google-site-verification=If6OFp2AVlBc1ozhWbqP0TAD0qIlciYAMuPY1RVWjtI

TWRP Di Xiaomi? Yuk Kenali Dulu Sebelum Memasangnya

Twrp di Xiaomi
Source : http://www.pixabay.com

Bagi kamu yang belum tahu sebelumnya, TWRP di Xiaomi merupakan salah satu custom recovery yang bisa menjadi alternatif bagi pengguna Android yang memiliki hobi mengoprek perangkatnya.

Sistem operasi Android diketahui banyak memberi keleluasaan bagi para pengguna untuk bisa mengelola perangkat secara penuh di bawah lisensi terbuka Apache. Dengan keleluasaan tersebut, pengguna Android pun dapat mengoprek lebih dalam perangkatnya sehingga dapat bekerja lebih optimal dan memiliki tampilan antarmuka yang jauh lebih menarik dan tidak biasa.

Secara umum ada banyak hal yang sering dilakukan oleh pengguna untuk memperoleh kinerja dan juga tampilan yang lebih baik serta menarik. Salah satu yang cukup populer digunakan pengguna dalam meningkatkan kinerja dan tampilan adalah dengan memasang tool custom recovery.

Xiaomi, perusahaan gadget yang bermula dari pengembangan custom ROM, pun ikut serta untuk memberikan keleluasaan dalam mengelola sistem Android pada semua lini perangkatnya. Hal tersebut tentu saja mungkin terjadi setelah melakukan unlock bootloader, rooting, dan lain sebagainya.

Namun tahukah kamu, sebenarnya ada yang cukup spesial pada perangkat Xiaomi. Berbeda dengan manufaktur lain yang didominasi oleh penggunaan custom recovery CWM (ClockworkMod), pada perangkat ponsel pintar Xiaomi dominasi tersebut bisa diambil alih oleh custom recovery TWRP.

Recovery pada sistem Android mengacu kepada partisi bootable khusus dimana di dalamnya telah terinstal suatu konsol pemulihan. Mode tersebut akan menyediakan banyak perlengkapan untuk membantu pengguna dalam memperbaiki instalasi sistem sekaligus juga menginstal pembaruan resmi Sistem Operasi.

Secara default, setiap perangkat Android telah dilengkapi dengan recovery bawaan atau yang biasa kita kenal dengan stock recovery. Tetapi sayangnya, recovery bawaan ini memiliki fungsi utama yang sangat terbatas, yakni untuk menghapus data pengguna dan juga untuk memberikan update sistem secara manual melalui paket pembaruan terverifikasi.

Untuk masuk ke dalam mode recovery ini, masing-masing perangkat Android memiliki cara yang berbeda-beda. Khusus perangkat pintar buatan Xiaomi cara yang dapat digunakan pun berbeda, ada yang memanfaatkan kombinasi tombol power + tombol volume up, ada juga yang menggunakan kombinasi tombol power + tombol volume down, hal ini tergantung dari seri perangkat yang digunakan.

Mengenal Pengertian TWRP

Perlu kamu ketahui, TWRP merupakan kependekan kata dari Team Win Recovery Project. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, TWRP merupakan custom tool recovery alternatif untuk para pengguna perangkat Android yang sudah tersedia dalam lisensi terbuka.

Berbeda halnya dengan stock recovery, custom recovery ini dikembangkan oleh pihak ketiga dengan menawarkan kemampuan atau fungsi fitur yang lebih lengkap. Tidak hanya sebatas mampu menghapus data dan juga memperbarui (upgrade) sistem, custom recovery pada umumnya telah diprogram agar memiliki fungsi pencadangan dan pemulihan sistem, pilihan dalam penghapusan data supaya tidak menghapus seluruh data yang ada, serta menginstal paket pembaruan sistem yang berasal dari pihak ketiga.

Dan secara khusus, custom recovery TWRP tersebut juga menawarkan dukungan penggunaan layar sentuh dalam pengoperasiannya, yang mana di stock recovery itu dan kebanyakan custom recovery lain masih menggunakan fungsi tombol fisik dalam pengoprasiannya.

Pada perangkat Xiaomi sendiri, MiFans dapat memasang tool recovery TWRP apabila perangkat yang digunakan sedang berada dalam kondisi unlock bootloader. Dan setelah terpasang, selanjutnya pengguna pun dapat masuk ke mode tersebut dengan menggunakan cara yang sama untuk masuk ke tool stock recovery.

Itulah tadi penjelasan mengenai tool custom recovery TWRP di Xiaomi. Semoga menambah wawasan kamu khususnya pengguna ponsel pintar Xiaomi sebelum memutuskan untuk menggunakan tool tersebut ya.