Tertarik Naik Kapal Pesiar Keliling Asia?

Berlibur naik kapal pesiar bisa jadi pengalaman baru (foto: unsplash/@maswdl95)

Buat traveler yang ingin mencari pengalaman baru saat liburan atau traveling, bagaimana kalau mencoba wisata kapal pesiar keliling Asia?

Mungkin kamu sering mendengar tentang wisata dengan cruise, seperti di Eropa dan Karibia.

Nah, tidak perlu jauh-jauh untuk merasakan sensasi liburan di atas kapal pesiar, kamu bisa mencoba keliling Asia.

Kamu bisa berlayar ke negara-negara seperti Jepang, Singapura, atau Hong Kong dan menjelajah wilayah yang luas dan beragam ini.

Dengan berlayar, kamu bisa mengunjungi beberapa negara dalam satu paket. Terutama untuk traveler yang tertarik dengan sejarah, budaya, mencoba berbagai masakan lokal yang nikmat, menjelajah kota yang canggih, bersantai di pantai yang tenang, atau snorkeling dan menyelam di taman laut yang masih asli.

Baca juga: 8 Cara Menjadi Traveler yang Sustainable

Semuanya ini akan kamu dapatkan dengan liburan naik kapal pesiar!

Kapal pesiar di Asia

Lalu, harus mulai dari mana yah pelayarannya? Untuk diketahui, untuk rute kapal pesiar di Asia dibagi menjadi dua, yaitu Asia Tenggara dan Asia Timur.

Kapal pesiar di Asia Tenggara sebagian besar berangkat dari Singapura dan Hong Kong. Selain itu, tergantung pada lamanya perjalanan, kapal berlabuh di pelabuhan di Thailand, Malaysia, Myanmar, Vietnam, Kamboja, dan Indonesia sendiri.

Sementara, penjelajahan Asia Timur berfokus pada China, Jepang, dan Korea, dengan keberangkatan dari Hong Kong, Tokyo, Beijing, dan Shanghai.

Beberapa jalur utama kapal pesiar di Asia beroperasi dari November hingga Maret, dan lainnya sepanjang tahun. Penumpang dapat memilih jalur dan operator kapal pesiar, mulai dari megaship hingga kapal mewah berskala kecil. Beberapa kapal pesiar Asia juga berlayar dari pelabuhan Australia.

Berlayar ke Asia Tenggara

The Sapphire Princess di Singapore (foto: thetimes.co.uk)

Kamu bisa memilih dari ratusan kapal pesiar yang berangkat dari Singapura, yang merupakan tempat yang tepat untuk menghabiskan beberapa hari sebelum atau sesudah pelayaran. Negara Singa menemukan kembali masa lalu kolonialnya, merayakan multikulturalismenya, dan mengembangkan suasana restoran dan bar yang berkembang pesat, sementara Pulau Sentosa adalah magnet bagi keluarga pecinta resor.

Kapal pesiar menempuh perjalanan dari beberapa hari hingga tiga minggu. Tipikal perjalanan pulang pergi lima malam dari Singapura umumnya melalui Kuala Lumpur dan Penang di Malaysia, dan Phuket di Thailand.

Sedangkan perjalanan pulang pergi 14 malam termasuk mengunjungi Koh Samui dan Bangkok di Thailand, Kota Ho Chi Minh dan Nha Trang di Vietnam, dan Kota Kinabalu dan Kuching, Malaysia.

Semua tempat menarik tersebut memungkinkan traveler untuk merasakan Asia yang “nyata”, jauh dari resor pantai yang sering padat penduduk.

Ada banyak variasi rute kapal dalam perjalanan pulang pergi Singapura, seperti berlabuh di Sihanoukville (Kamboja) dan Langkawi (Malaysia). Tujuan lain di kapal pesiar Asia Tenggara termasuk di Tanah Air, yaitu Bali dan Komodo, Myanmar, dan Semarang di Jawa untuk melihat kompleks candi Buddha abad kesembilan di Borobudur.

Selain itu, perjalanan satu arah antara Singapura dan Hong Kong juga sangat direkomendasikan. Kamu akan dibawa ke perhentian khas selama 14 malam termasuk Bangkok, Koh Kood (Thailand), Sihanoukville, Kota Ho Chi Minh, Da Nang, dan Ha Long Bay (Vietnam).

Baca juga: 7 Tempat Wisata Vietnam Terbaik untuk Dikunjungi

Berlayar ke Asia Timur

Cunard’s Diamond Princess di Kagoshima, Jepang (foto: https://www.thetimes.co.uk/)

Sebagian besar wisata kapal pesiar Asia Timur berangkat dari Tokyo atau pelabuhan utamanya di Yokohama (38 kilometer dari kota). Namun, kamu juga bisa memilih berangkat dengan kapal pesiar dari Hong Kong, Shanghai, dan Beijing.

Sebelum atau sesudah berlayar, kamu bisa menghabiskan setidaknya beberapa hari di Tokyo, kota yang memesona ini selalu memiliki sesuatu yang baru (atau sangat tua) untuk dijelajahi.

Yang harus dilihat di Tokyo termasuk Istana Kekaisaran dan tamannya; tempat suci seperti Buddha Seso-ji (yang berasal dari tahun 645 M) dan Shinto Meiiji; Tsukiji, pasar ikan terbesar di dunia; kawasan bar Golden Gai yang bersejarah; dan Shibuya Crossing, yang tampaknya merupakan persimpangan tersibuk di dunia.

Baca juga: Tempat Terbaik di Jepang untuk Dikunjungi Saat Traveling ke Negeri Matahari Terbit

Tak ketinggalan, tempat berbelanja dan bersantap di Tokyo yang terkenal di seluruh dunia. Untuk pemandangan kota terbaik, kamu bisa mengunjungi Tokyo Skytree setinggi 634 meter, yang merupakan menara tertinggi di planet ini.

Kapal pesiar pulang pergi dari Tokyo berkisar antara lima hingga 18 malam dan jelas semakin lama pelayaran, semakin banyak bagian negara-negara seperti Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan yang akan traveler kunjungi.

Atau mau berlayar lebih jauh lagi? Tersedia pilihan untuk kapal pesiar dunia satu arah berangkat dari Tokyo yang jauh, misalnya pelayaran trans-Pasifik ke Vancouver untuk awal musim Alaska pada bulan Mei memakan waktu sekitar 20 hari dan berhenti di beberapa pelabuhan Jepang dalam perjalanan.

Bergantung pada lamanya perjalanan, pelabuhan persinggahan di Jepang umumnya termasuk Hakodate, Hiroshima, Kagoshima, Kobe, Kochi, Okinawa, Osaka, Otaru, dan Nagasaki. Sementara untuk Taipei di Taiwan dan Busan, Jeju, atau Incheon di Korea Selatan juga masuk dalam daftar singgah.

Musim bunga sakura, yang mencapai puncaknya pada bulan April dan Mei, adalah waktu tersibuk untuk mengunjungi Asia Timur (khususnya Jepang), tetapi wisata kapal pesiar di musim gugur untuk “dedaunan musim gugur” yang spektakuler juga semakin populer belakangan ini.

Apapun musim atau rencana perjalanan yang traveler pilih, pelayaran di Asia pasti akan memberikan pengalaman yang berkesan dan tak terlupakan.