google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Singapura Buka Pintu untuk WNI dengan Vaccinated Travel Lane

Dengan Vaccinated Travel Lane, WNI tidak wajib karantina untuk berkunjung ke Singapura (foto: unsplash/@mikeenerio)

Kabar gembira traveler! Singapura akan membuka Vaccinated Travel Lane (VTL) atau skema jalur perjalanan yang sudah divaksinasi dengan Indonesia. Seperti dikutip dari Channel News Asia, Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan negara tersebut akan membuka VTL dengan India dan Indonesia mulai 29 November 2021.

Selain India dan Indonesia, Singapura juga akan membuka VTL dengan Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) mulai 6 Desember. Pelaku perjalanan yang datang ke Singapura dengan jalur VTL ini tidak diwajibkan karantina setibanya di Singapura.

Vaccinated Travel Lane (VTL)

Singapura terus melanjutkan rencananya untuk membuka kembali perbatasannya dan memulihkan statusnya sebagai pusat perjalanan dan destinasi wisata. Menteri Perhubungan Singapura S Iswaran menekankan kalau perjanjian VTL dengan Indonesia akan menjadi jalur perjalanan vaksinasi satu arah untuk saat ini. Hal ini karena Indonesia masih menutup perbatasannya.

Lebih lanjut ia berkata, Singapura berencana untuk memulai pengaturan VTL dengan Indonesia dengan dua penerbangan yang ditunjuk antara Singapura dan Jakarta setiap hari. Selain itu, akan ada dua penerbangan harian masing-masing ke Chennai, New Delhi dan Mumbai.

Singapura telah secara bertahap membuka kembali perbatasannya untuk perjalanan umum pada September lalu. Negara tersebut memulai jalur perjalanan yang divaksinasi dengan Jerman dan Brunei. Sebagai negara dan rumah bagi bandara terbaik dunia selama delapan tahun hingga 2020, Singapura telah beralih dari kebijakan Covid-Zero ke pendekatan hidup berdampingan dengan virus.

Baca juga: Ini Dia Tempat Wisata Keren di Singapura, Gratis!

Saat ini, ada 13 negara, termasuk AS, Kanada, dan Italia, di bawah program VTL. Malaysia, Finlandia dan Swedia akan bergabung dalam daftar pada 29 November. Rincian pengaturan perjalanan dengan Malaysia akan tersedia akhir pekan ini.

Kuota harian bagi pelaku perjalanan yang tiba di Singapura di bawah program VTL akan meningkat dari 6 ribu menjadi 10 ribu ketika negara-negara terbaru ditambahkan ke daftar. Pada 14 November, lebih dari 24.000 pelancong yang divaksinasi telah memasuki Singapura berdasarkan pengaturan ini.

Dengan 85% populasinya telah divaksinasi penuh, negara ini mencoba menapaki jalur pembukaan kembali untuk membangun kembali statusnya sebagai pusat dan menjaga tutup ketat infeksi yang dapat membanjiri sistem perawatan kesehatannya.

Persyaratan perjalanan VTL

Wisatawan RI yang akan berkunjung ke Singapura dengan skema VTL wajib menyertakan beberapa persyaratan, yaitu:

  • Menunjukkan bukti vaksinasi lengkap melalui aplikasi PeduliLindungi
  • Menunjukkan hasil tes PCR atau Antingen-Rapid Test (ART) dengan hasil negatif yang dilakukan dua hari sebelum keberangkatan ke Singapura
  • Melakukan tes PCR pada saat kedatangan di Singapura
  • Menggunakan penerbangan khusus VTL ke Singapura dari Jakarta
  • Asuransi perjalanan dengan pertanggungan minimal S$30.000 atau setara Rp 300 juta terhadap biaya medis terkait COVID-19
  • Mengajukan aplikasi VTL yang dibuat antara 7 dan 60 hari kalender sebelum tanggal masuk yang diinginkan, bersama dengan kode QR dari sertifikat vaksinasi wisatawan. Aplikasi tidak dipungut biaya. Pelamar yang berhasil akan menerima VTP yang disetujui melalui email

Baca juga: 13 Fakta Menarik Singapura Yang Jarang Diketahui Wisatawan

Anak-anak berusia 12 tahun ke bawah yang tidak divaksinasi saat akan masuk ke Singapura bisa memasuki negara tersebut dengan VTL tanpa mengajukan permohonan VTP. Namun, mereka harus mematuhi semua ketentuan VTL lainnya, termasuk didampingi oleh wisatawan VTL yang divaksinasi lengkap.

Untuk informasi lebih detail mengenai VTL dan aplikasi, dapat mengakses situs https://safetravel.ica.gov.sg/vtl/requirements-and-process.

Safe Management Measures (SMMs)

Untuk melindungi wisatawan dari segi keamanan dan kesehatan selama berkunjung ke negara tersebut, Pemerintah Singapura juga telah menyiapkan Safe Management Measures (SMMs) yang komprehensif.

Negeri Singa telah meluncurkan kampanye SG Clean, yaitu standar nasional keamanan dan kebersihan di Singapura. SG Clean diluncurkan untuk meningkatkan standar kebersihan publik serta menjaga kesehatan masyarakat.

Sampai dengan 15 Oktober 2021, lebih dari 32 ribu bisnis di Singapura, seperti hotel, restoran, MICE, pusat atraksi, pusat perbelanjaan, dan tempat publik lainnya telah mengantongi sertifikat SG Clean.

Itu dia update terbaru tentang dibukanya kembali Singapura untuk wisatawan RI melalui skema Vaccinated Travel Lane (VTL). Jadi, buat kamu yang ingin berlibur ke Singapura bisa mulai merencanakan perjalanan dari sekarang. (ds3)