google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Tips Berpuasa di Bulan Ramadhan Selama Masa Pandemi Covid-19

Tips berpuasa selama masa pandemi virus corona Covid-19 ini tentu akan sangat berguna untuk menjaga sistem imunitas tubuh supaya tetap kuat. Selain makan saat sahur dan berbuka dengan makanan sehat, pastikan kita semua jangan sampau lengah dan selalu menaati protokol kesehatan dari Kemenkes RI.

Berpuasa di tengah situasi pandemi virus corona seperti sekarang ini memang bukan perkara yang mudah. Selain kita harus bisa menahan rasa haus dan lapar, kita juga tetap harus mengikuti protokol kesehatan yang sesuai sekaligus bisa menjaga sistem imunitas supaya terhindar dari penularan virus corona.

Lalu, sebenarnya bagaimana cara agar kita dapat selalu sehat selama menjalankan ibadah puasa di tengah masa pandemi virus corona sekarang ini?

Tips Menjalankan Ibadah Puasa di Masa Pandemi Covid-19

Ibadah puasa kali ini memang terlebih berat daripada yang lalu, karena pandemi virus corona yang masih belum jelas kapan berakhirnya. Namun di sisi yang lainnya, menjalankan ibadah puasa akan sangat membantu seseorang meningkatkan kekebalan tubuh supaya terhindar dari berbagai macam penyakit berbahaya.

Berdasarkan penuturan dari ahli gizi, R. Dwi Budiningsari, SP., M. Kes., Ph.D, selaku Ketua Program Studi Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM menjelaskan bahwa puasa bisa memperbaiki jaringan sel yang rusak dalam tubuh. Dengan menjalankan ibadah puasa selama 30 hari, tubuh bisa merangsang produksi sel darah putih yang baru. Inilah yang bakalan mendasari regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh manusia.

Ia juga menjelaskan, regenerasi dari sistem imun akan semakin memperkuat tubuh untuk dapat menangkal berbagai infeksi virus dan bakteri serta penyakit yang lainnya. Berikut ini adalah beberapa tips berpuasa selama masa pandemi agar tubuh selalu bugar dan sistem imun tubuh selalu terjaga :

  1. Atur pola tidur yang cukup dan teratur

Menjaga pola tidur merupakan salah satu tips berpuasa yang cukup penting selama masa pandemi virus corona. Hal ini disebabkan bila kekurangan waktu tidur justru akan membuat lemah sistem imun yang dapat membuat Anda menjadi lebih rentan terkena penyakit.

Banyak hasil studi yang menunjukkan bahwa orang yang tidak bisa tidur dengan nyenyak atau pun tidak cukup waktu tidurnya akan cenderung lebih mudah jatuh sakit bila terpapar virus, seperti halnya pilek dan flu. Kurang tidur juga bisa memengaruhi pemulihan atau percepatan Anda sembuh dari sakit.

Maka dari itulah, pastikan juga tidur dengan waktu yang cukup setiap harinya. Untuk orang dewasa disarankan tidur kurang lebih 7 sampai 9 jam pada malam harinya. Pada saat Anda menjalankan ibadah puasa, mungkin waktu tidur ini bisa dicicil ketika tidur siang dan juga tidur malam lebih cepat daripada biasanya.

2. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang Saat Sahur Dan Berbuka

Di bulan Ramadhan, kita lebih cenderung tidak fokus dalam hal memperhatikan pola makan sehingga berbagai jenis makanan akan dikonsumsi dengan harapan bisa kenyang setelah berbuka dan sahur.  Padahal kenyataannya apa yang sudah Anda makan ini bakalan memengaruhi sistem imun tubuh. Maka pastikan pula menu sahur dan berbuka puasa memiliki gizi yang tinggi.

Perbanyak konsumsi buah dan sayuaran yang kaya akan vitamin serta antioksidan agar membantu tubuh melawan virus dan juga bakteri. Tukar makanan berlemak jenuh dengan makanan sumber lemak yang baik, seperti halnya ikan laut atau pun berbagai kacang – kacangan.

Lemak yang baik biasanya ditemukan dalam biji – bijian dan kacang, ikan tuna, ikan salmon, ikan sarden dan buah seperti halnya alpukat bisa membantu melawan peradangan di dalam tubuh dan dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh menjadi lebih kuat lagi.

3. Rutin Berolahrga

Selalu berolahraga secara teratur selama menjalankan ibadah puasa ternyata dapat meningkatkan kemampuan sistem imun tubuh melawan bakteri dan virus sehingga Anda bakal lebih tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa.

Namun agar tidak mudah merasakan lelah, sebaiknya hindari berolahraga di siang hari saat berpuasa karena pada kondisi ini perut masih dalam keadaan kosong. Mungkin Anda bisa menggantikan waktu olahraga setelah berbuka puasa karena cadangan makanan yang sudah masuk ke dalam tubuh.

Memilih waktu olahraga yang lebih nyaman, seperti halnya 30 sampai 60 menit sebelum berbuka puasa atau beberapa jam setelah Anda berbuka puasa. Dengan cara inilah, tubuh akan lebih cepat mendapatkan asupan energi dari minuman dan makanan yang Anda konsumsi.

Anda disarankan untuk rutin berolahraga minimal 30 menit saja dalam sehari. Namun, bila Anda bisa membagi waktu olahraga supaya tidak terlalu lelah, semisalnya 15 menit sebelum waktu berbuka puasa dan 15 menit setelah selesai shalat tarawih.

Anda juga harus bisa memilih jenis olahraga yang tidak begitu memberatkan diri saat berpuasa. Dikarenakan olahraga yang cukup berat menjelang waktu tidur ini bisa mengganggu kualitas tidur Anda di malam hari. Untuk itu Anda bisa melakukan jenis olahraga yang cukup ringan hingga sedang, seperti halnya jogging, jalan kaki atau bersepeda santai.

4. Mampu Mengelola Stres

Mengelola stress selama berpuasa memang harus dilakukan terlebih selama masa pandemi virus corona seperti sekarang ini. Pada saat Anda stres, kemampuan dari sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit ini akan berkurang sehingga Anda lebih mudah terkena infeksi.

Hal ini disebabkan ketika stress hormone kortikosteroid yang ada bakal menghambat kerja sistem kekebalan tubuh, semisalny dengan menurunkan jumlah limfosit atau sel darah putih yang memiliki peranan penting dalam hal melawan pathogen penyebab penyakit.

Kita semua bisa menjadikan momentum datangnya bulan Ramadhan ini sebagai cara untuk mengelola dan menghindari stress, seperti halnya dengan memperbanyak beribadah, rutin melakukan meditasi, berolahraga sampai dengan melakukan hobi yang cukup menyenangkan diri sendiri.

5. Minum Air Putih Secara Teratur

Pada saat berbuka puasa, kita memang untuk disarankan segera membatalkan puasa dengan memakan yang manis – manis. Hal ini bertujuan untuk mengisi kembali energi di dalam tubuh yang hilang dengan gula. Tidak ada larangan untuk minum dengan minuman yang manis. Namun, harus disertai pula dengan minum air putih yang cukup.

Usahakan untuk segera meminum air putih terlebih dahulu. Dengan air putih inilah tubuh akan segera mengisi kembali cairan yang hilang serta dapat pula menjaga sistem imun supaya tidak merasakan dehidrasi.

Selama berpuasa mungkin Anda bisa mengikuti pola minum air putih 2-4-2 untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh selama berpuasa, yakni dengan :

  • Minum 2 gelas air ketika sahur
  • Minum 4 gelas air ketika berbuka puasa
  • Minum 2 gelas air sebelum tidur

6. Kurangi Konsumsi Gula Berlebihan

Konsumsi gula secara berlebihan selama berpuasa ini ternyata dapat menyebabkan obesitas atau kegendutan. Wajib diketahui, mempunyai berat badan yang berlebihan bisa membuat penyakit lebih mudah menyerang tubuh Anda.

Selain itu juga, konsumsi gula berlebihan ini bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2, obesitas serta penyakit jantung. Semua penyakit ini bisa melemahkan sistem imun tubuh manusia. Oleh karena itulah, coba perlahan mengurangi asupan gula di dalam tubuh selama berpuasa supaya badan menjadi lebih bugar.

7. Konsumsi Suplemen Tambahan

Mengonsumsi suplemen selama berbuka puasa dan sahur juga dapat dijadikan sebagai tips berpuasa di kala masa pandemi virus corona agar dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Suplemen yang dapat meningkaykan sistem imun ini di antaranya adalah dengan vitamin C, D dan zinc.

Jika diperlukan, Anda bisa juga datang ke dokter untuk segera berkonsultasi agar penggunaan suplemen yang pas bagi tubuh selama bulan puasa.

8. Selalu Menerapkan Protokol Kesehatan

Pandemic virus corona masih belum terlihat akan berakhir dalam waktu dekat ini. Oleh karena itulah, jangan sampai terlena dan lengah dalam hal menerapkan protokol kesehatan yang sesuai untuk mencegah penyebaran dari virus corona.

Berikut ini ada beberapa cara yang sudah ditekankan oleh Kemenkes RI di antaranya adalah :

  1. Rutin untuk mencuci tangan dengan air mengalir bersih dan gunakan sabun selama 20 detik kemudian bilas lagi. Jika tidak ada lagi air bersih, Anda juga dapat menggunakan hand sanitizer atau pun tisu basah yang mengandung alkohol.
  2. Selalu terapkan etika batuk dan bersih dengan menutup bagian hidung dan mulut walaupun saat Anda memakai masker. Segera hindari siapa saja yang berada di dekat Anda ketika ingin bersin atau pun batuk agar saling menjaga sesama.
  3. Wajib untuk menghindari menyentuh bagian wajah, terlebih lebih lagi mata, hidung dan juga mulut supaya mencegah perpindahan bakteri atau virus di tangan ke bagian wajah Anda.
  4. Selalu gunakan masker pada saat Anda berada di luar rumah. Menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 sampai 2 meter serta hindari kerumunan.