Sidang Sengketa Pilpres 2024 Hari Ini Akan Hadirkan Saksi dari Kubu AMIN

AMIN
Hari ini saksi kubu AMIN akan hadir dalam sidang sengketa Pilpres 2024.

cr photo: Strategi ID.

Persidangan kasus sengketa Pilpres 2024 akan kembali dilanjutkan hari ini, di mana salah satunya akan hadirkan saksi dari kubu AMIN sebagai pihak pemohon. Setelah sudah dimulai di hari Kamis (28/3/2024), sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024 akan kembali dilanjutkan di hari ini, Senin (1/4/2024). Dalam agenda sidang hari ini, akan ada pembuktian dari pihak pemohon, yaitu kubu AMIN yang nantinya akan meliputi mendengarkan keterangan saksi dan juga para ahli. Nanti juga akan ada pengesahan bukti tambahan yang ditujukan untuk pasangan calon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Salah satu perkara yang diajukan oleh pihakm pemohon dalam hal ini adalah kubu AMIN (Anies-Muhaimin) dan Ganjar-Mahfud adalah mengenai mendiskualifikasi sosok Gibran Rakabuming Raka dalam perhelatan Pilpres 2024 ini. Menurut pihak paslon 01 dn 03 sendiri, Gibran yang merupakan cawapres pasangan Prabowo Subianto sebagai paslon nomor urut 2 tersebut dalam pencalonannya diduga sudah melanggar beberapa aturan. Salah satunya adalah mengenai batas usia minimum seseorang bisa mencalonkan diri sebagai cawapres.

Sementara itu di sidang kali ini pihak termohonnya adalah KPU dan juga Bawaslu yang sama sama menyelenggarakan Pemilu. Sedangkan pihak terkaitnya adalah pihak dari paslon nomor urut 2, yaitu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Pihak Prabowo-Gibran sendiri sudah memiliki Tim Hukumnya sendiri yang dipimpim oleh seorang Yusril Ihza Mahendra. Sidang pertama sudah dilaksanakan MK pada hari Kamis (28/3/2024) yang lalu. Sementara itu sidang selanjutnya akan dilaksanakan hari ini, Senin (1/4/2024) dimulai pukul 08.00 waktu Indonesia.

Hadirkan Saksi dari Kubu AMIN

Untuk agenda sidang hari ini, rencananya MK memang akan memanggil saksi dari kubu AMIN. Para saksi tersebut nantinya akan dimintai keterangannya terkait perkara yang diajukan. Selain itu, MK juga akan memberikan kesempatan kubu AMIN untuk hadirkan sejumlah alat bukti ke persidangan. Hal hal tersebut nantinya akan digunakan untuk pembuktian dari pihak pemohon, dalam hal ini pasangan Anies-Muhaimin.

MK sendiri memiliki ketentuan, yaitu membatasi dari masing masing pihak hanya boleh menghadirkan 19 saksi maksimal ke persidangan yang diajukan oleh pemohon. Sampai saat ini belum diketahui siapakah saksi-saksi yang akan dibawa oleh Tim Anies-Muhaimin ke persidangan. Nantinya daftar nama saksi tersebut baru bisa diketahui ketika persidangan kedua ini dilaksanakan di Gedung MK.

Sebelumnya, kubu Anies-Muhaimin sendiri melalui tim hukum mereka mengusulkan kepada MK untuk menghadirkan saksi dari jajaran menteri di kabinet Presiden Joko Widodo. Ada empat menteri yang diusulkan kala itu, yaitu Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Meski demikian belum diketahui apakah keempat saksi itu yang akan didatangkan.

Pengumuman MK

“Pada Senin 1 April, Pukul 08.00 WIB, akan ada pembuktian pemohon (meliputi mendengarkan sejumlah keterangan dari saksi dan ahli yang dihadirkan pemohon, serta akan mengesahkan alat bukti tambahan yang juga dihadirkan pemohon.” tulis MK dalam laman resmi MKRI, dilansir dari laporan di laman CNN Indonesia.

Hari ini jadwalnya hanya akan menyelesaikan agenda agenda yang berkaitan dengan tim AMIN. Sementara itu sidang akan dilanjutkan esok hari ini lagi dengan gantian yang didatangkan adalah tim Ganjar-Mahfud. Sama seperti kubu AMIN, agenda yang dilakukan juga adalah menghadirkan saksi dan ahli untuk mendengarkan keterangan, sampai dengan menghadirkan alat bukti.