google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

Tips Cepat Punya Rumah Dalam Waktu 1 Tahun

Apakah kalian memiliki impian untuk memiliki sebuah hunian sendiri? Banyak orang memiliki mimpi yang sama untuk memiliki rumah pribadi, terutama bagi yang sudah berpenghasilan. Harga rumah yang tinggi jadi alasan sebagian besar orang menjadikan aset yang satu ini sebagai bentuk pencapaian, sekaligus sebagai investasi.

Mungkin tampak luar biasa bagi sebagian orang saat ini untuk bisa menabung demi melunasi pembayaran uang muka atau down payment (DP) rumah yang mereka ingin miliki. Sebab, masih banyak orang yang lebih memilih mengontrak setiap tahunnya karena merasa tak sanggup membayar DP.

Baca juga Tips Rumah Pertama Bagi yang Berpenghasilan Rp.6 Jutaan

Tips Agar Cepat Memiliki Rumah

  1. Menghitung Jumlah Pemasukan dan Pengeluaran

Coba hitung jumlah gaji atau pemasukan dengan pengeluaran setiap bulan, misalnya gaji kamu Rp.5 juta per bulan, sementara pengeluaran Rp.4 juta. Berapa ongkos transportasi dan makan siang per hari, berapa juga seluruh tagihan seperti telepon, listrik, internet, dan lainnya. 

2. Belajar Perencanaan Keuangan

Setelah menghitung pemasukan dan pengeluaran, kalian harus mulai belajar perencanaan keuangan. Hitung perbandingan antara gaji dan pengeluaran, kalau pengeluaran cukup banyak, kalian harus mulai memangkas biaya gaya hidup. 

3. Mencari Rumah Sesuai Kemampuan

Setelah menghitung kemampuan cicilan Rp.5 juta per bulan, coba untuk mencari rumah atau apartemen dengan cicilan yang sama. Kalau kalian memang sudah berkeluarga, pilihannya adalah rumah type 36 dibandingkan apartemen tipe studio. 

Bersamaan dengan proses pengumpulan DP, pastikan kalian juga mulai melakukan survei perumahan. Cari dan dapatkan informasi yang akurat tentang perumahan terkini, sehingga kalian bisa menemukan rumah terbaik dan sesuai dengan kebutuhan kalian.

4. Memiliki Dana Darurat

Sebelum mulai mencicil rumah, sebaiknya kalian sudah mulai menyiapkan dana darurat, hal ini tidak boleh dilupakan. Dana ini digunakan jika terjadi sesuatu saat kamu mulai mencicil, namun ada masalah yang terjadi.

Jika kalian belum memiliki dana darurat, pertimbangkan untuk menjadikan ini prioritas utama. Dana darurat adalah uang yang disisihkan jika terjadi sesuatu yang membutuhkan uang dalam jumlah besar secara tak terduga.

5. Memiliki Rekening Terpisah

Kalian harus memiliki sejumlah rekening terpisah misalnya 1 rekening untuk menerima gaji dari kantor. Lantas ada 1 rekening khusus untuk cicilan KPR, 1 rekening untuk dana darurat, dan mungkin untuk keperluan lain. 

6. Menabung Uang Muka

Saat mulai mencari rumah, jangan lupa untuk menabung uang muka atau down payment (DP) rumah, hal ini juga menjadi bagian tips cepat punya rumah. Kamu harus memaksa menabung setidaknya 30 – 40 persen dari gaji untuk uang muka, tentunya sebagai awal sebelum membayar cicilan KPR. 

7. Mencari Informasi KPR ke Sejumlah Bank

Jangan lupa kalian juga harus mulai mencari informasi KPR dari bank, cari tahu persyaratanya apa saja, jangan sepelekan tahapan tips cepat punya rumah ini ya. Tidak ketinggalan, kalian harus mengetahui suku bunga KPR yang di tawarkan, biasanya bank menawarkan bunga yang berbeda. 

Jika sudah menemukan rumah yang tepat dan mengumpulkan dana yang cukup sebagai uang muka, maka kalian perlu mencari bank yang tepat. Cari atau kunjungi beberapa bank, sehingga kalian bisa membandingkan layanan KPR antara satu bank dengan bank yang lainnya.

8. Mengecek SLIK OJK

Kalau kalian memilih pembiayaan dari bank, pastikan telah mengecek SLIK OJK (sistem layanan informasi keuangan Otoritas Jasa Keuangan). Apakah kalian memiliki catatan yang bagus, kurang baik, atau lainnya, banyak orang yang gagal dalam pengajuan KPR lantaran hal ini. 

9. Berhemat dan Buat Alokasi Dana Khusus

Pembelian rumah akan membutuhkan dana yang cukup besar, sehingga sangat penting bagi kalian mempersiapkan kondisi keuangan untuk urusan yang satu ini. Persiapan ini bahkan akan menjadi semakin di butuhkan, jika ternyata kalian melakukan pembelian secara kredit.

10. Mulai Bicara Tentang Keuangan

Sebaiknya, membicarakan uang harus di lakukan sebelum kalian menikah. Tapi jika sudah menikah, diskusikan keuangan kalian dan pasangan sesegera mungkin. Kalian harus memeriksa uang tunai di akun rekening kalian dan berapa banyak utang yang kalian berdua miliki.