menurut pemerintah di Korea Selatan pada 26 Mei 2021 lalu, lebih dari 60 persen orang dengan usia di antara 60 hingga 74 tahun sudah mendaftarkan diri untuk divaksinasi.

Pengujian dan Pelacakan yang Masif

Selain dengan program vaksinasi massal, negara – negara yang sudah membebaskan masker di tengah gelombang Covid-19 varian delta ini pun sudah menerapkan tes dan pelacakan yang masif kepada seluruh penduduknya. Pemeriksaan tes Covid-19 ini juga dilakukan supaya bisa menemukan kasus positif di tengah penduduknya.

Setelah dilakukan semuanya, pemerintah setempat juga akan melakukan pelacakan kepada orang – orang yang memiliki kontak erat dengan penderita Covid-19. Di beberapa negara tesebut, tes untuk mendeteksi virus corona sudah tersedia di berbagai tempat, seperti halnya stasiun kereta api, sekolah hingga Bandara.

Penerapan Pembatasan Sosial Begitu Ketat

Beberapa negara di atas seperti Yunani ini sudah menerapkan pembatasan sosial yang sangatlah ketat, hal ini bertujuan supaya mencegah laju penularan virus corona serta serangan gelombang varian delta. Sebagai contohnya adalah warga yang ingen ke supermarket, hanya diizinkan ke sana dengan jarak tidak boleh lebih dari 2 km dari lokasi rumah mereka.

Selain itu juga, pemerintah Yunani juga sudah menerapkan jam malam yang sangat ketat. Jam malam ini berbeda – beda untuk setiap wilayah di negara tersebut, mulai dari jam 7 malam hingga jam 5 pagi, atau jam 9 malam hingga jam 5 pagi. Mobilitas penduduknya pada jam mala mini pun dimungkinkan hanya untuk bekerja saja atau alasan kesehatan lainnya.

Kemudian ada pula aturan mengenai pergerakan masyarakat untuk olahraga. Di dalam aturan tersebut menjelaskan baha individual exercise ini hanya diperolehkan seperti berjalan kaki atau pun bersepeda saja.

Akan tetepi, seiring berkurangnya kasus positif Covid-19 di kalangan masyarakatnya pun, pemerintah setempat memperbolehkan kepada warganya untuk melepaskan masker di lokasi terbuka saja.

Bisa dikatakan untuk sekarang ini pergerakan masyarakat Yunani sudah lebih leluasa lagi. Sebagai contohnya untuk restoran jumlah pengunjung boleh masuk dan duduk di meja yang sama ditingkatkan lagi menjadi 10 orang dari sebelumnya hara enam orang saja. sementara itu juga, batas maksimal untuk pertemuan sosial seperti acara pernikahan meningkat hingga 300 orang.

Penerapan Kebijakan Lockdown Sampai Dua Kali

Sebagian negara di dunia ternyata cukup ragu dalam mengambil langkah kebijakan lockdown dikarenakan bisa menghambat pertumbuhan ekonomi di negaranya. Akan tetapi, berbeda dengan pemerintah Italia yang tidak takut mengambil kebijakan tersebut demi menekan laju pertumbuhan kasus positif Covid-19.

Italia menjadi negara pertama di dunia yang sudah mengambil langkah kebijakan lockdown secara nasional. Selain itu juga, negara tersebut pun tidak ragu ketika menerapkan lockdown untuk kedua kalinya ketika kasus penularan Covid-19 semakin mengalami kenaikan. Lockdown di Italia ini berujung pada menurunnya kasus serta bisa mengurangi kemungkinan kontak langsung dengan orang yang sudah terinfeksi.

Sama seperti Italia, Yunani juga pernah menerapkan kebijakan lockdown sebanyak dua kali. Yunani pun berhasil melewati gelombang pertama pandemi ini, namun terpaksa harus kembali melakukan kebijakan serupa pada bulan November tahun lalu. Hal tersebut bertujuan untuk menangani peningkatan kasus positif Covid-10 yang sudah membanjiri seluruh sistem kesehatan masyarakat di sana.

Kebijakan berani tersebut dinilai lebih efektif oleh para ahli dibandingkan dengan menggerakan kembali roda perekonomian ketika virus corona masih aktif menyebar dengan leluasa. Untuk saat ini, Brasil dan Meksiko masih berjuang dengan begitu keras demi melawan pandemi Covid-19.

Terus Melakukan Penelitian Lebih Lanjut

Meskipun kasus penularan dari virus corona ini sudah meredam setelah kebijakan lockdown diterapkan, namun pemerintah Italia masih belum begitu puas. Mereka semakin genjar dalam melakukan penelitian lebih lanjut lagi mengenai virus corona. Pemerinta Italia juga sudah mengambil kebijakan yang dipadukan oleh komite ilmiah dan juga teknis.

Menariknya, para dokter dan juga petugas kesehatan di negara tersebut segera mengumpulkan puluhan sampel virus setiap harinya, kemudian dikirimkan ke otoritas regional. Selanjutnya akan dilakukan penelitian lebih lanjut lagi oleh Institut Kesehatan Nasional yang akan dilaporkan secara berkala tiap minggunya. Hasil dari penelitian tersebut menjadikan dasar dari pengambilan kebijakan di negara Italia.

Itulah beberapa strategi yang sudah dilakukan oleh berbagai negara yang lebih memperbolehkan warganya melepaskan masker. Sekarang ini kita hanya bisa menerapkan protokol kesehatan semaksimal mungkin, lalu ikut serta dalam program vaksinasi demi bisa menekan angka penyebaran virus corona di Indonesia.