google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Rekomendasi WHO Tentang Skenario Pemberiaan Booster Vaksin Covid-19

CNN Indonesia

Hingga saat ini, vaksin Covid-19 masih terus diharapkan untuk dapat didistribusikan secara merata ke seluruh belahan dunia. Pasalnya, mulai muncul wacana bahwa dibutuhkannya booster atau vaksin penguat demi meningkatkan antibodi dalam tubuh.

Sejauh ini pun, Badan Kesehatan Dunia (WHO) masih belum memberikan rekomendasi mengenai vaksin penguat tersebut, namun ada 3 faktor yang memungkinkan seseorang dapat memeroleh booster vaksin Covid-19, salah satunya ialah mereka yang memiliki riwayat gangguan sistem imun.

Vaksin virus corona hingga saat ini pun disebutkan belum terdistribusikan secara menyeluruh di seluruh dunia. Hal inilah yang menjadikan alasan mengapa Badan Kesehata Dunia (WHO) masih belum memberikan rekomendasi vaksin booster atau penguat.

Seperti yang sudah diketahui, booster vaksin Covid-19 ini sedang menjadi sorotan dunia karena diklaim mampu meningkatkan sistem perlindungan tubuh dari paparan virus corona. Booster vaksin atau yang lebih dikenal dengan vaksin dosis ketiga.

Sekedar informasi, vaksin virus corona sendiri sejauh ini pun disebut lengkap bila telah memeroleh dua dosis atau pun dua kali suntikan. Akan tetapi, belakangan ini cukup banyak informasi mengenai kemungkinan menurunnya efektivitas vaksin sehingga pemberian dari vaksin booster ini pun menjadi salah satu hal yang sering diincar oleh banyak kalangan.

Inilah Syarat dari WHO Bila Ingin Memeroleh Vaksin Booster Covid-19

Sampai sekarang ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih belum memberikan rekomendasi penyuntikan vaksin booster Covid-19 kepada masyarakat umum. Bukannya tanpa alasan, distribusi dari vaksin Covid-19 hingga saat ini dinilai masih belum merata, bahkan masih ada sejumlah negara yang belum memeroleh vaksin Covid-19 untuk dosis pertama.

Meskipun demikian adanya, kesempatan untuk memeroleh vaksin booster ini ternyata masih tetap dibuka oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Namun, ada skenario yang telah ditentukan oleh WHO, termasuk juga diantaranya ialah syarat dan ketentuan dari individu maupun sekelompok orang yang memungkinkan untuk memeroleh vaksin booster Covid-19. Berikut ini adalah beberapa faktor yang mungkin saja vaksin Covid-19 dosis ketiga bisa diberikan, seperti di bawah ini.

1. Terjadi Masalah Pada Sistem Imun

Imunitas atau pun kekebalan tubuh memiliki peran penting dalam hal melawan infeksi virus dan juga menurunkan resiko terjadinya efek samping yang begitu parah. Oleh karena itu, penting sekali unuk memastikan tingkat imunitas di dalam tubuh manusia, termasuk juga sesudah memeroleh suntikan vaksin, cukup tinggi serta mampu melindungi diri dari infeksi virus tertentu.

Nah, pemberian dari vaksin Covid-19 dosis penguat ini memungkinkan bagi mereka yang sedang mempunyai masalah sistem imun. Tujuan dari pemberian vaksin penguat Covid-19 ini ialah untuk bisa meningkatkan sistem antibodi hingga setara atau pun menyerupai kemampuan dari sistem imun tubuh orang yang sehat sesudah divaksin.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa adanya kemungkinan dua dosis vaksin ini tidak tentu cukup membangun antibodi kepada orang yang sedang mempunyai masalah imunitas tubuh. Maka dari itulah, mungkin dibutuhkan juga dosis ketiga guna meningkatkan efektivitas vaksin tersebut.

2. Mengalami Penurunan Antibodi dari Vaksin Covid-19

Sesudah disuntikkan dosis lengkap dari vaksin Covid-19, tubuh manusia akan langsung membangun sistem antibodi untuk mencegah infeksi dari virus corona. Akan tetapi, belakangan ini pun tengah beradar informasi bahwa adanya kemungkinan antibodi yang sudah terbentuk dari vaksin tersebut akan mengalami penurunan setelah beberapa bulan lamanya.

Meskipun masih belum benar terbukti, Badan Kesehatan Dunia (WHO) akan tetap membuka kemungkinan untuk memberikan booster vaksin pada kasus seperti di atas.

Sementara itu juga, melansir langsung dari Centers for Disease Control and Prevention atau CDC, pemberian dari vaksin penguat ini pun mungkin juga dapat dipertimbangkan apabila antibodi yang sudah terbentuk, namun tidak mampu melawan infeksi virus, semisalnya dikarenakan adanya mutasi dari virus corona.

Seperti yang diketahui, sampai saat ini virus corona masih terus mengalami mutasi dengan beragam jenis baru yang sudah bermunculan. Beberapa di antaranya pun bahkan dikhawatirkan dapat kebal pada vaksin Covid-19.

3. Distribusi Vaksinasi Sudah Merata

Faktor terakhir yang mungkin saja bisa memberikan vaksin booster Covid-19 ini ialah distribusi vaksin telah merata, baik untuk di tingkat internasional maupun nasional. Mengingat virus corona masih jadi pandemi di seluruh belahan dunia, maka diperlukan juga percepatan pemerataan untuk pemberian vaksinasi Covid-19 harus segera dilakukan.

Sejauh ini pun, vaksin Covid-19 terbukti cukup ampuh sekali dalam hal pencegahan risiko fatal serta kematian yang diakibatkan oleh infeksi virus corona.

Jadi, apakah Anda sudah memeroleh suntikan dosis vaksin Covid-19 ini? Jikalau belum mendapatkannya, maka segera untuk memeroleh vaksinasi Covid-19 di layanan kesehatan terdekat. Namun, terlebih dahulu memastikan kondisi tubuh yang sehat sebelum menerima vaksin Covid-19.