Tanggapan Anies, Cak Imin hingga Jusuf Kalla Terkait Pilpres 2024 Terjadi Putaran Kedua

Tanggapan Anies, Cak Imin hingga Jusuf Kalla Terkait Pilpres 2024 Terjadi Putaran Kedua

Anies Baswedan dan Jusuf Kalla atau JK masih enggan berkomentar terkait dengan kemungkinan Pilpres 2024 putaran kedua. Sementara itu juga, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa dengan Cak Imin langsung menuju ke mobil saat didatangi oleh wartawan.

Anies dan Cak Imin menyambangi rumah Jusuf Kalla setelah memantau hitung cepat atau quick count Pemilu 2024. Cak Imin langsung menuju ke mobil. Sementara itu pun, Anies tidak berkomentar ketika ditanya wartawan mengenai potensi Pilpres 2024 putaran kedua.

Jusuf Kalla menjelaskan tentang isi perbincangan dengan Anies dan Cak Imin. Jusuf Kalla pula bercerita bahwa mereka sepakat menunggu hasil penghitungan KPU alih-alih quick count lembaga survei.  “Survei atau apapun itu kan hanya perkiraan. Jadi tidak ada yang fix,” ungkap Jusuf Kalla di kediamannya, Jakarta, pada hari Rabu 14 Februari 2024.

Pada saat ditanya terkait dengan kemungkinan Anies dan Cak Imin masuk dalam putaran kedua Pilpres 2024, Jusuf Kalla pun menanggapinya dengan singkat. “Enggak tahu,” kata Jusuf Kalla. Menurut Jusuf Kalla, partai pendukung Anies dan Cak Imin yang hanya bisa menjelaskan hal tersebut. 

Anies-Cak Imin Kumpul Bersama di Markas AMIN untuk Pantau Hasil Pemilu 2024

Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut satu dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dikabarkan akan bertemu usai mencoblos. Mereka dijadwalkan datang di Rumah Pemenangan AMIN siang ini untuk memantau penghitungan suara. 

“Nanti agak siang ya, setelah nanti ada beberapa kegiatan, nanti langsung kesana pantau hitung cepat,” ungkap Anies setelah mencoblos di TPS 60, Jakarta Selatan, pada hari Rabu 14 Februari 2024.

Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga mengatakan, pemantauan hitung cepat ini juga bakal melibatkan Timnas AMIN. Adapun Markas Pemenangan AMIN yang terletak di Jalan Diponegoro no. 10, Jakarta Pusat. 

“Pasti. Partai-partai, saksi-saksi kami juga akan terus memonitor,” kata Cak Imin usai mencoblos, pada hari Rabu 14 Februari 2024. Anies Baswedan telah menggunakan hak suaranya di TPS 60 RT 04/06, Kelurahan Cilandak Barat, Cilandak, Jakarta Selatan. Sementara itu diwaktu bersamaan, Cak Imin pun mencoblos di TPS 023 yang berada di Kemang Raya, Jakarta Selatan. 

Anies Baswedan juga menghimbau kepada masyarakat untuk kembali ke Tempat Pemungutan Suara atau TPS pada pukul 13.00. Ia meminta pada masyarakat untuk tetap mengawal penghitungan suara.   

“Setelah selesai mencoblos bisa pulang, tapi jam 1 siang, setelah ditutup, kembali lah ke TPS, awasi penghitungan,” ungkap Anies.

Dia meminta rakyat melaporkan hasil perhitungan suara di TPS kepada platform pengawalan penghitungan suara. Anies juga berharap suara yang dikumpulkan di masing-masing TPS jumlahnya bisa sama hingga ke tingkat nasional.   “Ingat ya, ini bukan mengawal suara paslon, ini mengawal suara rakyat,” tegas Anies.

Anies dan Cak Imin Tinggalkan Markas Pemenangan, Segera Menghadap Jusuf Kalla

Pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut satu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar meninggalkan markas pemenangan Timnas AMIN. Selain mereka, ada pula para pimpinan Timnas AMIN yang tampak ikut meninggalkan markas yang menjadi lokasi nonton bareng hasil perhitungan cepat atau quick count.

Anies keluar markas sekitar 16.45, menyusul Cak Imin yang terlebih dulu meninggalkan lokasi itu. Ia keluar dari pintu samping markas lalu masuk ke mobilnya Toyota Innova hitam.

Ketika awak media dan wartawan menanyakan apakah kepergiannya terkait dengan hasil hitung cepat, Anies menepisnya. Menurut Anies Baswedan, perhitungan cepat belum tentu merepresentasikan hasil suara sebenarnya.

“Kasih waktu KPU bekerja, jangan tergiring segala cepat sekarang. Tunggu sampai KPU tuntas,” kata Anies di Markas Kemenangan AMIN, Jakarta, pada hari Rabu 14 Februari 2024.

Beberapa dari hasil quick count lembaga survei menunjukkan pasangan calon nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dinyatakanunggul. Sebagai contoh berdasarkan hasil Litbang Kompas yang mengumpulkan data sekitar 80 persen, Prabowo-Gibran meraih 58,82 persen. Sedangkan untuk Anies-Muhaimin mendapatkan 25.21 persen dan juga pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD meraih 15,97 persen.

Kapten Timnas AMIN Tom Lembong mengatakan proses penghitungan suara masih membutuhkan waktu panjang. Dia juga menyatakan para pendukung tak perlu terpengaruh hasil survei perhitungan cepat atau quick count.

“Engga usah terpengaruh dari hasil survei-survei quick count dan sebagainya,” ungkap Tom Lembong. Tom menyatakan sekarang ini perhitungan suara mulai berlangsung dari Indonesia bagian timur ke bagian tengah dan kemudian ke bagian barat.

“Jadi, proses masih panjang,” kata Tom Lembong. Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaugi, memaparkan bahwa timnya sedang melakukan penghitungan internal dengan real count suara yang masuk sekitar dua persen.

“Masih dilakukan penghitungan real count dan masih sangat awal yaitu dua persen suara yang masuk,” pungkas Syaugi.

Anies Baswedan Meminta Kepada Warga Kembali ke TPS demi Kawal Penghitungan Suara Pemilu 2024

Calon presiden (capres) nomor urut satu dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan menghimbau masyarakat kembali ke Tempat Pemungutan Suara atau TPS pada pukul 13.00. Ia meminta kepada masyarakat melakukan pengawalan penghitungan suara.   

“Setelah selesai mencoblos bisa pulang, tapi jam 1 siang, setelah ditutup, kembali lah ke TPS, awasi penghitungan,” kata Anies di kediamannya, Jakarta, pada hari Rabu 14 Februari 2024.

Dia meminta rakyat melaporkan hasil perhitungan suara di TPS kepada platform pengawalan penghitungan suara. Anies berharap suara yang dikumpulkan di masing-masing TPS jumlahnya bisa sama hingga ke tingkat nasional.   

“Ingat, ini bukan mengawal suara paslon, ini mengawal suara rakyat,” ujar Anies.   Adapun TPS sudah dibuka sejak pukul 08.00 hingga 13.00. Setelah itu, petugas KPPS bakal menghitung suara yang masuk. 

Anies Baswedan telah mencoblos bersama keluarganya di TPS 60, Cilandak, Jakarta Selatan. Mereka kompak mengenakan atasan putih dan bawahan hitam berjalan dari rumah ke TPS yang berada di belakang rumahnya. 

Sekitar 204 Juta Warga Indonesia yang Punya Hak Pilih dalam Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 secara serentak di seluruh Indonesia, pada hari Rabu 14 Februari 2024. Tercatat ada sebanyak 204.807.222 pemilih memiliki hak untuk memberikan suaranya hari ini.

Pemilu digelar bukan hanya fokus untuk memilih presiden dan wakil presiden RI saja, melainkan pula anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota. 

Berdasarkan catatan dari KPU, terdapat 823.220 titik tempat pemungutan suara (TPS) untuk kontestasi Pemilu 2024. Sebanyak 820.161 TPS berada di dalam negeri dan juga 3.059 TPS di luar negeri. Adapun waktu pemungutan suara dimulai pukul 07.00 waktu setempat. Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dibuka selama 6 jam sampai dengan pukul 13.00. 

Jusuf Kalla Ungkap Isi Pertemuannya, Anies Baswedan dan Cak Imin Milih Bungkam

Wakil Presiden Republik Indonesia ke 10 dan 12, Jusuf Kalla atau yang akrab disapa JK tersebut telah mengungkapkan isi pertemuan dengan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Diketahui pula bahwa pasangan yang dijuluki AMIN tersebut langsung kabur dari lokasi quick count di Markas Timnas Pemenangan AMIN menuju kediaman JK secara diam-diam. Mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut mengatakan bahwa pertemuannya dengan Anies dan Cak Imin membahas tentang perolehan suaranya terkini.

“Ya, tentu tadi datang untuk berbicara tentang situasi, semua sependapat bahwa kita menunggu hasil resmi dari KPU,” ujar Jusuf Kalla, di rumahnya, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, pada hari Rabu, 14 Februari 2024.

“Nah itu saja, bahwa tentu kita lihat sebagai suatu perhitungan awal. Tapi itu yang menentukan yang under resmi KPU. Jadi kesimpulannya menunggu hasil rapat berubah, baru teman-teman itu mengambil sikap,” sambung Jusuf Kalla.

Namun ketika sedang ditanya apakah Jusuf Kalla masih optimis dengan pasangan Anies dan Cak Imin (AMIN) tersebut bakal lolos ke putaran kedua, dirinya justru tidak berani mengutarakan pendapatnya.

“Ya, ndak tahu lah, yang menentukan kan cawapresnya dengan partai-partai yang ada, partai pendukung,” jelas Jusuf Kalla. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) tersebut kembali menegaskan bahwa  kedatangan Anies dan Cak Imin ke rumahnya tidak meminta apa pun.

“Enggak, nggak minta apa-apa. Saya tidak bisa berbuat apa, bukan pihak yang menentukan sikap, yang menentukan sikap ya capres sendiri dan partai pendukungnya,” pungkas Jusuf Kalla.

Diberitakan pula sebelumnya bahwa, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ketahuan mengunjungi kediaman mantal wakil presiden Jusuf Kalla atau JK setealh kabur dari lokasi quick count di rumah pemenangannya. Para awak media dan wartawan pun masih menunggu kejelasan Anies dan Cak Imin di rumah JK sekitar kurang lebih 30 menit.

Hingga pada akhirnya pintu gerbang terbuka, mobil Cak Imin dan Anies Baswedan tampak keluar dari rumah Jusuf Kalla. Cak Imin tampak tengah menggunakan mobil Alphard hitam dengan nomor polisi B 2328 SIK. Tampak mobil Cak Imin yang terlebih dahulu keluar dari halaman rumah Jusuf Kalla. Kemudian lanjut disusul pula oleh mobil dari Anies Baswedan jenis Innova dengan nomor polisi B 2007 PZL.

Kedua nya pun lebih memilih untuk bungkam, tidak ingin bersuara atau berpendapat ketika sedang ditanyai apa tujuan mereka datang ke rumah Jusuf Kalla.  Kedua politikus tersebut juga tidak membuka jendela mobil sama sekali dan langsung melenggang pergi begitu saja tanpa berikan komentarnya kepada awak media dan wartawan.