google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Seven Summits Indonesia, Tujuan Impian Para Pendaki

Seven Summits Indonesia jadi tujuan impian para pendaki (foto: unsplash/@kalenemsley)

Traveler tentunya sering mendengar kalau Indonesia berada di jalur Pacifi Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik. Tahukah kamu kalau Indonesia juga berada di jalur Sirkum Pasifik dan Mediterania yang membuat negeri kita memiliki banyak gunung tinggi? Diantara beberapa puncak gunung tertinggi, kita juga punya Seven Summits Indonesia, lho!

Buat kamu para penyuka petualangan dan tantangan, sport tourism bisa jadi pilihan wisata, termasuk mendaki gunung. Ada banyak destinasi gunung yang menarik untuk didaki di Tanah Air, termasuk tujuh gunung tertinggi di Indonesia.

Ketujuh gunung tertinggi ini tersebar di Indonesia dari barat hingga timur, yaitu  Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali dan Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Nah, apa saja tujuh puncak tertinggi yang masuk dalam Seven Summits Indonesia?

1. Gunung Kerinci

Gunung Kerinci dari kejauhan (foto: escapeswithandrew.com)

Dengan ketinggian 3.805 mdpl dan masuk ke dalam Seven Summits Indonesia, Gunung Kerinci merupakan gunung tertinggi di pulau Sumatera. Tak hanya itu saja, gunung ini juga menyandang status sebagai gunung berapi tertinggi di Asia Tenggara.

Merupakan gunung gunung stratovulkano (gunung berapi berbentuk kerucut), Gunung Kerinci masih aktif hingga kini. Gunung ini juga dikenal dengan nama Gunung Gadang atau Puncak Indrapura

Gunung ini berada di Taman Nasional Kerinci Seblat,  perbatasan antara Provinsi Sumatera Barat dan Jambi. Taman Nasional Kerinci Seblat juga merupakan taman nasional terbesar di Indonesia. Selain dinobatkan sebagai salah satu puncak tertinggi, Gunung Kerinci juga ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia untuk kategori Tropical Rainforest Heritage of Sumatra.

Saat sukses mencapai puncak Gunung Kerinci, kamu bisa menyaksikan pemandangan indah Kota Padang dan Padang, Jambi, hingga Bengkulu saat udara cerah.

Baca juga: 6 Geopark Indonesia yang Diakui UNESCO, Wajib Traveler Kunjungi

2. Gunung Semeru

Ranu Kumbolo yang ada di puncak Gunung Semeru

Nah, tentunya traveler pasti sering mendengar tentang Gunung Semeru. Bagi para pecinta alam dan pendaki, Gunung Semeru merupakan salah satu yang wajib masuk dalam daftar untuk didaki. Gunung Semeru dengan ketinggian 3.676 mdpl berada di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, di perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur.

Sering disebut juga dengan Gunung Mahameru, karakterisik lanskap yang berbeda menjadi daya tarik utama para pendaki. Mulai dari hutan cemara, padang sabana, danau gunung, hingga hutan montana. Merupakan salah satu gunung berapi aktif, kawah Gunung Semeru mengeluarkan abu vulkanik setidaknya setiap 20 menit.

Tak sedikit para pengunjung yang datang untuk melihat keindahan sinar matahari terbit yang menyinari danau di Ranu Kumbolo. Buat kamu yang ingin mendaki ke Gunung Semeru, harus berhati-hati terhadap gas beracun dari kawah dan juga jalur menuju puncak dengan medan berpasir. Selalu ingat untuk tetap waspada dan tak perlu memaksakan diri ke puncak jika keadaan tidak memungkinkan.

3. Gunung Bukit Raya

Gunung Bukit Raya (foto: pecintaalam.org)

Salah satu dari Seven Summits Indonesia adalah Gunung Bukit Raya yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Kalimantan. Gunung yang terletak di perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah ini memiliki ketinggian 2.278 mdpl dan terkenal dengan hutan tropis yang lembab dan basah. Salah satu tantangan mendaki gunung ini adalah banyaknya hewan pacet di sepanjang jalur pendakian.

Meskipun masuk dalam jajaran gunung tertinggi di Indonesia, Gunung Bukit Raya bukan termasuk dalam gunung berapi. Gunung yang berada di wilayah administrasi Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya bisa dicapai melalui dua jalur dari dua provinsi berbeda.

Jalur pertama berada di Desa Kasongan di Kalimantan Tengah dan yang kedua jalur di Desa Rantau Malam di Kalimantan Barat. Umumnya para pendaki lebih memilih jalur Rantau malam karena informasi pendakian yang lebih jelas dan transportasi lebih mudah diperolah. Untuk mencapai Desa Rantau Malam ditempuh melalui perjalanan darat dari Kota Pontianak dan berganti speed boat di Nanga Pinoh.

Baca juga: 9 Bandara Paling Berbahaya di Dunia, Traveler Berani Coba Kunjungi?

4. Gunung Rinjani

Gunung RInjani masuk sebagai Seven Summits Indonesia (foto: Wikipedia)

Berikutnya masuk dalam jajaran tujuh gunung tertinggi di Indonesia adalah Gunung Rinjani. Terletak di Taman Nasional Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, gunung ini memiliki ketinggian 3.726 mdpl. Selain itu, Gunung Rinjadi juga merupakan gunung berapi (volcano) tertinggi kedua di Indonesia.

Salah satu daya tarik Gunung Rinjani adalah keindahan danau kaldera yang berada di puncaknya, yaitu Danau Segara Anak. Danau di kawah Gunung Rinjani ini berada di ketinggian kurang lebih 2.000 mdpl. Gunung ini menjadi favorit para pendaki dan pecinta alam tidak hanya dari dalam negeri, namun juga dari luar negeri.

Tersedia dua jalur pendakian untuk mencapai puncak Gunung Rinjani, yaitu Sembalun dan Senaru. Masyarakat Sembalun dan Senaru percaya Gunung Rinjani dikendalikan oleh ratu bernama Dewi Anjani.

5. Gunung Latimojong

Barisan pegunungan Latimojong (foto: Indonesia Kaya)

Memiliki ketinggian 3.430 mdpl, Gunung Latimojong merupakan salah satu Seven Summits Indonesia yang terletak di Kabupaten Enrekang, Pulau Sulawesi. Gunung tertinggi di Pulau Sulawesi ini bukan merupakan gunung berapi. Gunung Latimojong memiliki beberapa puncak dengan Puncak Rantemario yang tertinggi.

Wilayah Gunung Latimojong dipenuhi dengan hutan tipe Montana dengan karakteristik tumbuh di ketinggian 2.000 hingga 3.000 mdpl. Jalur pendakian yang umum dipakai adalah jalur Kecamatan Baraka. Kalau beruntung, kamu bisa melihat hewan endemik Sulawesi, seperti anoa dan babi rusa di sepanjang jalur pendakian.

Meskipun jaraknya cukup jauh, sekitar 10 km berkendara dari Makasar dan memiliki jalur pendakian yang cukup sulit, dijamin kamu akan mengalami petulangan dan mendapatkan pengalaman tak terlupakan saat mencapai puncak Gunung Latimojong.

Baca juga: 9 Pulau Terindah di Indonesia, Wajib Traveler Kunjungi

6. Gunung Binaiya

Gunung Binaiya di Pulau Seram (foto: the7summitsindonesia.com)

Gunung Binaiya terletak di Pulau Seram, Kepulauan Maluku. Dengan ketinggian 3.005 mdpl, gunung ini menjadi gunung tertinggi di Kepulauan Maluku dan salah satu gunung tertinggi di Indonesia. Gunung ini termasuk dalam pegunungan karst dan bukan gunung berapi aktif.

Gunung ini memiliki jalur pendakian yang unik dengan medan yang bervarisasi. Mulai dari hutan rawa, hutan dengan ekosistem pantai, hutan hujan pegunungan, hutan hujan dataran rendah, hingga hutan subalpin.

Terdapat dua jalur pendakian resmi di Gunung Binaiya, yaitu jalur dari Desa Kanike yang berada di sebelah utara. Jalur kedua melalui Desa Piliani di sebelah selatan pegunungan yang merupakan rute paling singkat dan cepat.

7. Carstensz Pyramid (Puncak Jaya)

Puncak Carstensz Pyramid yang berselimut salju (foto: indonesia-tourism.com)

Seven Summits Indonesia lainnya yang ada di timur Tanah Air adalah Carstensz Pyramid atau Puncak Jaya Wijaya. Puncak Jaya masuk dalam pegunungan Barisan Sudirman. Dengan ketinggian 4.884 mdpl, Carstensz Pyramid merupakan salah satu puncak gunung tertinggi di Indonesia.

Selain itu, Carstensz Pyramid juga dinobatkan sebagaisalah satu dari World Seven Summits.  Puncak Carstensz Pyramid adalah gunung karang atau limestone dengan salju abadi. Keberadaan salju di wilayah beriklim tropis menjadi keunikan tersendiri. Jalur pendakian di puncak tertinggi Indonesia ini termasuk salah satu yang tersulit di dunia.

Selain teknik pendakian biasa (hill walking), diperlukan keahlian khusus bagi pendaki yang ingin mencapai Carstensz Pyramid. Keahlian tersebut diantaranya panjat tebing dan pendakian gunung es. Untuk jalur pendakian Carstensz Pyramid ada dua, yaitu Ilaga dan Sugapa.

7 puncak gunung tertinggi Indonesia

Tujuh puncak gunung tertinggi atau Seven Summits Indonesia menjadi tujuan impian bagi para pendaki dan pecinta alam. Buat kamu yang termasuk pemula dalam pendakian gunung, kamu bisa mencoba jalur pendakian yang mudah terlebih dahulu.