google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Suka Telat Makan? Ini Risiko Berbahaya Bagi Kesehatan Anda

Aktivitas yang begitu padatnya setiap hari kadang kala menjadi alasan utama mengapa kita kerap kali melewatkan jam makan.

Pada kenyataannya, kebiasaan buruk tersebut bisa berisiko menimbulkan sejumlah masalah kesehatan, di antaranya adalah penyakit lambung, rasa mudah lemas dan lelah, meningkatnya risiko penyakit diabetes, dan terganggunya proses metabolisme dalam tubuh.

Inilah 3 Alasan Medis Tidak Boleh Telat Jam Makan

Bukan hanya konsumsi makanan sehat dan rutin berolahraga saja, namun mempunyai waktu makan yang teratur juga begitu penting dalam hal menjaga kesehatan tubuh Anda, terlebih lagi kesehatan dari sistem pencernaan.

Berikut ini ada 3 alasan utama mengapa Anda mesti makan tepat waktunya, antara lain:

1. Meningkatkan sistem metabolisme tubuh

Proses metabolisme tubuh mempunyai fungsi untuk menyerap, mencerna dan juga mengolah makanan yang sudah dikonsumsi tubuh agar menjadi energi dalam melakukan aktivitas sehari – hari.

Bila tubuh mampu meningkatkan laju metabolisme tubuh, maka proses dari pembakaran lemak dan kalori bisa menjadi lebih cepat sekaligus dapat membantu menjaga berat badan yang ideal.

Salah satu cara untuk mempertahankan bahkan bisa mempercepat laju metabolisme tubuh ialah dengan perhatikan waktu makan yang tepat dan sesuai.

Bila Anda makan secara teratur di waktu yang tepat, termasuk juga sarapan di pagi hari, maka proses metabolisme dalam tubuh juga akan berjalan kembali sesudah terhenti akibat tertidur di malam harinya.

2. Menjaga siklus tubuh

Dalam menjalani aktivitas setiap hari secara teratur dan disiplin di waktu yang sudah ditentukan mempunyai banyak sekali manfaat bagi tubuh, termasuk juga waktu berolahraga, waktu tidur dan juga waktu makan.

Mengenai kebiasaan baik ini ternyata dapat membatu menjaga siklus tubuh dalam hal menjalankan setiap fungsi sistem kerjanya dan menyesuaikan dengan jadwal rutin tubuh Anda.

3. Melakukan detoksifikasi tubuh

Bukan hanya memperhatikan apa saja yang Anda konsumsi, namun tubuh pun perlu melakukan proses detoksifikasi atau pun membuang racun dalam tubuh secara berkala. Proses detoksifikasi alami yang diolah dalam organ hati (liver) baru akan bekerja saat sistem pencernaan tidak lagi aktif bekerja.

Pada umumnya, proses detoksifikasi tubuh akan terjadi pada saat malam hari ketika Anda tertidur dan racun akan dikeluarkan melalui keringat, urine, dan juga fases. Oleh sebab itulah, sebaiknya hindari waktu makan yang terlalu malam, terlebih lagi menjelang tidur.

Berikut ini ada rekomendasi waktu makan yang tepat dan sesuai :

  • Makan pagi, ada baiknya sarapan dilakukan sekitar jam 7 hingga 8 pagi atau pun 1 jam sesudah Anda bangun tidur
  • Makan siang, ada baiknya untuk jam makan siang ini dilakukan sekitar pukul 11 hingga 12 siang atau pun 4 sampai 5 jam sesudah sarapan
  • Makan malam, alangkah baiknya makan malam ini dilakukan saat jam 6 sore atau pun 3 jam sebelum Anda tidur malam
  • Konsumsi snack atau cemilan sehat bisa dikonsumsi sekitar 3 jam sesudah sarapan dan juga 3 jam setelah Anda makan siang

Risiko Gangguan Kesehatan Yang Diakibatkan Waktu Makan Tidak Teratur

Selain dengan 3 alasan di atas, mempunyai jadwal waktu makan yang tidak teratur juga bisa memengaruhi kesehatan tubuh, apalagi bila hal tersebut terjadi secara berkelanjutan terus menerus.

Akibat telat makan inilah ada kemungkinan terjadi sejumlah masalah kesehatan yang meliputi :

  1. Penyakit lambung

Salah satu dampak akibat dari telat makan bagi kesehatan tubuh adalah risiko penyakit lambung atau pun maag. Hal ini juga disebabkan oleh adanya luka dan peradangan yang terjadi pada area dinding lambung akibat tidak adanya asupan makanan yang masuk.

Pada umumnya, para pengidap maag akan mengalami peningkatan asam lambung, mual dan muntah, bahkan rasa nyeri pada ulu hati.

2. Rasa mudah lelah

Rasa mudah lelah dan lemas pun bisa jadi salah satu dari dampak yang disebabkan oleh makan tidak teratur.

Penurunan energi yang dihasilkan oleh tubuh karena tidak adanya asupan gula darah atau glukosa bisa membuat seseorang akan mengalami hilangnya kesadaran atau pingsan.

Bukan hanya itu saja, kebiasaan makan tidak teratur pun bisa memengaruhi kesehatan fisik maupun daya tahan tubuh.

3. Sulit berkonsentrasi

Rasa lapar pastinya tidak dapat dihindari dan merupakan sesuatu yang wajar saja terjadi saat tubuh tidak memeroleh asupan nutrisi yang sangat diperlukan guna beraktivitas sehari – hari.

Hal ini juga bisa berakibat kesulitan berkonsentrasi dan membuat fungsi otak bisa mengalami penurunan. Bahkan pada kondisi yang sangat eksrem, telat makan ini bisa menyebabkan sakit kepala.

4. Penyakit diabetes

Dampak dari telat makan berikut adalah meningkatnya risiko penyakt diabetes diakibatkan kadar gula darah yang sangat rendah.

Hal ini bisa berakibat pada tubuh Anda akan memproduksi hormon kortisol yang bertujuan untuk bisa membantu kadar gula darah.

Namun sayangnya, bila hormon stress ini terlampau tinggi justru bisa menimbulkan gejala mudah marah, stress, tersinggung, hingga risiko gangguan kecemasan.